RADARBANYUWANGI.ID — Brentford dan Tottenham Hotspur membuka perjalanan mereka di Premier League 2026–2027 dengan derby London yang berpotensi langsung menyajikan pertarungan terbuka. Gtech Community Stadium menjadi panggung pertemuan kedua tim pada Sabtu malam, dengan Spurs datang membawa wajah baru dan ambisi besar setelah dua musim mengecewakan.
Tottenham memasuki musim baru dengan tekanan yang tidak kecil. Dua kali finis di peringkat ke-17 pada 2024–2025 dan 2025–2026 membuat klub asal London Utara itu tidak punya banyak ruang untuk kembali tergelincir.
Kehadiran Roberto De Zerbi di kursi pelatih kini memasuki fase yang lebih serius. Setelah melewati musim sebelumnya, juru taktik asal Italia itu mulai membangun Tottenham sesuai gagasannya. Manajemen pun memberi dukungan finansial besar.
Tottenham bahkan memecahkan rekor transfer klub dua kali dalam hitungan hari dengan mendatangkan Mateus Fernandes dan Sandro Tonali. Total dana sekitar 185 juta poundsterling digelontorkan untuk memperkuat lini tengah.
Belanja besar itu belum tentu berhenti. De Zerbi masih menginginkan tambahan kekuatan di lini depan dan Tottenham dikaitkan dengan dua pemain Manchester City, Savinho dan Omar Marmoush.
Menariknya, Spurs tidak datang dengan modal pramusim yang buruk. Mereka menjalani tujuh pertandingan tanpa kekalahan, dengan empat kemenangan dan tiga hasil imbang. Kemenangan 2-1 atas Chelsea dalam Sydney Super Cup menjadi salah satu hasil paling menonjol.
Program pramusim kemudian ditutup dengan kemenangan 3-0 dan hasil imbang 2-2 melawan Hoffenheim. Performa tersebut ikut menghidupkan kembali optimisme suporter Tottenham.
Secara historis, Spurs juga cukup nyaman menghadapi pertandingan pembuka. Mereka hanya sekali kalah dalam 10 laga pembuka Premier League terakhir, yakni dari Everton pada 2020 dalam pertandingan tanpa penonton. Namun, Brentford bukan lawan yang mudah.
Sejak kembali ke kasta tertinggi pada 2021, Brentford belum pernah kalah dari Tottenham di kandang dalam ajang Premier League. Dari lima pertemuan di Gtech Community Stadium, empat berakhir imbang.
Pertemuan terakhir di venue tersebut berakhir 0-0 pada Tahun Baru. Hasil itu menjadi laga ketiga beruntun Brentford tanpa mencetak gol ke gawang Spurs, tetapi sekaligus menghentikan rangkaian empat kekalahan mereka dari rival sekota tersebut.
Brentford sendiri tidak sepenuhnya mulus pada pramusim. Kekalahan 0-1 dari Watford pada 1 Agustus sempat menjadi noda. Namun, respons mereka sangat meyakinkan.
The Bees memenangi empat pertandingan persahabatan terakhir dan mencetak 17 gol. Puncaknya adalah kemenangan telak 7-0 atas Eintracht Frankfurt.
Produktivitas tersebut menjadi sinyal penting bagi Brentford. Setelah hanya kalah selisih gol untuk mendapatkan tiket ke Conference League musim lalu, ambisi menembus kompetisi Eropa pada 2027–2028 kembali terbuka.
Masalahnya, performa Brentford pada akhir musim lalu sempat merosot. Mereka hanya meraih satu kemenangan dalam 10 pertandingan Premier League terakhir 2025–2026.
Meski begitu, ada satu statistik yang membuat mereka layak diperhitungkan. Brentford tidak terkalahkan dalam seluruh derby London kandang di Premier League musim lalu. Dua kemenangan pembuka terakhir mereka juga diraih atas sesama klub London, yakni Arsenal pada 2021–2022 dan Crystal Palace pada 2024–2025.
Performa Pramusim
Brentford: menang, kalah, menang, menang, menang, menang.
Tottenham Hotspur: menang, imbang, menang, imbang, menang, imbang.
Berita Tim
Tottenham menghadapi persoalan baru di lini belakang. Micky van de Ven diragukan tampil setelah tidak terlihat dalam sesi latihan sepanjang pekan.
Jika Van de Ven absen, pemain anyar Marcos Senesi dan Jan Paul van Hecke berpeluang menjalani debut penuh bersama Tottenham. Andrew Robertson juga diperkirakan mengisi posisi bek kiri, sementara Destiny Udogie mulai kembali ke kondisi kebugaran terbaik.
Tottenham dipastikan kehilangan Xavi Simons yang mengalami cedera ACL, Wilson Odobert karena masalah lutut, Dejan Kulusevski akibat cedera lutut, serta Mohammed Kudus yang mengalami masalah pada paha.
Kabar positif datang dari Dominic Solanke, Mateus Fernandes, dan James Maddison. Ketiganya sudah kembali berlatih bersama tim dan berpeluang tampil.
Di kubu Brentford, Sepp van den Berg dan Antoni Milambo masih absen. Van den Berg mengalami masalah yang belum diketahui secara spesifik, sedangkan Milambo berkutat dengan cedera lutut.
Selebihnya, Brentford berada dalam kondisi relatif baik. Perhatian utama tentu tertuju kepada Igor Thiago dan Kevin Schade. Keduanya mencetak dua gol saat menghancurkan Frankfurt dan terlibat langsung dalam tujuh gol sepanjang pertandingan tersebut.
Mamadou Sangare, rekrutan termahal Brentford, juga mencetak gol dalam kemenangan besar itu. Mantan pemain Lens tersebut diperkirakan mengisi lini tengah bersama Vitaly Janelt dan Mathias Jensen.
Perkiraan Susunan Pemain
Brentford: Kelleher; Kayode, Ajer, Collins, Lewis-Potter; Sangare, Janelt; Ouattara, Jensen, Schade; Thiago.
Tottenham Hotspur: Kinsky; Gray, Senesi, Van Hecke, Robertson; Tonali, Fernandes; Moore, Gallagher, Tel; Richarlison.
Prediksi skor: Brentford 2-2 Tottenham Hotspur.
Tottenham kemungkinan bermain agresif sejak awal. De Zerbi dikenal mengedepankan sepak bola menyerang, sementara performa Mikey Moore, Mathys Tel, dan Richarlison selama pramusim memberi alasan untuk percaya diri.
Kembalinya Solanke dan Maddison juga membuat pilihan di lini depan lebih beragam. Persoalannya justru berada di belakang. Jika Van de Ven benar-benar absen, Tottenham harus mengandalkan kombinasi pemain baru yang belum teruji bersama dalam pertandingan kompetitif.
Di sisi lain, Brentford punya modal produktivitas yang sangat kuat. Kemenangan 7-0 atas Frankfurt bukan sekadar hasil besar, tetapi juga memperlihatkan bahwa lini depan mereka sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi.
Karena itu, pertandingan ini berpotensi menjadi duel terbuka. Tottenham memiliki kualitas individu dan investasi besar, tetapi Brentford punya keuntungan bermain di kandang serta rekor bagus ketika menjamu Spurs.
Derby London ini diperkirakan tidak hanya menjadi laga pembuka musim, tetapi juga ujian awal bagi proyek De Zerbi di Tottenham. Jika Spurs ingin menghapus bayang-bayang dua musim di posisi ke-17, kemenangan di markas Brentford akan menjadi pernyataan awal yang penting. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi