Prediksi Sion vs Ajax: Duel Sengit di Playoff Conference League

Niklaas Andries • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:58 WIB
LAGA KETAT: Ajax akan bertandang ke markas Sion di playoff Conference League (Ajax)
LAGA KETAT: Ajax akan bertandang ke markas Sion di playoff Conference League (Ajax)

RADARBANYUWANGI.ID - Sion dan Ajax sama-sama datang dengan modal positif ketika bertemu pada leg pertama babak playoff Conference League di Stade de Tourbillon, Kamis. Namun, di balik status Ajax sebagai tim yang lebih diunggulkan, Sion membawa satu senjata penting: performa kandang yang sedang sulit dihentikan.

Sion tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi dengan lima kemenangan. Sementara itu, Ajax juga belum tersentuh kekalahan sejak ditangani Michel, meski dua laga terakhir mereka berakhir imbang.

Pertemuan ini pun berpotensi menjadi duel terbuka. Kedua tim memiliki lini depan yang produktif, tetapi sama-sama belum menunjukkan konsistensi di sektor pertahanan.

Sion Sedang dalam Tren Menanjak

Kekalahan 2-4 dari Young Boys pada akhir Juli justru menjadi titik balik bagi Sion. Setelah pertandingan tersebut, tim asuhan Didier Tholot melaju dengan kepercayaan diri yang meningkat.

Dalam enam pertandingan berikutnya, Sion meraih lima kemenangan dan sekali imbang. Hasil imbang tersebut terjadi ketika menghadapi Noah dengan skor 2-2 pada kualifikasi Conference League.

Produktivitas menjadi alasan utama mengapa Sion layak diperhitungkan. Mereka selalu mencetak sedikitnya dua gol dalam enam pertandingan terakhir.

Bahkan, beberapa kemenangan mereka datang dengan skor telak. Sion mengalahkan BATE Borisov 4-0, Luzern 3-0, Vaduz 3-2, serta Kerzers 6-1.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Sion memiliki keberanian untuk bermain agresif. Persoalannya, agresivitas itu juga membuat mereka meninggalkan celah di belakang.

Sion tidak mencatat nirbobol dalam empat pertandingan terakhir. Menghadapi Ajax, kelemahan tersebut berpotensi menjadi masalah serius karena wakil Belanda itu memiliki kualitas individu yang lebih tinggi di lini serang.

Ajax Belum Stabil di Era Michel

Ajax datang ke Swiss dengan status favorit. Michel memang belum menelan kekalahan sejak mengambil alih tim, tetapi performa Ajax belakangan belum sepenuhnya meyakinkan.

Ajax membuka era Michel dengan kemenangan 2-0 atas PEC Zwolle. Setelah itu, mereka bermain imbang 2-2 melawan Shelbourne dan kembali ditahan Heerenveen dengan skor identik.

Pertandingan kontra Heerenveen bahkan memperlihatkan persoalan yang perlu segera diperbaiki. Ajax sempat unggul dua gol sebelum akhirnya lawan mampu menyamakan kedudukan.

Situasi tersebut memperlihatkan bahwa Ajax masih membutuhkan stabilitas, terutama ketika harus mempertahankan keunggulan.

Kehilangan Mika Godts yang pindah ke Paris Saint-Germain juga membuat Ajax kehilangan salah satu opsi penting di sepertiga akhir lapangan. Sebelumnya, Wout Weghorst juga telah meninggalkan klub pada musim panas ini.

Karena itu, Steven Berghuis dan Oscar Gloukh diprediksi memegang peranan besar. Keduanya dituntut mampu menciptakan peluang sekaligus menjaga kreativitas Ajax tetap hidup.

Boteli Jadi Ancaman Sion

Sion memiliki senjata utama pada diri Winsley Boteli. Penyerang berusia 20 tahun itu telah mencetak tiga gol dalam empat penampilan pada kualifikasi Conference League.

Pergerakannya akan menjadi salah satu aspek yang harus diperhatikan pertahanan Ajax. Boteli juga mendapat dukungan Rilind Nivokazi dan Batata, yang masing-masing telah menyumbangkan dua gol.

Jika ketiganya mampu menemukan ruang di antara lini pertahanan dan gelandang Ajax, Sion berpeluang membuat pertandingan berjalan jauh dari skenario ideal tim tamu.

Ajax Kehilangan Sejumlah Pemain

Ajax tidak datang dengan kekuatan penuh. Daley Blind masih mengalami masalah kebugaran, sedangkan Josip Sutalo, Rayane Bounida, Amourricho van Axel Dongen, dan Ahmetcan Kaplan juga dipastikan absen karena berbagai masalah fisik. Situasi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi perhatian.

Di sisi lain, Ajax masih mempunyai Steven Berghuis, Oscar Gloukh, Kasper Dolberg, Julian Brandt, dan Tolu Arokodare untuk menjadi pembeda.

Brandt telah mencetak dua gol dari empat penampilan. Arokodare juga menunjukkan kontribusi dengan satu gol dan satu assist dalam empat pertandingan.

Kualitas tersebut membuat Ajax tetap memiliki kapasitas untuk mencetak gol meski lini belakang mereka belum sepenuhnya solid.

Perkiraan Susunan Pemain

Sion: Racioppi; Lavanchy, Sow, Kronig, Cipriano; Kabacalman, Baltazar; Chouaref, Boteli, Surdez; Nivokazi.

Ajax: Ter Stegen; Rosa, Bouman, Baas, Henrique; Klaassen, Regeer; Berghuis, Gloukh, Brandt; Dolberg.

Prediksi skor: Sion 2-2 Ajax.

Ajax memang memiliki pengalaman dan kualitas skuad yang lebih mumpuni. Namun, leg pertama di kandang Sion berpotensi menjadi ujian yang tidak sederhana.

Sion sedang berada dalam momentum bagus dan memiliki produktivitas yang mengesankan. Sebaliknya, Ajax masih menunjukkan kecenderungan kehilangan kendali setelah unggul.

Dengan kedua tim sama-sama memiliki persoalan di lini belakang, pertandingan diprediksi berlangsung terbuka dan menghasilkan banyak peluang.

Hasil imbang mungkin bukan skenario ideal bagi Ajax, tetapi skor tersebut cukup menggambarkan keseimbangan kekuatan dan potensi gol yang dimiliki kedua tim. Leg kedua di Amsterdam kemudian akan menjadi penentu sebenarnya. (*)

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Sion vs Ajax Prediksi Sion vs Ajax Susunan pemain Sion vs Ajax Berita Ajax terbaru conference league