RADARBANYUWANGI.ID - Papara Park bersiap menjadi panggung besar bagi Mohamed Salah. Bintang Mesir itu berpeluang menjalani debut sebagai starter bersama Trabzonspor ketika menjamu Ferencvaros pada leg pertama playoff Liga Europa, Kamis (20/8) dini hari WIB.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan kemenangan. Dua tim sama-sama memburu tiket ke fase liga Liga Europa. Trabzonspor membawa keuntungan sebagai tuan rumah, sedangkan Ferencvaros datang dengan modal pengalaman dan performa tandang yang cukup meyakinkan.
Leg kedua dijadwalkan berlangsung di Groupama Arena, Budapest, pada 27 Agustus. Karena itu, hasil pertandingan pertama bisa menjadi penentu arah duel sebelum kedua tim memainkan 90 menit terakhir.
Mohamed Salah Jadi Sorotan Utama
Perhatian terbesar jelas tertuju kepada Salah. Pemain 34 tahun tersebut baru mencatat debut kompetitifnya bersama Trabzonspor ketika masuk dari bangku cadangan dalam laga pembuka Super Lig kontra Kasimpasa yang berakhir 1-1.
Meski hanya bermain sekitar 30 menit, pengaruh Salah langsung terasa. Ia mencatat angka expected goals (xG) tertinggi di antara seluruh pemain dalam pertandingan tersebut, menciptakan dua peluang, serta melepaskan delapan umpan silang.
Itu menjadi sinyal awal bahwa kehadiran mantan pemain Liverpool tersebut bukan sekadar transfer bernama besar.
Salah didatangkan dengan kontrak dua tahun setelah sembilan musim memperkuat Liverpool. Pengalamannya di level tertinggi Eropa membuat Trabzonspor memiliki senjata yang sebelumnya tidak mereka miliki. Kini, pertanyaannya adalah seberapa besar pengaruh Salah jika dimainkan sejak menit pertama.
Pelatih Fatih Tekke memang masih harus memastikan kondisi fisik sang winger. Namun, kebutuhan untuk mendapatkan hasil positif di kandang membuat peluang Salah turun sebagai starter cukup terbuka.
Apalagi Trabzonspor juga memiliki Paul Onuachu. Penyerang Nigeria tersebut merupakan salah satu pencetak gol tersubur Super Lig musim lalu dengan koleksi 22 gol.
Kombinasi Salah dan Onuachu berpotensi menjadi masalah besar bagi pertahanan Ferencvaros. Salah dapat memberikan ancaman dari sisi sayap sekaligus membuka ruang, sementara Onuachu menawarkan kekuatan duel udara dan penyelesaian akhir di kotak penalti.
Trabzonspor Tak Bisa Terlalu Agresif
Meski bermain di hadapan pendukung sendiri, Trabzonspor memiliki alasan untuk tidak langsung bermain terbuka.
Tekke bahkan secara terbuka menilai Ferencvaros lebih kuat jika melihat kualitas di atas kertas. Pernyataan itu menunjukkan bahwa tuan rumah kemungkinan akan lebih berhati-hati, terutama karena pertandingan kedua akan berlangsung di Budapest.
Trabzonspor juga belum memiliki ritme kompetitif yang ideal. Mereka baru memainkan satu pertandingan resmi musim ini dan harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Kasimpasa.
Sebaliknya, Trabzonspor langsung masuk playoff setelah menjuarai Piala Turki musim lalu sehingga tidak harus melewati babak kualifikasi sebelumnya.
Keuntungan itu sekaligus menjadi tantangan. Ferencvaros sudah lebih teruji dalam atmosfer pertandingan Eropa.
Ferencvaros Datang Tanpa Beban Berlebih
Ferencvaros melangkah ke playoff setelah menyingkirkan Gornik Zabrze dengan agregat 2-1. Mereka menang 1-0 pada leg pertama sebelum bermain imbang 1-1 di pertandingan kedua.
Yang menarik, hasil tersebut sekaligus memastikan Ferencvaros setidaknya memperoleh tempat di fase liga Liga Conference. Artinya, mereka memiliki semacam jaring pengaman.
Tekanan terbesar justru berada di kubu Trabzonspor yang harus memanfaatkan kesempatan bermain di kandang.
Ferencvaros juga memiliki rekam jejak Eropa yang tidak bisa diremehkan. Musim lalu, mereka mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal agregat 0-2 dari Ludogorets dan akhirnya menang 3-2 pada playoff fase gugur Liga Europa.
Performa tandang mereka dalam kualifikasi musim ini juga cukup impresif. Ferencvaros menang atas Vojvodina dan Twente, serta bermain imbang melawan Gornik.
Namun, Papara Park menawarkan tantangan berbeda. Atmosfer suporter Trabzonspor yang dikenal sangat intens bisa menjadi faktor nonteknis yang mengubah jalannya pertandingan.
Berita Tim Trabzonspor vs Ferencvaros
Trabzonspor masih memantau kondisi Salah menjelang pertandingan. Andre Onana diperkirakan kembali dipercaya mengawal gawang.
Arseniy Batagov dan Tim Jabol-Folcarelli masih menepi karena cedera lutut. Ernest Muci juga belum tersedia akibat masalah hamstring, sedangkan Okay Yokuslu masih membutuhkan waktu untuk mencapai kebugaran pertandingan.
Di kubu Ferencvaros, tidak ada persoalan cedera baru setelah pertandingan melawan Gornik. Pelatih diperkirakan mempertahankan sebagian besar komposisi pemainnya.
Kiper Denes Dibusz menjadi sosok penting di bawah mistar. Sementara itu, Kristoffer Zachariassen dan Lenny Joseph akan menjadi pemain yang patut diperhatikan dalam sektor serangan.
Perkiraan Susunan Pemain
Trabzonspor: Onana; Pina, Savic, Nwaiwu, Eskihellac; Bouchouari, Malinovskyi; Salah, Mimaroglu, Saviolo; Onuachu.
Ferencvaros: Dibusz; Osvath, Gomez, Zohore, Cadu; Zeteny, Nagy, Corbu, Zachariassen; Joseph, Kanichowsky.
Prediksi skor: Trabzonspor 1-1 Ferencvaros.
Pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat. Trabzonspor mempunyai keuntungan kandang dan kemungkinan debut starter Salah menjadi suntikan energi besar bagi lini depan.
Namun, kualitas Ferencvaros tidak boleh dipandang sebelah mata. Juara Hungaria itu memiliki pengalaman Eropa lebih matang, belum terkalahkan dalam laga tandang pada fase kualifikasi musim ini, serta sudah memiliki kepastian minimal tampil di fase liga Liga Conference.Karena itu, Trabzonspor diperkirakan tidak akan mengambil risiko terlalu besar.
Salah tetap bisa menjadi pembeda. Akan tetapi, Ferencvaros memiliki cukup pengalaman untuk meredam tekanan dan membawa pulang hasil yang menjaga peluang mereka tetap terbuka lebar.
Hasil imbang akan membuat leg kedua di Budapest menjadi jauh lebih menarik. Trabzonspor tetap memiliki peluang, tetapi mereka harus menemukan cara untuk mencetak gol tandang di markas Ferencvaros. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi