RADARBANYUWANGI.ID – Rayo Vallecano membawa luka dari pekan pembuka La Liga. Kekalahan dramatis akibat penalti pada menit ke-97 membuat mereka tak ingin kembali kehilangan poin saat menjamu Alaves di Estadio de Vallecas, Kamis malam.
Alaves datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah membuka musim dengan kemenangan meyakinkan atas Getafe. Namun, Vallecas bukan tempat yang mudah ditaklukkan. Rekor pertemuan kedua tim justru lebih berpihak kepada Rayo Vallecano.
Pertandingan jornada kedua ini menjadi kesempatan penting bagi Rayo untuk menunjukkan bahwa kekalahan dari Sevilla bukan gambaran sebenarnya dari kekuatan mereka.
Rayo Vallecano Ingin Bangkit di Vallecas
Rayo mengawali musim dengan penampilan yang sebenarnya menjanjikan. Alvaro Garcia bahkan membawa tim unggul ketika pertandingan baru berjalan empat menit. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan. Sevilla menyamakan kedudukan melalui penalti Jon Guridi pada menit ke-52.
Drama terjadi pada masa tambahan waktu. Ketika Sevilla sudah bermain dengan 10 pemain, Rayo justru dihukum penalti pada menit ke-97. Gol dari titik putih tersebut memastikan kekalahan 1-2 bagi pasukan Benat San Jose.
Hasil itu tentu meninggalkan kekecewaan besar. Terlebih, Rayo sebenarnya memiliki modal cukup baik dari musim sebelumnya. Pada La Liga 2025-2026, Rayo finis di posisi kedelapan dengan koleksi 50 poin. Mereka mencetak 41 gol dan hanya kebobolan 44 kali sepanjang musim.
Kini, laga kandang pertama menjadi momentum untuk memperbaiki kesalahan sekaligus mengubah energi negatif dari kekalahan di Sevilla.
Rekor Pertemuan Jadi Senjata Rayo
Rayo Vallecano memiliki alasan kuat untuk percaya diri. Dalam lima pertemuan terakhir melawan Alaves, Rayo berhasil memenangkan empat pertandingan. Satu-satunya kemenangan Alaves menjadi pengecualian dari dominasi tersebut.
Lebih menarik lagi, Rayo selalu menang dalam empat laga kandang terakhir melawan Alaves. Tidak sekadar menang, mereka juga tidak kebobolan satu gol pun.
Catatan itu menjadi tekanan tersendiri bagi tim tamu. Alaves terakhir kali menang di Estadio de Vallecas pada 2018. Kala itu, mereka bahkan mencatat kemenangan telak 5-1.
Pertemuan terakhir kedua tim juga menjadi milik Rayo. Pada Mei lalu, Rayo menang 2-1 di kandang Alaves dan menyapu bersih dua pertandingan liga musim tersebut. Satu-satunya kekalahan Rayo dari Alaves terjadi di Copa del Rey.
Alaves Datang dengan Modal Kemenangan
Di kubu seberang, Alaves memulai musim dengan jauh lebih meyakinkan.
Mereka mampu memanfaatkan kartu merah yang diterima Kiko Femenia sesaat sebelum turun minum ketika skor masih imbang tanpa gol. Keunggulan jumlah pemain kemudian dimaksimalkan pada babak kedua.
Tiga gol berhasil dicetak Alaves untuk mengamankan kemenangan dan tiga poin pada laga perdana.
Kemenangan tersebut menjadi suntikan moral penting bagi tim Quique Sanchez Flores. Namun, ada satu masalah yang belum sepenuhnya teratasi: pertahanan.
Musim lalu, Alaves hanya finis di posisi ke-14 dengan 43 poin. Mereka kebobolan 56 gol sepanjang kompetisi.
Masalah itu semakin terlihat ketika bermain di luar kandang. Alaves hanya mampu meraih empat kemenangan tandang musim lalu, sementara mereka menelan 11 kekalahan.
Karena itu, tantangan di Vallecas akan jauh berbeda dibandingkan pertandingan pembuka melawan Getafe.
Mariano Diaz Jadi Ancaman Baru
Satu perubahan menarik kemungkinan terjadi di lini depan Alaves. Mariano Diaz, yang dalam empat musim sebelumnya gagal mencetak gol di La Liga, langsung memberikan dampak setelah masuk sebagai pemain pengganti melawan Getafe.
Turun ketika laga menyisakan sekitar 33 menit, penyerang asal Republik Dominika tersebut mencetak satu gol sekaligus memberikan assist untuk dua gol Alaves lainnya. Performa tersebut berpotensi membuatnya mendapatkan tempat sebagai starter.
Mariano diperkirakan menjadi tandem Toni Martinez di lini depan. Jika momentum itu berlanjut, Rayo perlu memberikan perhatian ekstra kepada pergerakan keduanya.
Berita Tim Rayo Vallecano
Rayo masih belum dapat menurunkan Luiz Felipe. Bek tersebut diperkirakan menepi sekitar empat bulan karena mengalami masalah pada hamstring. Marash Kumbulla juga masih diragukan tampil.
Rayo menjalani musim panas dengan aktivitas transfer yang cukup sibuk, tetapi lebih banyak melepas pemain. Pep Chavarria bergabung dengan Chelsea dengan nilai transfer sekitar 16,3 juta poundsterling, sedangkan Nobel Mendy pindah ke Hull City dengan nilai sekitar 19,7 juta poundsterling.
Situasi tersebut membuat San Jose harus bekerja dengan komposisi skuad yang mengalami perubahan.
Augusto Batalla diprediksi tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar. Sementara Sergio Camello kemungkinan kembali menjadi ujung tombak serangan.
Perkiraan Starting XI Rayo Vallecano: Batalla; Ratiu, Lejeune, Ciss, Balliu; Valentin, Lopez; Frutos, Palazon, Garcia; Camello.
Berita Tim Alaves
Alaves memiliki kondisi skuad yang lebih positif. Lucas Boye telah kembali dari cedera dan berpeluang memperkuat tim.
Performa Mariano Diaz juga kemungkinan besar membuatnya masuk starting XI setelah tampil impresif dari bangku cadangan pada laga pembuka.
Perkiraan Starting XI Alaves: Sivera; Otto, Koski, Tenaglia; Rebbach, Blanco, Rodriguez, Ibanez, Perez; Diaz, Martinez.
Prediksi skor: Rayo Vallecano 1-0 Alaves.
Pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat. Alaves memiliki momentum lebih baik setelah meraih kemenangan pada jornada pertama, sedangkan Rayo datang dengan motivasi besar untuk menebus kekalahan menyakitkan dari Sevilla. Namun, faktor kandang menjadi pembeda.
Vallecas memiliki sejarah buruk bagi Alaves. Empat kemenangan beruntun Rayo atas Alaves di kandang tanpa kebobolan menunjukkan adanya persoalan psikologis sekaligus taktis bagi tim tamu.
Rayo juga diperkirakan bermain lebih agresif sejak awal. Mereka tidak ingin kembali membuang keunggulan seperti ketika menghadapi Sevilla.
Alaves mungkin mencoba bertahan lebih dalam dan mengandalkan transisi cepat. Kehadiran Mariano Diaz dapat menjadi senjata untuk memanfaatkan celah di belakang pertahanan Rayo.
Tetapi jika Rayo mampu menjaga struktur permainan dan tidak kehilangan konsentrasi pada fase akhir pertandingan, peluang mereka mengamankan tiga poin cukup terbuka.
Satu gol mungkin cukup untuk menentukan pertandingan. Rayo memiliki rekor kandang yang kuat atas Alaves, sementara tim tamu hanya meraih empat kemenangan tandang sepanjang musim lalu.
Dengan demikian, Vallecas diprediksi kembali menjadi panggung kebangkitan Rayo sekaligus ujian sesungguhnya bagi Alaves setelah start positif mereka. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi