RADARBANYUWANGI.ID - Musim baru Ligue 1 2026-2027 langsung menyajikan duel yang menarik. Marseille akan membuka perjalanan mereka dengan menjamu Strasbourg di Stade Velodrome, Prancis, Jumat.
Bagi Marseille, pertandingan ini bukan sekadar laga pembuka. Ada tuntutan untuk segera memperbaiki posisi setelah musim lalu hanya finis di peringkat kelima dengan 59 poin. Mereka memang unggul enam angka atas Strasbourg yang mengakhiri kompetisi di posisi kedelapan, tetapi jarak tersebut belum menggambarkan ambisi besar Les Olympiens.
Kedatangan Bruno Genesio menjadi salah satu alasan mengapa laga ini layak mendapat perhatian lebih. Pelatih berpengalaman itu memiliki rekam jejak kuat di Ligue 1. Dalam setiap kiprahnya sebagai pelatih di kompetisi kasta tertinggi Prancis sepanjang dekade ini, tim yang ditanganinya selalu mampu finis di zona Eropa.
Tantangannya kini berbeda. Genesio harus mengangkat Marseille yang musim lalu turun tiga posisi dibandingkan capaian 2024-2025. Perolehan poin mereka juga merosot enam angka.
Stade Velodrome bisa menjadi titik awal kebangkitan tersebut.
Marseille tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan kandang terakhir di Ligue 1. Dua di antaranya berakhir dengan kemenangan. Mereka juga memiliki catatan bagus dalam laga pembuka di kandang sendiri, yakni belum terkalahkan dalam lima pertandingan pembuka terakhir. Musim lalu, Marseille bahkan membuka kompetisi dengan kemenangan telak 5-2 atas Paris FC.
Produktivitas juga menjadi modal penting. Marseille mencetak 63 gol di Ligue 1 musim lalu, jumlah yang menempatkan mereka sebagai salah satu tim paling subur di kompetisi tersebut. Hampir seluruh pertandingan kandang mereka juga diwarnai gol.
Strasbourg Punya Modal Tandang
Strasbourg datang dengan cerita yang berbeda. Hugo Oliveira akan menjalani pertandingan pertamanya di Ligue 1 sebagai pelatih. Misi yang diembannya tidak ringan: membawa Le Racing kembali bersaing menuju kompetisi Eropa.
Musim lalu Strasbourg mampu melaju hingga semifinal Conference League. Namun, performa mereka di liga domestik menurun. Strasbourg hanya mengumpulkan tujuh poin lebih sedikit dibandingkan musim sebelumnya. Meski demikian, catatan tandang mereka patut diperhitungkan.
Strasbourg tidak terkalahkan dalam enam pertandingan tandang terakhir di Ligue 1. Mereka bahkan memenangi tiga dari empat laga tandang terakhir musim lalu.
Secara keseluruhan, Strasbourg mengoleksi rata-rata 1,35 poin per pertandingan tandang pada musim lalu. Menariknya, lima dari enam kekalahan tandang mereka terjadi dengan selisih hanya satu gol. Artinya, Marseille kemungkinan tidak akan mendapatkan kemenangan mudah.
Strasbourg juga membawa catatan positif ketika bermain di laga pembuka sebagai tim tamu. Mereka meraih poin dalam dua pertandingan pembuka tandang terakhir, termasuk kemenangan 1-0 atas Metz pada awal musim lalu.
Namun, ada satu catatan sejarah yang cukup mengganggu. Strasbourg memang tidak terkalahkan dalam empat kunjungan terakhir ke Stade Velodrome, tetapi kemenangan terakhir mereka di markas Marseille dalam pertandingan Ligue 1 terjadi pada 1997, ketika menang 1-0.
Performa Pramusim Marseille
Marseille mencatat empat kemenangan dan dua kekalahan dalam enam pertandingan pramusim.
Yamoussoukro 0-3 Marseille
Marseille 0-3 Nice
Marseille 2-1 Nimes
Marseille 3-0 Al Shahaniya
Marseille 3-1 Athletic Bilbao
Marseille 1-2 Atletico Madrid
Kekalahan dari Atletico Madrid menjadi pertandingan terakhir mereka sebelum memasuki musim kompetitif. Namun, Marseille menunjukkan respons positif dengan mampu mencetak gol dalam sebagian besar pertandingan persiapan.
Performa Pramusim Strasbourg
Strasbourg menjalani pramusim yang lebih berliku.
Brighton & Hove Albion 0-0 Strasbourg
Brighton & Hove Albion 0-0 Strasbourg
Strasbourg 2-5 Elversberg
Freiburg 0-0 Strasbourg
Freiburg 2-0 Strasbourg
Newcastle United 1-1 Strasbourg
Produktivitas menjadi persoalan yang harus segera diperbaiki. Strasbourg beberapa kali mampu menjaga pertahanan tetap rapat, tetapi kesulitan menghasilkan ancaman konsisten di lini depan.
Hasil imbang 1-1 melawan Newcastle United menjadi modal psikologis positif sebelum menghadapi Marseille.
Berita Tim Marseille
Marseille berpotensi kehilangan Faris Moumbagna dan CJ Egan-Riley akibat masalah otot. Nayef Aguerd juga masih diragukan karena mengalami masalah pada pangkal paha. Sementara itu, Igor Paixao menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan.
Paixao mencetak gol dalam empat pertandingan persahabatan terakhir Marseille. Ia juga menjadi pencetak gol Marseille dalam kekalahan 1-2 dari Atletico Madrid.
Kehadiran Paixao semakin penting setelah Mason Greenwood meninggalkan klub untuk bergabung dengan Fenerbahce. Beban mencetak gol kini akan semakin besar di pundaknya.
Berita Tim Strasbourg
Strasbourg tidak dapat menurunkan Joaquin Panichelli yang masih menjalani pemulihan cedera ligamen lutut. Abakar Sylla juga diragukan tampil setelah mengalami cedera ringan. Kondisi Soumaila Coulibaly turut dipantau karena mengalami masalah pada bagian bawah kaki.
Gessime Yassine menjadi salah satu pemain yang sedang mendapat sorotan setelah mencetak gol ketika Strasbourg menghadapi Newcastle pada pertandingan pramusim terakhir.
Di sisi lain, Giovanni Reyna berpeluang mendapatkan kesempatan tampil sejak menit pertama. Pemain asal Amerika Serikat itu baru bergabung dari Borussia Monchengladbach pada awal Agustus dan tengah memburu debut sebagai starter.
Perkiraan Susunan Pemain
Marseille: De Lange; Weah, Balerdi, Cornelius, Palmieri; Nnadi, Hojbjerg; Gomes, Gouiri, Paixao; Maupay.
Strasbourg: Jorgensen; Doue, Omobamidele, Doukoure, Chilwell; Oyedele, El Mourabet; Reyna, Nanasi, Godo; Mara.
Prediksi skor: Marseille 2-0 Strasbourg.
Marseille lebih layak diunggulkan untuk memenangkan pertandingan ini. Faktor kandang, kedalaman lini serang, serta pengalaman Bruno Genesio di Ligue 1 menjadi pembeda. Marseille juga memiliki sejumlah pemain yang sudah terbukti mampu mencetak gol di level tertinggi Prancis.
Sebaliknya, Strasbourg masih berada dalam tahap membangun fondasi bersama pelatih yang belum berpengalaman menangani pertandingan Ligue 1. Perubahan tersebut berpotensi membuat mereka membutuhkan waktu untuk menemukan keseimbangan.
Meski Strasbourg memiliki rekor tandang yang cukup solid, bermain di Stade Velodrome pada pekan pertama adalah ujian dengan tingkat kesulitan berbeda.
Marseille diprediksi akan mengambil inisiatif sejak awal, sementara Strasbourg kemungkinan mencoba meredam tempo dan mengandalkan serangan balik. Jika Marseille mampu mencetak gol lebih dahulu, pertandingan berpeluang menjadi semakin terbuka. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi