RADARBANYUWANGI.ID - Manchester United akhirnya memasang pagar tinggi untuk Bruno Fernandes. Menjelang penutupan bursa transfer bulan depan, Setan Merah menegaskan satu hal: kapten mereka tidak dijual, berapa pun tawaran yang datang.
Sikap tersebut sekaligus menjadi sinyal keras bagi Galatasaray. Klub Turki itu disebut tengah mempertimbangkan proposal senilai hingga 50 juta euro atau sekitar 42,7 juta poundsterling untuk memboyong Fernandes dari Old Trafford.
Juventus dan AC Milan juga dikabarkan memantau situasi gelandang Portugal tersebut. Namun, sumber senior di Manchester United memberi pesan yang membuat para peminat harus berpikir ulang.
Fernandes Bukan untuk Dijual
Sebuah laporan menyebutkan sejauh ini belum ada tawaran resmi untuk Fernandes. Meski demikian, posisi Manchester United sudah sangat jelas.
Fernandes tidak akan dijual dengan harga berapa pun. Keputusan tersebut menarik karena situasi Fernandes pada musim panas tahun lalu sempat berbeda.
Ketika Al-Hilal datang dengan tawaran besar dari Liga Pro Saudi, United memberikan ruang kepada sang pemain untuk menentukan masa depannya sendiri. Fernandes kemudian mengaku merasa terluka dengan sikap klub tersebut.
Kali ini, ceritanya berbeda. Manchester United tidak ingin membuka ruang negosiasi. Mereka justru berusaha memastikan salah satu pemain terpenting dalam proyek tim tetap berada di Old Trafford.
Ada alasan kuat di balik keputusan itu.
Fernandes bukan sekadar kapten. Ia merupakan pusat permainan sekaligus simbol daya juang Manchester United dalam beberapa musim terakhir.
Musim lalu, pemain 31 tahun tersebut mencetak sembilan gol dan membukukan 21 assist, sebuah rekor baru Premier League untuk jumlah assist dalam satu musim.
Angka itu menjelaskan mengapa kehilangan Fernandes akan menjadi pukulan besar bagi United, bukan hanya dari sisi kepemimpinan, tetapi juga kreativitas di lini tengah.
Klausul £57 Juta Sudah Kedaluwarsa
Secara kontrak, posisi Manchester United sebenarnya tidak sepenuhnya tanpa celah. Fernandes masih memiliki sisa kontrak satu tahun. United juga memegang opsi untuk memperpanjang masa kerja sang pemain selama satu musim tambahan.
Namun, klausul pelepasan senilai 57 juta poundsterling yang sebelumnya tercantum dalam kontraknya kini sudah kedaluwarsa. Sampai sekarang belum ada kesepakatan mengenai kontrak baru.
Di sinilah situasi menjadi menarik. Secara teori, klub peminat masih memiliki alasan untuk mencoba menguji Manchester United. Apalagi Fernandes memasuki fase penting dalam kariernya.
Tetapi secara praktis, United memilih mengambil risiko. Mereka tampaknya lebih rela menghadapi ketidakpastian kontrak daripada kehilangan Fernandes sekarang.
Sikap itu juga memperlihatkan perubahan pendekatan dibanding musim panas sebelumnya. United tidak ingin kembali memberikan kesan bahwa masa depan sang kapten bisa ditentukan oleh tawaran dengan nilai fantastis.
Suporter Sudah Memberi Pesan
Ada faktor lain yang tidak kalah penting: suara suporter. Saat Manchester United menjalani pertandingan pramusim melawan Leeds di Dublin pekan lalu, Fernandes mendapat sambutan luar biasa dari para pendukung.
Respons tersebut menjadi semacam pengingat bagi manajemen.
Fernandes sudah memiliki ikatan kuat dengan suporter. Jika United tiba-tiba menjualnya tanpa menunjukkan usaha maksimal untuk mempertahankannya, reaksi negatif hampir pasti muncul.
Karena itu, mempertahankan Fernandes bukan sekadar keputusan teknis. Ini juga keputusan politik di ruang publik Old Trafford.
United sedang membangun kembali identitas tim. Dalam kondisi tersebut, kehilangan pemain yang menjadi kapten, kreator utama, sekaligus figur yang paling konsisten memproduksi peluang akan sulit diterima.
Fernandes Favorit Pemain Terbaik PFA
Kontribusi Fernandes musim lalu bahkan membuat namanya menjadi favorit untuk meraih penghargaan PFA Player of the Year 2025-2026.
Pengumuman penghargaan tersebut akan berlangsung di Manchester pekan depan.
Jika Fernandes benar-benar membawa pulang penghargaan individu bergengsi itu, posisi Manchester United akan semakin sulit digoyang.
Galatasaray mungkin masih bisa mengajukan tawaran. Juventus dan AC Milan juga dapat mencoba membaca celah dari situasi kontraknya. Namun, untuk saat ini, Old Trafford telah mengirimkan jawaban yang tegas.
Bruno Fernandes bukan komoditas yang sedang menunggu penawar tertinggi. Ia adalah bagian penting dari Manchester United yang ingin dipertahankan.
Dan jika tidak ada perubahan drastis, para peminat Fernandes harus mencari target lain sebelum bursa transfer ditutup. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi