RADARBANYUWANGI.ID - Dua nama besar yang pernah menorehkan sejarah di tanah Spanyol akan bersua di Anfield, Kamis malam waktu setempat. Andoni Iraola, pelatih anyar Liverpool, menjamu tim asuhan Cesc Fabregas, Como, dalam laga penutup rangkaian uji coba pramusim kedua kubu.
Pertemuan ini bukan sekadar pemanasan tubuh, melainkan panggung pembuktian: seberapa jauh perbaikan lini pertahanan The Reds, dan seberapa kokoh fondasi yang tengah dirangkai Fabregas untuk petualangan pertama Como di Liga Champions musim ini.
Anfield bakal menyaksikan laga utama yang dinanti penggemar. Namun jauh sebelum penonton dipersilakan masuk, kedua tim lebih dulu beradu di balik pintu tertutup beberapa jam sebelumnya, sebuah pertemuan tertutup yang kemungkinan menjadi ajang putar pemain lebar-lebar, sebelum skuad inti tampil penuh di hadapan ribu penonton.
Deretan Gol dan Luka di Lini Belakang
Pertandingan persahabatan musim panas ini memperlihatkan Liverpool dengan daya ledak serangan yang menggetarkan: 18 gol tercipta dari empat laga uji coba.
Catatan itu sungguh memukau. Namun di balik tajamnya gempuran depan, celah di lini pertahanan justru menjadi sorotan tajam. Dua kekalahan beruntun dari Leeds United dan AS Monaco membuka aib yang sama: Liverpool unggul dua gol lebih dulu, lalu runtuh dalam sekejap.
Melawan Monaco, keunggulan yang dibawa Florian Wirtz dan Alexander Isak luntur seketika. Gol balasan dari Aleksandr Golovin, Mika Biereth, hingga gol penyama kedudukan Paris Brunner pada menit ke-88 menjadi bukti nyata bahwa pertahanan masih berupa titik lemah.
Namun angin segar baru datang. Ronald Araujo, bek tengah yang dipinjam dari Barcelona, resmi memperkuat barisan belakang dengan nomor punggung 33.
Debut pertamanya di Anfield diprediksi berlangsung 16 Agustus, dan kemungkinan besar berduet langsung dengan kapten Virgil van Dijk. Pasangan ini bisa menjadi fondasi utama Iraola untuk musim 2026–2027.
Fabregas dan Como: Tak Terkalahkan, Selalu Menciptakan Gol
Dari masa kini Barcelona, kita beralih ke masa lalu Blaugrana. Cesc Fabregas membawa Como ke Inggris dengan modal impresif.
Usai tampil imbang melawan juara Liga Inggris Arsenal di Stadion Emirates, di mana Martin Baturina mencetak gol penyama kedudukan yang menggetarkan gawang, Como tak terkalahkan sepanjang pramusim.
Catatannya: dua kemenangan dan tiga imbang. Bahkan di laga uji coba tertutup sebelumnya, mereka tampil meyakinkan sebelum kalah lewat adu penalti.
Khas gaya main Fabregas: menyerang, terbuka, menghibur penonton. Lima laga pramusim, Como selalu mencetak dan kemasukan, total 10 gol berhasi ldicetak, 7 gol kemasukan.
Bagi tim yang akan tampil perdana di Liga Champions, ini tanda positif sekaligus peringatan: kuat menyerang, namun masih menyisakan celah di pertahanan.
Pertemuan ini adalah kali pertama Liverpool dan Como bersua dalam sejarah. Bukan mustahil nanti kita akan menyaksikan mereka beradu kekuatan lagi di Liga Champions musim ini.
Kabar Skuad dan Susunan Pemain
Luka cedera masih menghantui Liverpool. Joe Gomez, Giovanni Leoni, Jayden Danns, Hugo Ekitike, dan Conor Bradley belum bisa tampil.
Namun kabar gembira datang dari Jeremy Jacquet, Curtis Jones, dan Alexis Mac Allister yang sudah kembali berlatih penuh. Araujo juga tampil siap berduet dengan Van Dijk.
Sementara di kubu Como, gelandang kreatif Nico Paz masih tanda tanya besar. Bek berpostur tinggi Jacobo Ramon dipercaya menjaga lini belakang, sedangkan Anastasios Douvikas diprediksi mengisi pos penyerang utama menggeser Alvaro Morata.
Susunan Pemain Perkiraan
Liverpool: Alisson; Frimpong, Araujo, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Szoboszlai; Ngumoha, Wirtz, Gakpo; Isak
Como: Butez; Couto, Ramon, Kempf, Valle; Da Cunha, Perrone; Liberali, Baturina, Diao; Douvikas
Prediksi: Liverpool 2–1 Como
Gaya main Iraola yang menekan tinggi dan berani menguasai bola sangat menarik ditonton, namun rentan tertembus lewat serangan balik cepat. Di sisi lain, Como asuhan Fabregas sangat luwes dalam membangun serangan dari bawah dan lincah di tengah lapangan.
Bisa dipastikan kedua tim akan saling tukar gol. Dengan Araujo yang diharapkan mengunci kebocoran di lini belakang, Liverpool diperkirakan tampil lebih solid dan menutup pramusim dengan kemenangan tipis namun menghibur. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi