Prediksi Arsenal vs Manchester City: Community Shield 2026, Juara Berpotensi Ditentukan Lewat Adu Penalti

Niklaas Andries • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:39 WIB
LAGA PEMBUKA: Arsenal akan hadapi Manchester City di ajang Community Shield 2026 (Arsenal)
LAGA PEMBUKA: Arsenal akan hadapi Manchester City di ajang Community Shield 2026 (Arsenal)

RADARBANYUWANGI.ID - Musim baru sepak bola Inggris belum benar-benar dimulai, tetapi aroma perebutan trofi sudah terasa. Arsenal dan Manchester City akan berhadapan dalam Community Shield 2026 di Millennium Stadium, Cardiff, Minggu.

Pertandingan ini mempertemukan juara Premier League Arsenal dengan kampiun Piala FA Manchester City. Bukan sekadar laga pembuka musim, duel tersebut menjadi panggung awal untuk mengukur seberapa siap dua kandidat kuat persaingan papan atas Inggris menghadapi musim 2026–2027.

Ada sejarah yang membuat pertemuan ini semakin menarik. Arsenal dan Manchester City kembali bertemu di Community Shield setelah duel serupa pada 2023. Kala itu, Arsenal milik Mikel Arteta keluar sebagai pemenang melalui adu penalti.

Namun, situasinya kini berbeda. Arteta tidak lagi sekadar murid yang mencoba menandingi Pep Guardiola. Arsenal telah menjelma menjadi salah satu kekuatan utama Inggris, sedangkan Manchester City memasuki era baru bersama Enzo Maresca.

Arsenal dan Kenangan Adu Penalti

Cardiff seolah menjadi tempat yang cocok bagi Arsenal. Dua gelar Arsenal di Community Shield pada dekade ini sama-sama diraih melalui adu penalti.

Pada 2023, Fabio Vieira menjadi penentu kemenangan Arsenal atas Manchester City dari titik putih. Tiga tahun sebelumnya, Arsenal juga menaklukkan Liverpool melalui adu penalti di Wembley.

Catatan tersebut memperlihatkan satu hal: Arsenal cukup nyaman menghadapi situasi ketika pertandingan harus ditentukan dari jarak 12 yard.

Menariknya, perjalanan pramusim Arsenal belum sepenuhnya meyakinkan. Setelah menang atas MK Dons dalam laga tertutup, pasukan Arteta hanya meraih satu kemenangan dari empat pertandingan persahabatan resmi.

Arsenal bahkan gagal menang dalam tiga laga terakhir. Borussia Dortmund dan Como memang akhirnya ditaklukkan melalui adu penalti, tetapi hasil 90 menit menunjukkan masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibereskan Arteta.

Meski demikian, Arsenal memiliki motivasi tambahan. Mereka mengincar gelar Community Shield ke-18. Hanya Manchester United yang memiliki jumlah kemenangan lebih banyak dalam sejarah kompetisi tersebut.

Manchester United telah mengoleksi 21 kemenangan, meski empat di antaranya berstatus gelar bersama. Arsenal memiliki 17 kemenangan dan hanya sekali berbagi trofi.

Manchester City Datang dengan Wajah Baru

Di kubu seberang, Manchester City juga membawa cerita berbeda. The Citizens lolos ke Community Shield setelah mengalahkan Chelsea pada final Piala FA 2026. Pertandingan di Cardiff menjadi laga kompetitif pertama Maresca sebagai pelatih Manchester City.

Pramusim mereka berjalan cukup positif. Manchester City belum terkalahkan dalam 90 menit. Hasil imbang 1-1 melawan Inter Milan memang berakhir dengan kekalahan melalui adu penalti, tetapi setelah itu mereka menang 3-1 atas K-League XI dan Atletico Madrid.

Omar Marmoush menjadi sorotan saat mencetak dua gol melawan Atletico Madrid. Ketajaman pemain Mesir itu menjadi modal penting ketika Erling Haaland belum mendapatkan menit bermain pramusim.

Namun, Haaland tetap memiliki sejarah baru-baru ini yang tidak menyenangkan bagi Arsenal. Pada April lalu, striker Norwegia tersebut mencetak gol penentu ketika Manchester City mengalahkan Arsenal 2-1 di Etihad Stadium.

Hasil itu memperpanjang dominasi City dalam pertemuan kedua tim. Manchester City hanya kalah sekali dalam enam pertandingan terakhir melawan Arsenal dan berpeluang meraih tiga kemenangan beruntun atas The Gunners untuk pertama kalinya sejak 2023.

Arsenal Masih Kehilangan Saliba

Persoalan utama Arsenal berada di lini belakang. Jurrien Timber masih harus menepi akibat cedera pangkal paha, sedangkan William Saliba diperkirakan absen lebih lama karena masalah punggung. Kehilangan Saliba khususnya dapat menjadi ujian besar karena Arsenal harus menghadapi lini serang City yang memiliki banyak variasi.

Kabar baiknya, mayoritas pemain Arsenal telah kembali tersedia. Namun, Declan Rice, Bukayo Saka, dan Martin Zubimendi diperkirakan belum langsung menjadi starter karena belum mendapatkan menit bermain selama pramusim.

Bruno Guimaraes justru berpeluang menjalani debut penuh sejak awal setelah sebelumnya tampil sebagai pemain pengganti ketika Arsenal bermain 1-1 melawan Como.

David Raya juga diprediksi kembali menjadi pilihan utama di bawah mistar setelah tampil impresif dalam adu penalti.

Haaland Belum Siap Menit Penuh

Manchester City pun menghadapi persoalan serupa. Haaland memang sudah kembali berlatih, tetapi minimnya menit bermain pramusim membuatnya kemungkinan besar memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Situasi Savinho juga perlu dipantau. Pemain Brasil tersebut absen dalam latihan karena sakit.

Sementara itu, Tijjani Reijnders berada dalam situasi transfer dan belum tentu dimainkan. Rodri juga belum tersedia setelah menjalani operasi punggung.

Kondisi tersebut membuat Nico Gonzalez dan Mateo Kovacic berpeluang menjadi duet di lini tengah. Rekrutan anyar Elliot Anderson pun belum menjalani debut sehingga kemungkinan besar harus menunggu kesempatan dari bangku cadangan.

Prediksi Susunan Pemain

Arsenal: David Raya; Ben White, Cristhian Mosquera, Gabriel, Piero Hincapie; Bruno Guimaraes, Myles Lewis-Skelly; Noni Madueke, Martin Odegaard, Christos Tzolis; Kai Havertz.

Manchester City: Gianluigi Donnarumma; Matheus Nunes, Ruben Dias, Josko Gvardiol, Rayan Ait-Nouri; Mateo Kovacic, Nico Gonzalez; Savinho, Phil Foden, Antoine Semenyo; Omar Marmoush.

Arsenal Punya Sedikit Keunggulan

Community Shield memiliki karakter berbeda dibandingkan pertandingan liga. Tidak ada leg kedua, tidak ada kesempatan memperbaiki kesalahan pada pekan berikutnya. Jika skor imbang setelah 90 menit, pemenang langsung ditentukan melalui adu penalti. Format tersebut bisa menjadi keuntungan psikologis bagi Arsenal.

The Gunners sudah dua kali merasakan kemenangan melalui adu penalti sepanjang pramusim. David Raya juga menunjukkan kemampuan membaca eksekutor lawan. Di sisi lain, Arsenal memiliki sejumlah pemain yang cukup tenang dalam situasi tekanan tinggi.

Manchester City mungkin mempunyai kualitas individu yang lebih berbahaya jika pertandingan berkembang menjadi duel terbuka. Namun, absennya sejumlah pemain penting dan kemungkinan Haaland belum tampil sejak awal membuat efektivitas mereka di depan gawang menjadi tanda tanya.

Arteta juga mempunyai keuntungan lain: kerangka permainan Arsenal relatif lebih stabil. Community Shield bukan hanya soal siapa yang paling siap secara fisik, tetapi juga siapa yang lebih cepat menemukan ritme kompetitif.

Prediksi Skor: Arsenal 1-1 Manchester City, Arsenal menang melalui adu penalti.

Jika duel berakhir imbang, Arsenal layak sedikit lebih diunggulkan dalam drama titik putih. Sejarah Community Shield mereka, performa adu penalti pramusim, serta kemungkinan absennya sejumlah pemain kunci City membuat The Gunners punya alasan untuk kembali merayakan kemenangan di Cardiff. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Community Shield 2026 prediksi Arsenal vs Man City berita Arsenal berita Manchester City arsenal vs manchester city