RADARBANYUWANGI.ID - Arsenal membawa persoalan serius menuju duel melawan Manchester City pada Community Shield. Bukan soal kualitas lawan yang menjadi perhatian utama, melainkan rapuhnya kedalaman skuad di lini belakang.
The Gunners dijadwalkan menghadapi Manchester City di Millennium Stadium, Cardiff, dalam laga pembuka musim tersebut. Arsenal memburu kemenangan kedua atas City di ajang Community Shield dalam empat tahun terakhir setelah menundukkan pasukan Pep Guardiola melalui adu penalti pada edisi 2023.
Kemenangan tersebut mengantarkan Arsenal meraih trofi Community Shield ke-17 sepanjang sejarah. Rinciannya, 16 gelar diraih secara penuh dan satu lainnya dibagi. Arsenal kini berada di posisi kedua dalam daftar klub dengan koleksi trofi terbanyak, hanya kalah dari Manchester United yang telah mengangkat trofi tersebut 21 kali.
Namun, situasi Arsenal menjelang pertemuan dengan City tidak sepenuhnya ideal.
Juara Premier League itu belum mampu meraih kemenangan dalam waktu normal pada tiga pertandingan uji coba terakhir. Terbaru, Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Como sebelum akhirnya memenangkan adu penalti.
Kondisi tersebut membuat laga kontra City bukan sekadar perebutan trofi pembuka musim. Pertandingan ini juga menjadi ujian penting untuk melihat seberapa siap Arsenal menghadapi musim baru, terutama ketika sejumlah pemain bertahan belum bisa diturunkan.
William Saliba Masih Menepi
William Saliba menjadi nama terbesar dalam daftar pemain Arsenal yang harus absen. Bek tengah asal Prancis itu masih menjalani pemulihan cedera punggung yang telah berlangsung cukup lama. Cedera tersebut bahkan semakin parah ketika Saliba memperkuat Prancis pada semifinal Piala Dunia melawan Spanyol.
Saliba tidak menjalani operasi. Namun, Arsenal telah mengonfirmasi bahwa sang bek harus menepi dalam waktu yang cukup panjang.
Sampai sekarang belum ada tanggal pasti kapan Saliba bisa kembali bermain. Dengan situasi tersebut, bukan tidak mungkin Arsenal harus menunggu lebih lama sebelum kembali mendapatkan salah satu pilar terpenting di jantung pertahanan mereka.
Absennya Saliba jelas bukan perkara kecil. Ia bukan sekadar bek tengah, tetapi juga salah satu fondasi Arsenal dalam membangun garis pertahanan tinggi. Ketika pemain dengan kemampuan membaca ruang dan duel satu lawan satu seperti Saliba tidak tersedia, struktur pertahanan Arsenal berpotensi mengalami perubahan.
Jurrien Timber Juga Belum Siap
Masalah berikutnya datang dari Jurrien Timber. Bek kanan Arsenal tersebut masih berkutat dengan cedera pangkal paha. Perjalanan pemulihan Timber dalam beberapa bulan terakhir juga berlangsung naik turun.
Timber sempat kembali setelah mengalami masalah serius pada pangkal paha dan bahkan cukup bugar untuk tampil di final Liga Champions. Namun, ia kemudian tidak masuk skuad Belanda untuk Piala Dunia.
Harapan sempat muncul ketika Timber ikut terbang ke Spanyol dalam agenda pemusatan latihan pramusim Arsenal. Namun, ia kembali meninggalkan kamp latihan tersebut karena kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk berlatih secara penuh.
Manajer Arsenal Mikel Arteta sebelumnya mengakui bahwa perkembangan pemulihan Timber berjalan sangat baik. Meski demikian, pemain tersebut masih membutuhkan waktu beberapa pekan sebelum benar-benar siap kembali ke lapangan.
Situasi itu membuat Arsenal kehilangan dua pemain penting di sektor pertahanan pada momentum yang krusial.
Tidak Ada Pemain Arsenal yang Diskors
Kabar baiknya, Arsenal tidak memiliki pemain yang terkena hukuman larangan bermain untuk Community Shield. Artinya, persoalan Arteta lebih banyak berkaitan dengan kondisi fisik pemain daripada masalah disiplin.
Hal tersebut memberikan ruang bagi Arteta untuk merancang komposisi terbaik dari pemain yang tersedia. Namun, absennya Saliba dan Timber tetap bisa memaksa sang manajer melakukan penyesuaian, terutama jika ingin mempertahankan struktur pertahanan yang menjadi salah satu kekuatan Arsenal.
Di sisi lain, Manchester City datang dengan status juara Community Shield terakhir setelah mengalahkan Manchester United melalui adu penalti pada 2024.
Duel Arsenal versus Manchester City karena itu menyimpan dua cerita sekaligus. Arsenal ingin menunjukkan bahwa mereka masih mampu bersaing di level tertinggi meski sejumlah pemain penting belum pulih. Sementara City akan berusaha membuka musim dengan sinyal kuat bahwa mereka siap kembali menjadi pesaing utama di papan atas.
Bagi Arsenal, hasil laga ini mungkin belum menentukan perjalanan semusim. Namun, performa di Cardiff dapat menjadi petunjuk awal mengenai satu hal penting: apakah kedalaman skuad mereka cukup kuat untuk menghadapi jadwal panjang ketika cedera mulai menghampiri pemain-pemain utama.
Daftar Cedera Arsenal vs Manchester City
William Saliba
Status: Absen
Cedera: Punggung
Perkiraan kembali: Belum diketahui
Jurrien Timber
Status: Absen
Cedera: Pangkal paha
Perkiraan kembali: Belum diketahui. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi