Parma Diunggulkan, Catania Dihantam Krisis Registrasi di Coppa Italia

Niklaas Andries • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 05:51 WIB
DIUNGGULKAN: Parma akan hadapi Catania di Coppa Italia (Parma Calcio 1913)
DIUNGGULKAN: Parma akan hadapi Catania di Coppa Italia (Parma Calcio 1913)

RADARBANYUWANGI.ID - Parma punya alasan kuat untuk menatap babak berikutnya Coppa Italia dengan optimisme. Bermain di Stadion Ennio Tardini, Jumat, mereka menghadapi Catania yang datang dalam kondisi jauh dari ideal.

Di atas kertas, pertarungan ini memang timpang. Parma merupakan klub Serie A, sedangkan Catania masih berkutat di Serie C. Namun, perbedaan kasta bukan satu-satunya faktor yang membuat tuan rumah menjadi favorit.

Catania justru memasuki pertandingan dengan persoalan administratif yang cukup serius. Krisis registrasi pemain membuat sejumlah rekrutan anyar mereka belum bisa dimainkan. Situasi itu berpotensi menggerus kedalaman skuad sekaligus membatasi pilihan pelatih Emilio Longo.

Parma Belum Sepenuhnya Meyakinkan

Parma mengakhiri Serie A 2025–2026 di posisi ke-13. Hasil tersebut cukup untuk memastikan mereka bertahan dengan nyaman, meski performa pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Carlos Cuesta.

Cuesta, yang sebelumnya lima tahun menjadi asisten Mikel Arteta di Arsenal, menjalani musim pertamanya sebagai pelatih kepala. Ia berhasil membawa Parma melewati musim tanpa ancaman serius dari zona degradasi, tetapi statistik menunjukkan masih ada ruang besar untuk pembenahan.

Parma hanya mencetak 28 gol sepanjang musim lalu dan kebobolan 46 kali. Matteo Pellegrino menjadi pemain tersubur dengan sembilan gol di Serie A.

Persiapan menuju musim baru pun belum memberikan sinyal yang sepenuhnya meyakinkan. Parma bermain imbang 1-1 melawan Arezzo dan Iraklis Thessaloniki, sebelum ditundukkan Sampdoria 0-2 di Tardini pada 9 Agustus.

Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa Cuesta masih mencari formula terbaik, terutama di lini depan. Pola serangan Parma belum terlihat cukup tajam untuk menjadi senjata konsisten.

Namun, pertandingan melawan Catania memberi ruang bagi Parma untuk membangun kembali kepercayaan diri. Lawan mereka datang dengan masalah yang lebih besar.

Catania Terjebak Masalah Administratif

Catania sebenarnya memiliki modal kompetitif setelah menutup Serie C Grup C musim lalu sebagai runner-up. Mereka mengoleksi 19 kemenangan, 13 hasil imbang, dan enam kekalahan.

Sayangnya, perjalanan menuju promosi terhenti di semifinal play-off. Kekalahan telak 0-4 dari Ascoli pada leg pertama membuat kemenangan 2-1 di kandang sendiri tidak cukup untuk menyelamatkan langkah mereka. Masalah kemudian berlanjut pada musim panas.

Catania gagal memenuhi batas waktu pengajuan jaminan bank tambahan kepada federasi pada 10 Agustus. Akibatnya, sekitar 10 pemain anyar mereka belum dapat didaftarkan.

Persoalan tersebut bahkan berpotensi berujung pengurangan poin di kompetisi Serie C. Hukuman yang dilaporkan berada di kisaran dua hingga lima poin tentu menjadi tekanan tambahan bagi klub berjuluk Rossazzurri tersebut. Dalam kondisi seperti itu, Emilio Longo harus memaksimalkan pemain yang tersedia.

Pelatih yang ditunjuk pada 3 Juli untuk menggantikan Domenico Toscano itu setidaknya berhasil membawa Catania melewati babak pendahuluan Coppa Italia. Mereka bermain 1-1 melawan Vicenza sebelum menang 5-4 melalui adu penalti.

Kemenangan itu memberi sedikit napas bagi Catania. Namun, menghadapi Parma di Tardini jelas merupakan ujian dengan tingkat kesulitan berbeda.

Krisis Skuad Membatasi Pilihan Longo

Masalah registrasi membuat Longo hanya memiliki sekitar 16 pemain senior yang tersedia. Dini kemungkinan kembali mengawal gawang setelah Rinaldi tidak dapat dimainkan. Di lini belakang, Fabio Ponsi bahkan ditambahkan sebagai opsi darurat untuk menambal keterbatasan personel.

Ada sedikit kabar positif karena Salvatore Caturano tetap bisa tampil. Hukuman yang diterimanya hanya berlaku untuk pertandingan liga sehingga tidak menghalanginya turun di Coppa Italia.

Situasi ini membuat Catania harus bermain dengan pendekatan yang lebih pragmatis. Mereka kemungkinan akan menumpuk pemain di area pertahanan dan berusaha memanfaatkan transisi cepat. Sebaliknya, Parma memiliki kualitas individu lebih baik untuk mengontrol pertandingan sejak awal.

Parma Kehilangan Suzuki?

Parma juga memiliki satu tanda tanya besar di posisi penjaga gawang. Zion Suzuki dikabarkan semakin dekat dengan kepindahan senilai sekitar 35 juta euro ke Paris Saint-Germain. Jika transfer tersebut terealisasi atau sang pemain tidak diturunkan, Edoardo Corvi diperkirakan menjadi pilihan utama di bawah mistar.

Di lini depan, El Bilal Touré berpeluang menjalani debut sebagai starter setelah tampil melawan Sampdoria. Penyerang pinjaman dari Atalanta itu kemungkinan berkolaborasi dengan Matteo Pellegrino dan Antonio Frigan.

Sementara itu, David Romero belum dapat dimainkan karena pemain anyar tersebut baru tiba di Parma sehari sebelum pertandingan.

Perkiraan Susunan Pemain

Parma: Corvi; Delprato, Trolio, Circati, Valeri; Ordonez, Sorensen, Keita; Frigan, Touré, Pellegrino.

Catania: Dini; Raimo, Ierardi, Quaini, Donnarumma; Tacchio, Corbari, Jimenez; Cicerelli, Lunetta; Caturano.

Prediksi skor: Parma 2-0 Catania.

Coppa Italia sering menjadi panggung lahirnya kejutan. Status sebagai klub Serie A tidak otomatis membuat Parma aman. Apalagi, performa pramusim mereka belum terlalu meyakinkan.

Namun, konteks pertandingan kali ini membuat peluang kejutan Catania relatif kecil.

Parma memiliki kedalaman skuad, kualitas individu, serta keuntungan bermain di Tardini. Sebaliknya, Catania harus bertanding dengan kelompok pemain yang terbatas akibat persoalan registrasi.

Jika Parma mampu mencetak gol lebih awal, pertandingan berpotensi berkembang menjadi permainan satu arah. Catania mungkin bisa bertahan dalam periode tertentu, tetapi sulit mempertahankan intensitas selama 90 menit.

Kemenangan tidak hanya akan membawa Parma ke babak berikutnya, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Cuesta untuk memperbaiki ketajaman tim sebelum musim baru bergulir penuh. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Parma vs Catania Parma Calcio Catania FC prediksi Parma vs Catania coppa italia