RADARBANYUWANGI.ID - Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya menemukan kesepakatan dengan Parma untuk mendatangkan kiper Jepang, Zion Suzuki. Negosiasi yang berlangsung selama beberapa hari berujung pada nilai transfer sekitar 35 juta euro atau sekitar Rp620 miliar.
Kesepakatan tersebut membuat PSG semakin agresif membangun skuad untuk musim 2026-2027. Suzuki, 23 tahun, disebut akan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama juara Eropa tersebut dalam beberapa hari ke depan.
Menurut laporan RMC Sport, PSG sebelumnya sempat mengajukan tawaran senilai 28 juta euro ditambah bonus 5 juta euro. Proposal pertama itu ditolak Parma. Namun, klub asal Prancis tersebut kemudian menaikkan tawarannya menjadi 35 juta euro dan kali ini berhasil meluluhkan klub Italia tersebut.
Bagi PSG, kedatangan Suzuki bukan sekadar perekrutan pemain baru. Penjaga gawang kelahiran Newark, Amerika Serikat, itu diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang di posisi yang dalam beberapa musim terakhir justru menjadi salah satu area dengan persaingan paling ketat.
Suzuki tampil bersama Jepang di Piala Dunia 2026. Penampilannya di turnamen tersebut ikut mengangkat pamornya, terutama di pasar sepak bola Jepang. PSG melihat kombinasi menarik pada diri Suzuki: usia muda, pengalaman internasional, serta ruang perkembangan yang masih sangat besar.
Keputusan tersebut juga mempunyai dimensi bisnis. PSG tengah memperluas pengaruhnya di pasar Asia. Kepergian Kang-in Lee ke Atletico Madrid membuat klub ibu kota Prancis itu kehilangan salah satu pemain yang memiliki daya tarik kuat di kawasan tersebut.
Suzuki, dengan statusnya sebagai salah satu kiper Jepang paling menjanjikan, bisa menjadi bagian dari strategi tersebut. Belum Tentu Langsung Bermain untuk PSG Namun, ada satu hal menarik di balik kesepakatan transfer tersebut.
Meski kepindahan Suzuki ke Paris hampir rampung, bukan berarti dia otomatis akan menjadi bagian dari skuad utama PSG pada musim 2026-2027.
Saat ini, PSG memiliki Matvey Safonov dan Lucas Chevalier dalam persaingan posisi penjaga gawang. Chevalier, yang sudah mengoleksi satu caps bersama tim nasional Prancis, juga disebut masih berada dalam rencana klub untuk musim ini.
Situasi itu membuat opsi peminjaman Suzuki mulai mengemuka. RMC Sport melaporkan PSG sedang mencari klub yang bersedia menampung Suzuki dengan status pinjaman. Juventus menjadi salah satu kandidat terkuat.
Hubungan PSG dan Juventus belakangan juga semakin positif setelah transfer permanen Randal Kolo Muani. Kondisi tersebut berpotensi membuka jalan bagi Suzuki untuk melanjutkan proses adaptasinya di Italia sebelum nantinya kembali ke Paris.
Masalahnya, Juventus disebut perlu mempertimbangkan skema peminjaman tanpa opsi pembelian. Klub berjuluk La Vecchia Signora itu sebelumnya juga sempat tertarik kepada Suzuki ketika sang pemain masih menjadi target sejumlah klub Eropa.
Selain Juventus, beberapa klub lain dikabarkan ikut memantau situasi kiper Jepang tersebut. Opsi lain tentu tetap terbuka: Suzuki bertahan semusim lagi bersama Parma.
PSG Mulai Mengunci Puzzle Skuad
Transfer Suzuki juga menunjukkan bagaimana PSG sedang membangun skuad dengan perspektif yang lebih panjang. Setelah sebelumnya merekrut Alessandro Longoni, Maghnes Akliouche, dan Lucas Digne, Suzuki menjadi rekrutan keempat PSG pada musim panas ini.
Yang menarik, PSG tidak berhenti di sektor penjaga gawang.
Klub Prancis tersebut kini disebut semakin dekat dengan dua target ofensif, yakni Ferran Torres dari Barcelona dan Mika Godts dari Ajax. Kedua pemain itu dikabarkan sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan PSG untuk bergabung pada musim panas ini.
Jika seluruh transfer tersebut terealisasi, PSG bukan hanya mempertebal kedalaman skuad. Mereka juga sedang menyiapkan kombinasi antara pemain muda dengan potensi jangka panjang dan pemain yang sudah memiliki pengalaman di level elite Eropa.
Suzuki menjadi contoh paling jelas.
Ia mungkin belum langsung menjadi pilihan utama di Parc des Princes. Namun, dengan usia baru 23 tahun, pengalaman Piala Dunia, serta potensi perkembangan yang dinilai tinggi, PSG tampaknya tidak sedang membeli kiper untuk kebutuhan satu musim.
Mereka sedang membeli masa depan.
Dan jika rencana peminjaman benar-benar terealisasi, musim 2026-2027 bisa menjadi fase penting bagi Suzuki untuk mengumpulkan pengalaman sebelum kembali ke Paris dengan ambisi lebih besar: merebut tempat utama di bawah mistar PSG. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi