RADARBANYUWANGI.ID - Satu gol menjadi pembeda, tetapi bagi Gornik Zabrze, selisih tipis itu terasa seperti jurang yang harus ditutup dalam 90 menit. Menjamu Ferencvaros pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Europa, Gornik tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga berusaha menghidupkan kembali mimpi Eropa yang telah lama terkubur.
Pertandingan Gornik Zabrze vs Ferencvaros akan berlangsung di Arena Zabrze. Tuan rumah datang dengan modal kekalahan 0-1 pada pertemuan pertama di Budapest.
Situasinya sederhana. Gornik membutuhkan kemenangan untuk membalikkan agregat. Hasil 1-0 sudah cukup membawa pertandingan ke babak tambahan, sedangkan kemenangan dengan margin dua gol akan memastikan mereka melangkah tanpa drama. Namun, pertandingan ini memiliki makna lebih besar bagi Gornik.
Klub Polandia tersebut sudah lebih dari tiga dekade tidak tampil di kompetisi Eropa. Penampilan terakhir mereka terjadi pada Intertoto Cup 1995. Sementara di Piala UEFA, Gornik terakhir kali bermain pada musim 1994-1995.
Karena itu, duel melawan Ferencvaros menjadi lebih dari sekadar pertandingan kualifikasi. Ini adalah kesempatan bagi Gornik untuk membuka kembali pintu sepak bola Eropa.
Gornik Punya Modal dari Leg Pertama
Kekalahan 0-1 di Budapest memang menempatkan Gornik dalam posisi sulit. Namun, penampilan mereka pada leg pertama sebenarnya memberikan alasan untuk tetap optimistis.
Gornik mampu menahan Ferencvaros agar tidak mencetak lebih banyak gol. Bahkan, secara statistik, tim asuhan Michal Gasparik menunjukkan keberanian untuk memberikan ancaman.
Ferencvaros memang melepaskan 15 tembakan berbanding 10 milik Gornik. Akan tetapi, Gornik justru mencatat 19 sentuhan di kotak penalti lawan, sedikit lebih banyak daripada Ferencvaros yang membukukan 18 sentuhan. Angka tersebut memperlihatkan satu hal penting: Gornik bukan datang ke pertandingan kedua sekadar untuk bertahan.
Mereka memiliki kemampuan untuk menciptakan masalah bagi pertahanan Ferencvaros. Persoalannya tinggal efektivitas penyelesaian akhir. Hal itu menjadi pekerjaan rumah terbesar Gasparik.
Apalagi Gornik sebelumnya juga mampu memberikan perlawanan ketat kepada Fenerbahce pada babak awal kualifikasi Liga Champions. Pengalaman tersebut bisa menjadi modal psikologis ketika mereka harus bermain dalam tekanan besar di hadapan pendukung sendiri.
Ferencvaros Lebih Berpengalaman
Di sisi lain, Ferencvaros datang ke Polandia dengan keunggulan agregat. Satu hasil imbang sudah cukup bagi wakil Hungaria tersebut untuk melangkah ke babak playoff.
Pengalaman menjadi senjata penting Ferencvaros. Mereka juga memiliki catatan tandang yang menunjukkan keberanian bermain terbuka. Pada musim ini, Ferencvaros sudah mencetak dua gol dalam tiga pertandingan tandang.
Mereka mengalahkan Vojvodina dan FC Twente dengan skor identik 2-1 dalam laga Eropa. Namun, mereka juga menunjukkan kerentanan ketika kalah 2-4 dari Paks. Masalah terbesar Ferencvaros justru berada di lini belakang.
Mereka belum mampu menjaga gawang tetap bersih dalam sejumlah pertandingan tandang. Jika kelemahan tersebut kembali muncul di Zabrze, Gornik memiliki peluang besar untuk mencetak gol yang dibutuhkan. Namun, Ferencvaros juga memiliki kemampuan untuk meredam tekanan.
Dari empat pertandingan kompetitif terakhir sebelum duel ini, mereka hanya meraih satu kemenangan. Ironisnya, satu-satunya kemenangan tersebut datang ketika mengalahkan Gornik 1-0 pada leg pertama. Artinya, performa Ferencvaros memang belum sepenuhnya meyakinkan.
Masalah Gornik Ada pada Konsistensi
Gornik juga tidak datang dengan performa yang stabil. Dalam enam pertandingan di semua kompetisi pada musim 2026-2027, mereka menelan tiga kekalahan. Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa Gornik masih kesulitan menjaga momentum ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Namun, dua kemenangan dalam periode tersebut menjadi sinyal bahwa mereka tetap memiliki kapasitas untuk bangkit. Kemenangan 3-1 atas Radomiak menjadi salah satu modal penting sebelum pertandingan kedua melawan Ferencvaros.
Kini, pertanyaannya bukan apakah Gornik mampu mencetak gol. Pertanyaannya adalah apakah mereka mampu mencetak gol lebih banyak daripada Ferencvaros.
Berita Tim Gornik Zabrze
Gornik diperkirakan hanya kehilangan Jaroslaw Kubicki. Gelandang tersebut masih menjalani pemulihan setelah mengalami patah lengan saat menghadapi Lech Poznan pada Piala Super Polandia pertengahan Juli.
Sondre Liseth menjadi perhatian tersendiri. Penyerang berusia 28 tahun itu sebelumnya menjadi salah satu pencetak gol penting Gornik ketika mereka finis sebagai runner-up kompetisi domestik. Namun, Liseth belum mencetak gol musim ini.
Sebaliknya, Peter Gonzalez menjadi salah satu pemain yang paling menonjol dalam serangan Gornik. Kehadirannya bisa menjadi pembeda, baik sejak menit awal maupun sebagai pemain pengganti.
Berita Tim Ferencvaros
Ferencvaros menghadapi persoalan lebih kompleks karena sejumlah pemain tidak dapat dimainkan akibat cedera maupun ketidaklayakan tampil.
Elton Acolatse menjadi salah satu absensi yang cukup terasa. Ia sebelumnya mencatat 16 kontribusi gol pada musim 2026-2027.
Zsombor Fruber juga menjadi nama yang menarik perhatian. Pemain tersebut mencatat 16 kontribusi gol musim lalu, tetapi belum tampil di kompetisi Eropa sejak pertengahan Juli.
Selain itu, Endre Botka, Gergo Szecsi, Habib Maiga, Franko Kovacevic, Bence Otvos, Barnabas Nagy, Isaac Pappoe, dan Adam Madarasz juga dipastikan tidak tersedia karena persoalan kelayakan bermain.
Perkiraan Susunan Pemain
Gornik Zabrze: Schulze; Sacek, Janicki, Josema, Janza; Sadilek, Dietz, Urbanski; Dimi, Prekop, Ismaheel.
Ferencvaros: Dibusz; Osvath, Raemaekers, Gomez, Cadu; Corbu, Kanichowsky, Levi; Zachariassen, Joseph, Yusuf.
Prediksi skor: Gornik Zabrze 1-1 Ferencvaros.
Gornik hampir pasti akan tampil agresif sejak menit pertama. Bermain di kandang dengan kebutuhan mencetak gol membuat mereka tidak memiliki banyak alasan untuk menunggu.
Tekanan awal bisa menjadi kunci. Jika Gornik mampu mencetak gol cepat, atmosfer Arena Zabrze dapat berubah menjadi faktor yang menyulitkan Ferencvaros. Sebaliknya, semakin lama skor tetap 0-0, tekanan justru akan berbalik kepada tuan rumah.
Ferencvaros hanya perlu bertahan secara disiplin dan memanfaatkan ruang yang ditinggalkan Gornik ketika mengejar gol.
Dengan pengalaman mereka di kompetisi Eropa, Ferencvaros diperkirakan mampu melewati periode tekanan tersebut. Hasil tersebut membuat Ferencvaros lolos dengan keunggulan agregat 2-1.
Gornik diprediksi mampu mencetak gol di kandang sendiri, tetapi perjuangan mereka untuk kembali ke panggung utama Eropa kemungkinan harus tertunda. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi