Nottingham Forest vs Bayer Leverkusen: Adu Tajam Jelang Musim Baru, Siapa Lebih Siap?

Niklaas Andries • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:21 WIB
UJIAN BERAT: Nottingham Forest akan hadapi Bayer Leverkusen di laga pramusim (Nottingham Forest)
UJIAN BERAT: Nottingham Forest akan hadapi Bayer Leverkusen di laga pramusim (Nottingham Forest)

RADARBANYUWANGI.ID – Nottingham Forest mendapat kesempatan menguji kesiapan terakhir sebelum memasuki musim baru Premier League. Lawan yang datang bukan sembarang tim. Bayer Leverkusen akan menjadi batu uji serius dalam laga uji coba pramusim, Rabu malam.

Bagi Forest, pertandingan ini bukan sekadar laga pemanasan. Tiga kekalahan beruntun membuat tim asuhan Oliver Glasner membutuhkan respons cepat sebelum membuka kampanye Premier League 2026–2027 melawan Leeds United pada 22 Agustus.

Sebaliknya, Leverkusen datang dengan modal yang jauh lebih meyakinkan. Lima pertandingan pramusim mereka lalui dengan kemenangan beruntun.

Perbedaan momentum tersebut membuat duel di antara kedua tim menarik untuk dicermati. Forest sedang mencari kembali kepercayaan diri, sedangkan Leverkusen ingin mempertahankan ritme positif sebelum memulai musim kompetitif.

Forest Butuh Respons

Forest sebenarnya mengawali pramusim dengan cukup baik. Mereka meraih tiga kemenangan dalam empat pertandingan pertama. Namun, tren itu kemudian berubah drastis.

Kekalahan 1-4 dari Sporting Lisbon menjadi awal dari rangkaian hasil negatif. Forest kemudian tumbang 0-1 dari Udinese dan Barcelona dalam pertandingan yang masing-masing hanya berlangsung 45 menit pada Sabtu malam.

Artinya, pekerjaan rumah Glasner bukan hanya menyangkut hasil akhir. Lini belakang Forest perlu kembali solid, sementara efektivitas di depan gawang juga harus segera ditemukan.

Dua pertandingan uji coba setelah melawan Leverkusen, yakni menghadapi Brest, menjadi kesempatan terakhir Forest untuk menyempurnakan detail permainan sebelum bertemu Leeds.

Musim panas Forest juga diwarnai aktivitas transfer yang relatif hati-hati. Sejauh ini mereka baru mendatangkan Xaver Schlager dan Gustavo Sa.

Di sisi lain, tujuh pemain telah meninggalkan klub. Salah satu kepergian terbesar adalah Elliot Anderson yang bergabung dengan Manchester City dengan nilai transfer besar.

Situasi itu membuat Glasner masih memiliki pekerjaan untuk menyatukan komposisi skuad. Pramusim menjadi periode penting untuk memastikan pemain lama dan rekrutan baru memiliki pemahaman yang sama.

Leverkusen Lebih Percaya Diri

Leverkusen memiliki cerita berbeda. Tim asal Jerman tersebut melewati lima pertandingan pramusim tanpa cela. Baumberg, Offenbach, Genk, Rot-Weiss Essen, hingga Sevilla berhasil mereka kalahkan.

Bukan hanya menang, Leverkusen juga memperlihatkan produktivitas tinggi. Mereka mencetak 19 gol dalam lima pertandingan tersebut.

Catatan itu menjadi sinyal bahwa Forest akan menghadapi tim yang sedang berada dalam kondisi menyerang yang sangat baik.

Setelah menghadapi Forest, Leverkusen masih dijadwalkan bertemu Newcastle United pada 15 Agustus. Setelah itu, mereka memasuki pertandingan resmi melawan Wehen di DFB Pokal pada 22 Agustus.

Menariknya, Leverkusen juga mengalami perubahan cukup besar dalam komposisi skuad. Enam pemain baru telah direkrut pada musim panas ini.

Afonso Moreira menjadi salah satu rekrutan yang paling menarik perhatian berdasarkan nilai transfernya. Sebaliknya, Leverkusen juga kehilangan 10 pemain tim utama, termasuk Piero Hincapie, Kerim Alajbegovic, dan Alejandro Grimaldo.

Artinya, hasil pramusim sempurna Leverkusen tidak serta-merta menjamin mereka sudah sepenuhnya matang. Namun, kesinambungan hasil memberikan indikasi bahwa proses adaptasi berjalan cukup baik.

Perbandingan Performa Pramusim

Nottingham Forest:

Menang 2-0 atas Notts County

Menang 3-0 atas Blackburn Rovers

Imbang 0-0 melawan Vitoria de Guimaraes

Imbang 0-0 melawan Portimonense

Kalah 1-4 dari Sporting Lisbon

Kalah 0-1 dari Barcelona

Bayer Leverkusen:

Menang 7-0 atas SF Baumberg

Menang 3-1 atas Kickers Offenbach

Menang 4-0 atas Genk

Menang 3-0 atas Rot-Weiss Essen

Menang 2-1 atas Sevilla

Jika melihat angka semata, Leverkusen jelas lebih meyakinkan. Namun, pertandingan melawan Forest memiliki konteks berbeda karena level lawan lebih tinggi dan kedua pelatih mulai memikirkan komposisi terbaik untuk musim kompetitif.

Berita Tim: Wood Jadi Tumpuan Forest

Glasner diperkirakan mulai menurunkan komposisi yang mendekati tim utamanya. Chris Wood kemungkinan menjadi ujung tombak Forest. Dan Ndoye serta Gustavo Sa diproyeksikan mengisi sektor sayap. Sementara itu, Morgan Gibbs-White kemungkinan kembali memainkan peran penting sebagai pemain nomor 10.

Kombinasi tersebut memberikan Forest variasi dalam membangun serangan. Wood bisa menjadi sasaran umpan langsung, sedangkan Gibbs-White memiliki kemampuan untuk menghubungkan lini tengah dengan lini depan. Leverkusen memiliki beberapa masalah cedera. Kennet Eichhorn, Eliesse Ben Seghir, Nathan Tella, dan Montrell Culbreath dipastikan tidak tersedia.

Christian Kofane diperkirakan menjadi pilihan di lini depan. Afonso Moreira juga berpeluang langsung tampil sejak menit awal. Jarell Quansah berpotensi masuk skuad setelah bergabung dengan tim usai menjalani Piala Dunia 2026 bersama Timnas Inggris.

Prediksi Susunan Pemain

Nottingham Forest (4-2-3-1): Sels; Aina, Milenkovic, Murillo, N Williams; Sangare, McAtee; Ndoye, Gibbs-White, Sa; Wood.

Bayer Leverkusen (4-3-1-2): Flekken; Arthur, Bade, Tapsoba, Gutierrez; Andrich, Palacios, A Garcia; Tillman; Moreira, Kofane.

Prediksi skor: Nottingham Forest 2-2 Bayer Leverkusen.

Di atas kertas, Leverkusen memiliki modal lebih kuat. Lima kemenangan beruntun menunjukkan konsistensi, terutama dalam produktivitas.

Namun, Forest punya keuntungan berupa kebutuhan mendesak untuk menemukan momentum. Bermain di hadapan pendukung sendiri juga dapat menjadi faktor yang mendorong mereka tampil lebih agresif. Kunci pertandingan kemungkinan berada pada duel lini tengah.

Jika Forest mampu membatasi suplai bola menuju pemain kreatif Leverkusen, mereka memiliki peluang memaksa pertandingan berjalan lebih seimbang. Sebaliknya, jika Leverkusen mampu menguasai area tengah dan memindahkan bola dengan cepat ke ruang di belakang bek sayap Forest, pertahanan tuan rumah berpotensi kembali kerepotan.

Gibbs-White juga akan menjadi figur penting. Kemampuannya menemukan ruang di antara lini tengah dan pertahanan Leverkusen dapat menjadi senjata Forest untuk mengimbangi kualitas teknis lawan.

Sementara itu, Leverkusen punya alasan untuk percaya diri. Produktivitas 19 gol dari lima laga pramusim menunjukkan mereka tidak kesulitan menciptakan peluang.

Karena kedua tim sama-sama memiliki sejumlah pemain ofensif berkualitas, pertandingan ini berpotensi berlangsung terbuka.

Hasil imbang cukup masuk akal. Forest memiliki kebutuhan untuk memperbaiki tren negatif, sementara Leverkusen datang dengan kepercayaan diri tinggi. Duel ini diprediksi menghadirkan pertarungan terbuka dengan peluang terciptanya banyak gol. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
premier league 2026-2027 pramusim 2026 nottingham forest vs bayer levekusen prediksi skor nottingham forest vs bayer leverkusen bayer leverkusen