RADARBANYUWANGI.ID – Dua tim yang sama-sama belum merasakan manisnya kemenangan di awal musim akan saling beradu kekuatan di kandang Rangers, Minggu nanti. Rangers akan menjamu Hibernian dalam laga pekan kedua Liga Utama Skotlandia, pertemuan yang dipastikan berlangsung panas dan penuh perjuangan demi mengubah nasib yang belum cerah sejak awal musim ini.
Tuan rumah harus puas berbagi satu poin pada laga pembuka setelah bermain imbang 1-1 melawan Dundee United. Sementara itu, lawan yang datang berkunjung, Hibernian, pulang dengan tangan hampa setelah dikalahkan 1-2 oleh Motherwell pada penampilan perdana mereka di kompetisi liga.
Jejak Perjalanan yang Belum Memuaskan
Musim 2025-2026 lalu menjadi catatan kelam bagi Rangers. Mereka hanya mampu menempati posisi ketiga klasemen, tertinggal jauh sebanyak sepuluh poin dari Celtic yang kembali mengangkat trofi juara untuk ke-56 kalinya, hanya selisih satu gelar lebih banyak dari koleksi trofi Rangers yang mencapai 55 kali juara.
Perubahan besar terjadi setelah musim usai. Pelatih Danny Rohl memutuskan untuk pergi dan bergabung dengan Red Bull Salzburg. Sebagai pengganti, manajemen Rangers menunjuk Derek McInnes yang sebelumnya melatih Hearts.
Ingatan masih segar bagaimana McInnes hampir saja membawa gelar juara, namun terpaksa menelan kepahitan setelah gelar juara direbut Celtic tepat di hari penutup musim lalu.
Bersama pemain andalan yang dibawa dari mantan timnya, yaitu Lawrence Shankland dan Cameron Devlin, awal persiapan musim terlihat menjanjikan. Mereka berhasil mengalahkan Saint-Étienne 2-1 dan menahan imbang West Ham United tanpa gol.
Namun, harapan itu perlahan memudar saat memasuki laga resmi. Selain kesulitan meraih kemenangan di awal liga, Rangers juga menderita kekalahan menyakitkan 1-2 dari Jagiellonia Bialystok pada babak pertama kualifikasi ketiga Liga Eropa.
Kini sebelum berjuang membalikkan keadaan di laga ulang nanti, fokus utama McInnes adalah meraih kemenangan pertama di kandang sendiri, tak mudah mengingat pada pertemuan terakhir di sini, justru Hibernian yang pulang membawa kemenangan 2-1.
Sementara itu, Hibernian menjalani awal musim naik turun. Dari empat laga awal di semua ajang, mereka mencatat dua kemenangan dan dua kekalahan. Di bawah arahan David Gray yang membawa tim menempati posisi kelima musim lalu dan meloloskan diri ke Liga Konferensi Eropa, tim ini sempat terpuruk setelah kalah 0-2 dari Malisheva.
Namun semangat juang mereka luar biasa! Bangkit dengan gemilang, mereka menang telak 4-1 di laga ulang dan lolos dengan keunggulan agregat 4-3. Sayangnya kebangkitan itu terhenti sebentar saat kalah dari Motherwell akibat gol penentu yang tercipta di menit ke-85.
Namun kembali mereka bangkit dan menaklukkan Shkendija 2-1. Kini tekad mereka bulat: ingin mencetak kemenangan beruntun pertama sekaligus meraih poin perdana di Liga Utama Skotlandia.
Kabar Tim dan Susunan Pemain
Pelatih McInnes tak bisa menurunkan Connor Barron dan Jose Cifuentes yang masih terhambat cedera lutut. Sementara itu, Ben Godfrey masih diragukan kebugarannya setelah terluka pada laga pembuka.
Menyusul hasil yang kurang memuaskan kemarin, kemungkinan besar akan ada pergantian pemain. Nama seperti Nicolas Raskin, Findlay Curtis, Devlin hingga Shankland diprediksi akan mulai menjadi andalan di lapangan.
Dari kubu Hibernian, tiga pemain masih absen karena cedera: Nicky Cadden dan Jamie McGrath yang mengalami gangguan betis, serta Rocky Bushiri yang bermasalah pada tendon tumit.
Kabar baik datang dari Owen Elding yang tampil tajam dengan dua gol dalam tiga laga terakhir. Ia dipastikan akan kembali menjadi ujung tombak serangan bersama Nathan Lowe dan Martin Boyle.
Susunan Pemain Rangers: Pandur; Sterling, McCrorie, Fernandez, Rommens; Devlin, Raskin; Curtis, Aasgaard, Diomande; Shankland
Susunan Pemain Hibernian: Sallinger; O'Hora, Kerr, Obita; Passlack, Mulligan, Chaiwa, Mayor; Elding, Lowe, Boyle
Prediksi Skor: Rangers 1-1 Hibernian
Kedua tim sama-sama haus kemenangan dan akan berjuang habis-habisan sejak peluit awal berbunyi. Pertahanan harus tetap waspada sementara barisan serangan akan terus mencari celah untuk mencetak gol pembuka.
Namun melihat catatan penampilan yang belum stabil, semangat bangkit yang seimbang serta kekuatan yang nyaris seimbang pula, sulit menentukan satu pihak yang mutlak lebih unggul.
Pertarungan keras dan seimbang akan berlangsung hingga akhir, namun akhirnya kedua tim harus berbagi poin dan pulang dengan hasil yang sama kuat. Keduanya masih punya waktu untuk memperbaiki penampilan demi meraih hasil maksimal di laga berikutnya. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi