RADARBANYUWANGI.ID - Musim 2026-2027 baru saja dimulai, tetapi tensi tinggi sudah langsung tersaji. Queens Park Rangers (QPR) akan menjamu rival sekota, Millwall, pada putaran pertama Piala Liga Inggris (EFL Cup), Sabtu (8/8) malam.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiket ke babak berikutnya. Bagi kedua klub, pertandingan menjadi tolok ukur kesiapan menghadapi musim panjang Championship yang diprediksi berlangsung semakin kompetitif.
QPR datang dengan misi bangkit setelah menjalani musim lalu yang penuh inkonsistensi. Sementara itu, Millwall masih membawa luka akibat gagal promosi ke Premier League meski sempat tampil impresif sepanjang musim.
QPR Memulai Era Baru dengan Optimisme Tinggi
Tekanan sempat menghantui pelatih Julien Stephan pada akhir musim 2025-2026. Enam pertandingan tanpa kemenangan, termasuk empat kekalahan beruntun, membuat posisinya berada di ujung tanduk.
Namun, manajemen memilih mempertahankan pelatih asal Prancis tersebut. Keputusan itu didasarkan pada keberhasilannya membawa QPR finis di posisi yang sama seperti musim sebelumnya, pencapaian terbaik klub dalam empat musim terakhir.
Kini target QPR meningkat. Mereka tidak lagi sekadar bertahan di Championship, tetapi membidik persaingan menuju zona playoff yang kini memiliki format lebih luas.
Sinyal positif terlihat sepanjang pramusim. The Hoops tidak terkalahkan dalam enam pertandingan uji coba.
Kemenangan 3-2 atas Fiorentina menjadi hasil paling mencolok. Tidak hanya itu, QPR juga menunjukkan ketajaman lini depan lewat kemenangan telak 7-0 atas Bromley.
Aktivitas transfer juga memperlihatkan ambisi klub London Barat tersebut. Lima pemain baru telah didatangkan, termasuk mantan bek sayap Brighton & Hove Albion, Tariq Lamptey, serta gelandang berpengalaman Glen Kamara yang sebelumnya memperkuat Rangers.
Masuknya pemain-pemain dengan karakter berbeda diyakini membuat QPR lebih seimbang, terutama di lini pertahanan dan sektor tengah yang musim lalu kerap menjadi titik lemah.
Millwall Berusaha Bangkit dari Kegagalan Promosi
Di kubu tamu, Millwall masih menyimpan kekecewaan besar. The Lions menutup musim lalu di peringkat ketiga Championship, tetapi mimpi promosi kandas setelah tersingkir pada semifinal playoff.
Pelatih Alex Neil tentu melihat banyak sisi positif dari pencapaian tersebut. Namun, memasuki musim baru, Millwall praktis memulai proyek baru.
Tujuh pemain anyar telah bergabung meski klub belum memanfaatkan pasar pemain pinjaman yang selama ini menjadi salah satu kekuatan mereka.
Rekrutan termahal adalah playmaker Mechelen, Mathis Servais, yang diboyong dengan nilai transfer sekitar 5,1 juta poundsterling. Selain itu, mantan pemain Timnas Prancis U-19, Tairyk Arconte, diharapkan mampu meningkatkan kreativitas sekaligus produktivitas lini serang.
Meski demikian, performa pramusim Millwall belum sepenuhnya meyakinkan. Mereka memang menutup rangkaian uji coba dengan kemenangan 1-0 atas Antwerp, tetapi sebelumnya gagal mengalahkan Gillingham, Stevenage, dan Bromley.
Inkonsistensi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan sebelum kompetisi resmi dimulai.
Performa Pramusim
Queens Park Rangers: Imbang-Menang-Menang-Menang-Menang-Menang-
Millwall: Kalah-Menang-Kalah-Kalah-Imbang-Menang
Kabar Tim QPR vs Millwall
Julien Stephan diperkirakan akan menurunkan komposisi terbaiknya setelah melakukan rotasi dalam dua laga uji coba menghadapi Bromley dan AFC Wimbledon dalam rentang 24 jam pekan lalu.
Koki Saito yang hanya bermain selama 33 menit saat menghadapi AFC Wimbledon sengaja dibatasi menit bermainnya dan kini siap tampil sejak awal.
Rumarn Burrell berpeluang memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Dua pemain anyar, Pierce Charles dan Boy Kemper, berpotensi langsung dipercaya menjadi starter. Sementara Glen Kamara kemungkinan belum dimainkan sejak awal karena baru resmi bergabung pada awal pekan ini.
Di kubu Millwall, Alex Neil diprediksi memberikan kesempatan debut kepada Jenson Metcalfe dan Kyrell Lisbie.
Sementara itu, Josh Coburn yang mencetak 10 gol musim lalu masih difavoritkan menjadi ujung tombak utama meski mendapat persaingan ketat dari Tairyk Arconte.
Prediksi Susunan Pemain
Queens Park Rangers (3-4-2-1): Charles; Mbengue, Dunne, Clarke-Salter; Kemper, Varane, Morgan, Saito; Chair, Smyth; Kone.
Millwall (4-3-3): Crocombe; Leonard, Crama, Cooper, Taylor; Sturge, De Norre, Metcalfe; Neghli, Coburn, Lisbie.
Prediksi: Queens Park Rangers 2-1 Millwall.
Secara matematis, Millwall memiliki pencapaian yang lebih baik dibanding QPR musim lalu. Namun, statistik musim sebelumnya belum tentu menjadi jaminan dalam laga pembuka.
QPR menunjukkan perkembangan signifikan selama pramusim, baik dari sisi organisasi permainan maupun efektivitas menyerang. Tambahan pemain berpengalaman seperti Lamptey dan Kamara juga meningkatkan kualitas skuad secara keseluruhan.
Sebaliknya, Millwall masih membutuhkan waktu agar para pemain baru dapat beradaptasi dengan sistem permainan Alex Neil.
Faktor bermain di kandang serta momentum positif selama pramusim membuat QPR memiliki peluang sedikit lebih besar untuk memenangkan derby London ini.
Derby London diperkirakan berlangsung ketat dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Namun, kestabilan performa dan peningkatan kualitas skuad membuat Queens Park Rangers sedikit lebih diunggulkan. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi