RADARBANYUWANGI.ID - Bursa transfer musim panas Eropa kembali menghadirkan manuver menarik. Di tengah semakin dekatnya kepindahan wonderkid Maroko Ayyoub Bouaddi ke Manchester City, LOSC Lille bergerak cepat menyusun regenerasi lini tengah.
Klub Ligue 1 Prancis itu dikabarkan membidik gelandang muda Real Madrid Castilla, Jorge Cestero, sebagai sosok yang dinilai mampu melanjutkan peran strategis Bouaddi sekaligus menjaga daya saing Lille menjelang kembali tampil di Liga Champions.
LOSC Lille memasuki era baru setelah menunjuk Davide Ancelotti sebagai pelatih kepala. Putra Carlo Ancelotti tersebut mewarisi skuad yang sedang mengalami transformasi besar setelah sejumlah pemain senior meninggalkan klub.
Beberapa nama berpengalaman seperti Chancel Mbemba, Aïssa Mandi, dan Thomas Meunier telah hengkang. Selain itu, gelandang muda Ugo Raghouber juga memilih melanjutkan karier di klub lain.
Perubahan tersebut memaksa Presiden Lille Olivier Létang mempercepat pembangunan skuad baru agar tetap kompetitif di Ligue 1 sekaligus mampu bersaing pada Liga Champions musim 2026-2027.
Di sisi perekrutan, Lille telah mendatangkan Basar Onal, Loun Srdanovic, serta Tanguy Kouassi. Namun, aktivitas transfer dipastikan belum berhenti karena sektor gelandang menjadi prioritas utama menyusul hampir pastinya kepergian Ayyoub Bouaddi.
Manchester City Selangkah Lagi Dapatkan Wonderkid Maroko
Nama Ayyoub Bouaddi menjadi salah satu komoditas terpanas pada bursa transfer musim panas tahun ini. Gelandang berusia 18 tahun tersebut mengalami lonjakan nilai pasar setelah tampil impresif bersama Tim Nasional Maroko pada Piala Dunia 2026.
Penampilan konsisten Bouaddi membuat Manchester City bergerak cepat mengamankan jasanya. Negosiasi dengan Lille dikabarkan sudah memasuki tahap akhir dan kedua klub hampir mencapai kesepakatan penuh.
Meski demikian, masih terdapat satu poin penting yang menjadi pembahasan. Lille berharap Bouaddi tetap dipinjamkan selama satu musim agar bisa membantu tim menghadapi Liga Champions. Sebaliknya, Manchester City ingin langsung memasukkan pemain muda tersebut ke dalam skuad utama Pep Guardiola sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub.
Presiden Lille Olivier Létang bahkan sebelumnya pernah menyatakan bahwa nilai transfer Bouaddi berpotensi menembus angka lebih dari 100 juta euro. Pernyataan tersebut kini tampak semakin realistis seiring tingginya minat klub-klub elite Eropa terhadap gelandang muda tersebut.
Jorge Cestero, Permata La Fabrica yang Mulai Bersinar
Mengantisipasi kepergian Bouaddi, Lille disebut telah mengalihkan perhatian kepada salah satu talenta terbaik akademi Real Madrid, La Fabrica. Menurut laporan media Spanyol Marca, pemain yang menjadi target adalah Jorge Cestero.
Gelandang bertahan berusia 20 tahun itu saat ini memperkuat Real Madrid Castilla dan dinilai sebagai salah satu prospek terbaik yang dimiliki Los Blancos.
Cestero bergabung dengan akademi Real Madrid sejak 2019. Dalam beberapa musim terakhir, perkembangannya berlangsung sangat pesat berkat kemampuan membaca permainan, distribusi bola yang akurat, serta kecerdasannya mengatur tempo pertandingan dari lini kedua.
Mantan pelatih Castilla, Álvaro Arbeloa, bahkan pernah menyebut Cestero sebagai "gelandang nomor enam terbaik di Spanyol". Pernyataan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan internal Real Madrid terhadap kualitas pemain kelahiran Zaragoza tersebut.
Bukan Sekadar Gelandang Bertahan
Keunggulan Jorge Cestero tidak hanya terletak pada kemampuan bertahan. Ia memiliki karakter gelandang modern yang mampu memutus serangan lawan, membawa bola melewati tekanan lawan, membuka ruang melalui umpan vertikal, mengatur ritme permainan, dan membangun serangan dari lini belakang.
Karakter tersebut membuatnya dinilai memiliki kemiripan dengan profil Ayyoub Bouaddi, meski keduanya berkembang melalui jalur yang berbeda.
Bagi Lille, merekrut pemain muda dengan potensi besar merupakan bagian dari filosofi klub dalam beberapa tahun terakhir. Klub asal Prancis itu dikenal sukses mengembangkan pemain muda sebelum menjualnya dengan nilai transfer tinggi.
Real Madrid Belum Ingin Kehilangan Talenta Besarnya
Meski diminati Lille, Real Madrid belum sepenuhnya siap melepas Jorge Cestero. Pemain yang masih terikat kontrak hingga 2028 tersebut terus dipantau perkembangannya sebagai kandidat penghuni tim utama.
Ia beberapa kali mengikuti sesi latihan bersama skuad senior dan sempat memperoleh pengalaman tampil pada ajang Liga Champions ketika masih berada di bawah arahan Álvaro Arbeloa.
Manajemen Real Madrid melihat Cestero sebagai aset jangka panjang yang berpotensi menjadi bagian penting regenerasi lini tengah Los Blancos. Karena itu, apabila negosiasi dengan Lille benar-benar berlangsung, skema peminjaman dinilai menjadi solusi yang paling realistis.
Opsi tersebut memberikan keuntungan bagi kedua klub. Lille memperoleh pengganti Bouaddi tanpa mengeluarkan biaya transfer besar, sementara Real Madrid memastikan salah satu prospek terbaiknya mendapatkan menit bermain reguler di level kompetitif.
Strategi Lille Tetap Konsisten Bangun Masa Depan
Langkah Lille membidik Jorge Cestero memperlihatkan konsistensi strategi klub dalam membangun tim berbasis talenta muda.
Dalam beberapa musim terakhir, Lille berhasil mencetak keuntungan besar melalui pengembangan pemain seperti Victor Osimhen, Rafael Leão, Sven Botman, hingga Leny Yoro. Kini, Ayyoub Bouaddi berpotensi menjadi proyek sukses berikutnya dengan nilai transfer fantastis.
Jika transfer Bouaddi ke Manchester City benar-benar terealisasi, perekrutan Jorge Cestero akan menjadi langkah logis. Selain memiliki karakter permainan yang serupa, gelandang muda Real Madrid itu juga dinilai mempunyai ruang perkembangan yang sangat besar.
Bagi Davide Ancelotti, keberhasilan mendatangkan Cestero dapat menjadi fondasi penting untuk membangun lini tengah Lille yang tetap kompetitif di Ligue 1 maupun Liga Champions dalam beberapa musim mendatang. (*)
Editor : Niklaas AndriesSumber : Radar Banyuwangi