RADARBANYUWANGI.ID - Ambisi Manchester United memperkuat sektor bek kiri pada bursa transfer musim panas 2026 menghadapi hambatan besar. Target utama mereka, Lewis Hall, dipastikan belum akan dilepas Newcastle United meski sang pemain dikabarkan tertarik hijrah ke Old Trafford.
Keputusan Newcastle tersebut menjadi pukulan telak bagi manajemen Setan Merah yang sejak beberapa pekan terakhir menjadikan Hall sebagai prioritas untuk memperdalam persaingan di posisi bek kiri bersama Luke Shaw.
Laporan terbaru menyebutkan Newcastle telah memberi sinyal tegas kepada Manchester United bahwa bek berusia 21 tahun itu tidak masuk daftar pemain yang akan dijual pada jendela transfer musim panas ini.
Meski demikian, sumber yang sama mengungkapkan bahwa pihak perwakilan Hall telah menyampaikan kepada Newcastle mengenai ketertarikan sang pemain untuk bergabung dengan Manchester United sebelum bursa transfer ditutup.
Namun, keinginan pemain ternyata belum cukup untuk mengubah pendirian klub asal Tyneside tersebut.
Newcastle Anggap Lewis Hall Pilar Masa Depan
Di internal Newcastle, Lewis Hall masih diproyeksikan sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang klub.
Situasi klub memang sedang mengalami masa transisi setelah berakhirnya era kepelatihan Eddie Howe. Di tengah proses restrukturisasi tersebut, Newcastle tidak ingin kehilangan salah satu aset muda terbaiknya. Hingga saat ini, belum ada negosiasi resmi antara kedua klub terkait kemungkinan transfer Hall.
Keputusan Newcastle mempertahankan pemain jebolan akademi Chelsea itu menunjukkan bahwa mereka lebih mengutamakan stabilitas skuad dibanding keuntungan finansial dalam waktu dekat.
Hall bergabung secara permanen dari Chelsea pada musim panas 2024 dan sejak itu berkembang menjadi salah satu bek kiri muda paling menjanjikan di Liga Inggris.
Selama memperkuat Newcastle, ia telah tampil dalam 102 pertandingan di semua kompetisi dengan kontribusi tiga gol serta tujuh assist.
Pada musim 2025-2026, Hall kembali menjadi pilihan utama. Ia mencatatkan 46 penampilan, menyumbangkan satu gol dan dua assist, meski secara mengejutkan gagal masuk skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026.
Manchester United Belum Kehabisan Harapan
Meski Newcastle bersikukuh mempertahankan Hall, peluang transfer belum sepenuhnya tertutup. Dalam beberapa musim terakhir, Newcastle pernah mengambil sikap serupa terhadap sejumlah pemain bintangnya sebelum akhirnya melepas mereka setelah menerima tawaran yang dianggap sesuai.
Alexander Isak dan Sandro Tonali menjadi contoh bagaimana Newcastle awalnya menolak berbagai pendekatan sebelum akhirnya membuka pintu negosiasi. Kini, gelandang Brasil Bruno Guimaraes juga dikabarkan semakin dekat menuju Arsenal.
Sumber yang sama menyebut Newcastle kemungkinan baru akan mempertimbangkan penjualan Hall apabila menerima tawaran di kisaran 60 juta pound sterling.
Nilai tersebut dinilai terlalu tinggi bagi Manchester United, terlebih klub masih berupaya menjaga keseimbangan anggaran transfer setelah mendatangkan sejumlah pemain pada musim panas ini.
Setan Merah Siapkan Opsi Cadangan
Jika negosiasi untuk Hall benar-benar menemui jalan buntu, Manchester United telah menyiapkan beberapa alternatif.
Nama Myles Lewis-Skelly dari Arsenal masuk dalam radar karena dianggap memiliki potensi besar sekaligus nilai transfer yang lebih realistis.
Selain itu, Manchester United juga terus memantau perkembangan bek muda Jorge Salinas yang tampil impresif bersama Racing de Santander.
Kedua pemain tersebut dinilai lebih terjangkau dibanding Hall dan tetap sesuai dengan strategi klub yang ingin membangun skuad berisi pemain muda berbakat untuk jangka panjang.
Dengan waktu bursa transfer yang terus berjalan, Manchester United kini dihadapkan pada pilihan sulit: mengajukan tawaran besar demi meyakinkan Newcastle atau segera mengalihkan fokus kepada target lain agar kebutuhan di sektor bek kiri dapat segera terpenuhi sebelum kompetisi dimulai. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi