RADARBANYUWANGI.ID– Lech Poznan akan menguji ketangguhan KI Klaksvik dari Kepulauan Faroe pada laga leg pertama babak kualifikasi ketiga Liga Europa, Kamis malam nanti. Pemenang dari pertemuan ini berhak melaju ke babak penyisihan, yang nantinya akan berhadapan dengan pemenang duel antara Thun melawan Vikingur Reykjavik.
Setelah meraih gelar juara Liga Polandia untuk kedua kalinya secara beruntun, Lech Poznan sejatinya menaruh harapan besar untuk memecah kebuntuan tampil di fase gengsi Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Namun, peluang itu pupus begitu saja. Pelatih Niels Frederiksen terpaksa menelan pahitnya saat pasukannya kehilangan keunggulan 4-1 yang diraih di laga tandang lawan Aarhus, hingga akhirnya kalah dengan skor sama di kandang dan tersingkir lewat adu penalti.
Kekalahan itu terasa sangat di luar dugaan. Sebelumnya, dalam lima pertandingan yang meliputi laga persahabatan, Lech Poznan hanya kebobolan tiga kali. Kini, Frederiksen dan anak asuhnya harus bangkit kembali dan memusatkan perhatian penuh untuk memastikan tiket lolos ke ajang Liga Europa.
Terakhir kali Lech Poznan tampil di kompetisi Eropa tingkat di atas Liga Konferensi terjadi pada musim 2020-2021. Meski begitu, mereka berhasil melangkah hingga perempat final Liga Konferensi pada musim lalu. Memasuki kompetisi baru Liga Utama Polandia, Lech Poznan mengoleksi empat poin dari dua laga yang masing-masing berhadapan dengan Cracovia dan Wieczysta Krakow.
Sementara itu, KI Klaksvik juga bernasib sama di babak kualifikasi kedua Liga Champions. Pasukan ini harus mengakui keunggulan Kauno Zalgiris dari Lituania dengan agregat skor 0-1. Meski dikenal sebagai tim yang bukan unggulan, hasil ini dianggap sebagai peluang yang terbuang untuk menjamin tampil di pentas utama Eropa untuk kedua kalinya sepanjang sejarah mereka.
Pada musim 2023-2024, KI Klaksvik sukses menembus fase grup Liga Konferensi dan mencatat perolehan empat poin dari laga melawan Lille serta Olimpija Ljubljana. Di ajang domestik, KI Klaksvik kini menduduki peringkat pertama klasemen sementara lewat selisih gol setelah menjalani 17 pertandingan.
Kehebatan pasukan asuhan Magnus Powell terlihat dari catatan yang hanya kalah satu kali dan sekadar kebobolan 12 gol. Bahkan, dalam tujuh laga di semua ajang, mereka tak pernah kebobolan lebih dari satu gol dalam satu pertandingan.
Analisis Performa
Performa Lech Poznan di semua ajang: Menang – Menang – Seri – Kalah – Menang
Performa KI Klaksvik di semua ajang: Seri – Menang – Menang – Seri – Kalah – Menang
Berita Tim dan Susunan Pemain
Kabar buruk datang dari skuad Lech Poznan setelah Filip Jagietto mengalami cedera lebih awal pada laga liga akhir pekan lalu. Posisi di lini tengah kemungkinan akan diisi oleh Radoslaw Murawski atau Pablo Rodriguez. Pelatih Niels Frederiksen masih bimbang antara bertahan dengan formasi 4-4-2 atau kembali ke pola 4-2-3-1. Ada kemungkinan kedua pemain tersebut akan diturunkan bersamaan di jantung permainan.
Pemain anyar asal Iran, Allahyar Sayyadmanesh, yang baru saja mencetak gol perdananya bersama tim, diprediksi akan mulai beraksi di lini serang.
Di kubu KI Klaksvik, gelandang Hallur Hansson terpaksa menjalani hukuman satu laga akibat kartu kuning ketiga yang didapat saat berhadapan dengan Kauno Zalgiris.
Hampus Nasstrom atau Rene Joensen siap mengisi kekosongan tersebut. Di sisi lain, penyerang senior Pall Klettskard tampil tajam dengan mencetak gol dalam tiga dari lima laga terakhirnya di semua ajang.
Prakiaan Susunan Pemain
Lech Poznan: Lis; Pereira, Skrzypczak, Monka, Moutinho; Walemark, Kozubal, Murawski, Palma; Agnero, Sayyadmanesh
KI Klaksvik: Jensen; Pavlovic, Tellechea, Sorensen; Danielsen, Nasstrom, Sinyan, Jean Carlos; Brattbakk, Klettskard, Ali
Prediksi Skor: Lech Poznan 3-1 KI Klaksvik
Kini menjadi pertanyaan besar bagaimana reaksi Lech Poznan saat kembali berlaga di kandang pasca kekecewaan berat di Liga Champions pekan lalu.
Namun, secara kualitas dan mentalitas, tim tuan rumah tetap menjadi andalan untuk bangkit lewat kemenangan yang bisa mengembalikan kepercayaan diri sekaligus melangkah dekat menuju tiket lolos. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi