Chiesa Tolak Atletico Madrid, Bertahan Liverpool

Niklaas Andries • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 09:21 WIB
BERTAHAN: Federico tolak tawaran Atletico Madrid dan bertahan di Liverpool (Liverpool FC)
BERTAHAN: Federico tolak tawaran Atletico Madrid dan bertahan di Liverpool (Liverpool FC)

RADARBANYUWANGI.ID – Federico Chiesa masih menjadi salah satu nama yang ramai diperbincangkan pada bursa transfer musim panas 2026. Kendati sejumlah klub besar Eropa berupaya memboyongnya, winger tim nasional Italia itu belum bergeming dari keputusannya untuk bertahan di Liverpool.

Salah satu peminat paling serius datang dari Atletico Madrid. Klub asuhan Diego Simeone itu dilaporkan sempat mencoba membuka peluang merekrut Chiesa. Namun, pemain berusia 28 tahun tersebut tetap memprioritaskan masa depannya di Anfield.

Keputusan itu menunjukkan tekad besar Chiesa untuk membalikkan keadaan setelah dua musim yang belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan bersama The Reds.

Atletico Madrid Gagal Menggoda Chiesa

Menurut sejumlah laporan dari Prancis, Atletico Madrid memasukkan Federico Chiesa ke dalam daftar incaran mereka pada jendela transfer musim panas ini.

Diego Simeone diketahui sudah lama mengagumi karakter permainan sang winger. Kecepatan, agresivitas saat duel satu lawan satu, serta kemampuan menciptakan peluang dianggap cocok dengan filosofi permainan Los Colchoneros. Namun, ketertarikan tersebut tidak berkembang menjadi negosiasi serius.

Selain masih memprioritaskan penyelesaian transfer pemain lain, termasuk situasi yang berkaitan dengan Julian Alvarez, Atletico juga menghadapi kenyataan bahwa Chiesa belum memiliki keinginan meninggalkan Liverpool. Dengan demikian, peluang transfer ke Wanda Metropolitano untuk sementara tertutup.

Klub Serie A Ikut Memantau

Bukan hanya Atletico Madrid yang mencoba mendekati Chiesa. Sejumlah klub Serie A juga terus memonitor situasi mantan pemain Juventus tersebut. AS Roma, Napoli, Como, hingga Fiorentina disebut telah meminta informasi mengenai peluang memboyongnya.

Meski demikian, pendekatan dari klub-klub Italia tidak pernah berkembang menjadi pembicaraan konkret.

Penyebab utamanya bukan persoalan harga ataupun kontrak, melainkan sikap Chiesa sendiri yang tetap ingin melanjutkan karier di Premier League.

Jika suatu saat harus meninggalkan Liverpool, prioritasnya memang kembali ke Serie A. Akan tetapi, kondisi tersebut belum menjadi pilihan utama saat ini.

Masih Percaya Masa Depan di Anfield

Federico Chiesa bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2024 setelah menghabiskan empat musim bersama Juventus.

Saat direkrut, ia diproyeksikan menjadi tambahan kekuatan di lini depan Liverpool yang kala itu dipenuhi pemain berkualitas. Namun, musim pertamanya di bawah Arne Slot tidak berjalan sesuai ekspektasi.

Cedera yang pernah dialaminya memang telah pulih, tetapi persaingan ketat membuat kesempatan bermain sangat terbatas. Ia lebih sering masuk sebagai pemain pengganti dibanding tampil sejak menit pertama.

Sepanjang musim debutnya, Chiesa mencatatkan 36 penampilan di seluruh kompetisi. Namun, hanya lima laga yang dijalaninya sebagai starter.

Statistik tersebut memperlihatkan bahwa statusnya lebih banyak sebagai pemain pelapis dibanding pilihan utama.

Efisien Meski Minim Menit Bermain

Walaupun jam bermain terbatas, produktivitas Chiesa tetap cukup menjanjikan. Pada musim lalu di Premier League, ia mampu mencetak dua gol serta satu assist hanya dalam 319 menit bermain.

Rasio kontribusi tersebut menunjukkan efektivitas yang cukup tinggi dibandingkan durasi penampilannya.

Kecepatan berlari, kemampuan melewati lawan, serta keberaniannya melakukan penetrasi beberapa kali menjadi pembeda ketika Liverpool membutuhkan perubahan tempo permainan.

Meski demikian, performa tersebut belum cukup untuk mengubah keputusan Arne Slot menjadikannya pemain inti secara reguler.

Era Andoni Iraola Jadi Kesempatan Baru

Situasi Chiesa berubah setelah Liverpool memasuki era kepelatihan Andoni Iraola. Pergantian pelatih selalu membuka persaingan baru di dalam skuad. Semua pemain memiliki peluang yang sama untuk membuktikan kualitas mereka, termasuk Chiesa.

Pemain internasional Italia itu disebut merasa nyaman berada di Liverpool. Ia menikmati atmosfer klub, kehidupan di Inggris, serta percaya masih mampu memberikan kontribusi besar bagi The Reds.

Karena itulah ia memilih bertahan dan berusaha meyakinkan Iraola agar memperoleh peran yang lebih penting pada musim 2026-2027.

Liverpool Belum Menutup Opsi Transfer

Meski Chiesa ingin bertahan, Liverpool dikabarkan tetap bersedia mendengarkan tawaran yang masuk apabila nilainya sesuai. Apalagi aktivitas transfer The Reds masih sangat dinamis.

Kepergian Mohamed Salah membuat kedalaman sektor sayap berkurang. Situasi itu justru membuka peluang bagi Chiesa untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Namun, kondisi bisa berubah apabila Liverpool berhasil mendatangkan penyerang baru dalam beberapa pekan terakhir bursa transfer. Nama Bradley Barcola menjadi salah satu target yang terus dikaitkan dengan klub Merseyside tersebut. Apabila transfer pemain anyar terealisasi, persaingan di lini depan dipastikan kembali memanas.

Untuk saat ini, Federico Chiesa tetap fokus bertahan di Anfield. Di tengah derasnya minat dari Atletico Madrid maupun sejumlah klub Serie A, sang winger memilih menjawab semua spekulasi dengan satu target utama, membuktikan bahwa dirinya masih layak menjadi bagian penting dalam proyek baru Liverpool bersama Andoni Iraola.

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
atletico madrid Andoni Iraola federico chiesa bursa transfer Liverpool