RADARBANYUWANGI.ID – Celtic memulai misi mempertahankan gelar Liga Utama Skotlandia 2026-2027 dengan menjamu Dundee di Celtic Park, Senin (3/8) malam waktu setempat.
Laga pekan pembuka ini menjadi kesempatan ideal bagi The Hoops untuk langsung mengirim pesan kepada para pesaing bahwa dominasi mereka belum berakhir.
Di atas kertas, Celtic masih menjadi favorit mutlak. Meski hasil pramusim belum sepenuhnya meyakinkan, kualitas skuad, rekor pertemuan, serta keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri membuat tim asuhan Martin O'Neill memiliki peluang besar meraih tiga poin pertama musim ini.
Celtic Ingin Lanjutkan Dominasi
Musim lalu menjadi salah satu musim paling dramatis bagi Celtic. Mereka sempat tertinggal tiga poin dari Hearts ketika kompetisi hanya menyisakan tiga pertandingan.
Hearts bahkan hampir sepanjang musim memimpin klasemen dan berpeluang mengakhiri penantian gelar liga yang telah berlangsung selama 66 tahun. Namun, situasi berubah drastis pada pekan-pekan terakhir.
Hasil imbang Hearts melawan Motherwell membuka peluang bagi Celtic. Momentum tersebut dimanfaatkan dengan sempurna melalui dua kemenangan beruntun sebelum akhirnya menaklukkan rival perebutan gelar pada laga terakhir musim secara dramatis.
Keberhasilan itu memastikan Celtic mengangkat trofi Liga Utama Skotlandia untuk ke-14 kalinya dalam 15 musim terakhir sekaligus memperpanjang era dominasi mereka di kompetisi domestik. Kini, target berikutnya adalah mempertahankan gelar untuk musim kelima secara beruntun.
Persiapan Belum Maksimal
Sebagai juara bertahan, Celtic otomatis langsung lolos ke fase gugur Piala Liga Skotlandia sehingga sepanjang pramusim mereka hanya menjalani pertandingan uji coba. Hasilnya belum sepenuhnya konsisten.
Celtic bermain imbang melawan Shelbourne, Middlesbrough, dan AC Milan. Mereka juga sempat menelan kekalahan telak 1-4 dari Sporting Lisbon.
Meski demikian, hasil pramusim jarang menjadi ukuran sesungguhnya bagi Celtic. Pengalaman, kedalaman skuad, serta kualitas individu tetap menjadikan mereka kandidat utama juara.
Apalagi, statistik kandang sangat berpihak kepada mereka. Celtic selalu menang dalam sembilan pertemuan kandang terakhir melawan Dundee di Celtic Park.
Dundee Datang dengan Modal Positif
Di sisi lain, Dundee datang dengan rasa percaya diri yang meningkat. Setelah nyaris terdegradasi pada musim 2024-2025, performa mereka mengalami peningkatan signifikan musim lalu.
Meski kembali harus bermain di grup degradasi, skuad besutan Steven Pressley mampu menutup musim dengan tiga kemenangan dari empat laga terakhir dan finis dengan koleksi 42 poin atau unggul delapan angka dari zona playoff degradasi.
Performa mereka selama Piala Liga Skotlandia juga cukup impresif.
Dundee meraih tiga kemenangan dari empat pertandingan sehingga lolos ke babak gugur sebagai tim peringkat kedua terbaik.
Modal tersebut membuat mereka berharap dapat memulai kompetisi liga dengan hasil positif.
Namun, tantangan kali ini jauh lebih berat karena harus menghadapi juara bertahan di kandangnya sendiri.
Meski demikian, Dundee memiliki kenangan manis ketika berhasil mengalahkan Celtic 2-0 pada Oktober 2025 melalui gol Clark Robertson serta gol bunuh diri Cameron Carter-Vickers.
Rekor Performa Terbaru
Celtic (Pramusim): Imbang-Kalah-Imbang-Imbang
Dundee (Piala Liga Skotlandia): Menang-Menang-Kalah-Menang
Dundee (Pramusim): Kalah-Menang-Kalah-Imbang-Kalah
Kasper Hogh Jadi Sorotan
Sorotan utama tertuju kepada rekrutan anyar Celtic, Kasper Hogh. Penyerang tim nasional Denmark itu resmi didatangkan dengan nilai transfer mencapai 11 juta poundsterling atau sekitar Rp241 miliar, menjadikannya pembelian termahal dalam sejarah klub. Meski demikian, peluang Hogh tampil sebagai starter masih terbuka kecil.
Camilo Duran tampil tajam sepanjang pramusim dengan mencetak gol dalam tiga laga uji coba terakhir sehingga lebih berpeluang memimpin lini depan sejak menit pertama.
Sementara itu, Jota masih menjalani pemulihan cedera ligamen lutut dan diperkirakan baru kembali sekitar Oktober mendatang. Johnny Kenny juga masih harus menepi akibat cedera ligamen lutut bagian samping.
Di kubu Dundee, Steven Pressley diperkirakan mempertahankan mayoritas pemain yang tampil impresif selama Piala Liga.
Kieran O'Hara tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar. Ethan Hamilton akan mengatur ritme permainan di lini tengah, sedangkan Simon Murray dipercaya menjadi ujung tombak sekaligus kapten tim.
Rekrutan anyar seperti Idris Odutayo, Ryan Finnigan, dan Alan Forrest juga berpeluang tampil sejak menit pertama.
Prediksi Susunan Pemain
Celtic (4-3-3): Sinisalo; Donovan, Carter-Vickers, Scales, Tierney; McGregor, Hatate, Engels; Forrest, Duran, Tounekti.
Dundee (4-2-3-1): O'Hara; Wright, Astley, Donnelly, Halliday; Bevan, Finnigan; Reilly, Hamilton, Jones; Murray.
Prediksi Skor: Celtic 2-0 Dundee.
Secara kualitas skuad, pengalaman, dan mental juara, Celtic masih berada beberapa tingkat di atas Dundee.
Memang, Dundee memiliki keuntungan karena sudah menjalani empat pertandingan kompetitif musim ini melalui Piala Liga Skotlandia. Namun, sejarah menunjukkan Celtic hampir selalu tampil dominan ketika bermain di Celtic Park.
Faktor lain yang dapat memotivasi tuan rumah adalah hasil kurang maksimal yang diraih rival sekota mereka, Rangers, pada pertandingan pembuka musim ini. Situasi tersebut membuka peluang bagi Celtic untuk langsung mengambil alih momentum dalam persaingan papan atas sejak pekan pertama.
Jika mampu menjaga intensitas permainan sejak awal serta memanfaatkan peluang secara efektif, The Hoops diprediksi tidak akan mengalami kesulitan mengamankan kemenangan. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi