RADARBANYUWANGI.ID – Liverpool berpeluang menutup tur pramusim Amerika Serikat dengan catatan sempurna saat menghadapi Leeds United di Soldier Field, Chicago, Minggu (2/8). Laga ini bukan sekadar pertandingan uji coba, melainkan tolok ukur sejauh mana sentuhan pelatih anyar Andoni Iraola mulai membentuk identitas permainan The Reds menjelang musim 2026-2027.
Dua kemenangan beruntun telah diraih Liverpool selama tur di Negeri Paman Sam. Setelah mengalahkan Sunderland dalam laga sarat gol, The Reds kembali menang tipis 1-0 atas Wrexham. Namun, hasil positif tersebut masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah, terutama dari sisi efektivitas permainan dan soliditas pertahanan.
Di sisi lain, Leeds United datang dengan modal kemenangan 1-0 atas Sunderland setelah sebelumnya takluk 2-3 dari Wrexham. Tim asuhan Daniel Farke pun ingin menutup rangkaian tur Amerika dengan hasil positif sebelum kembali ke Inggris.
Liverpool Mulai Menemukan Identitas Baru
Era baru Liverpool bersama Andoni Iraola perlahan mulai terlihat. Jika laga pertama kontra Sunderland berakhir dengan pesta enam gol dan permainan terbuka, duel melawan Wrexham justru memperlihatkan sisi berbeda.
Gol semata wayang yang dicetak wonderkid Rio Ngumoha melalui tembakan yang sempat berubah arah memang cukup membawa kemenangan. Namun secara statistik, Liverpool justru berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan.
Wrexham menciptakan lima peluang emas, sementara Liverpool hanya menghasilkan satu peluang besar. Meski demikian, Iraola menilai performa anak asuhnya mengalami peningkatan.
Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, Liverpool tampil jauh lebih kolektif dibandingkan laga sebelumnya. Ia juga memuji kemampuan timnya beradaptasi dengan lapangan Soldier Field yang lebih sempit sehingga memaksa pemain mengubah pendekatan permainan.
Pertandingan melawan Leeds menjadi agenda terakhir Liverpool di luar Anfield pada pramusim kali ini. Setelah itu Mohamed Salah dan kolega akan menjalani tiga laga kandang menghadapi AS Monaco serta dua kali menghadapi Como, termasuk satu pertandingan tertutup.
Di luar lapangan, aktivitas transfer Liverpool masih menjadi sorotan. Minimnya rekrutan baru membuat suporter mulai gelisah, meski kabar ketertarikan terhadap Bradley Barcola memberi secercah harapan.
Leeds Datang dengan Kepercayaan Diri
Leeds United juga mulai menemukan ritme permainan mereka. Setelah kalah dramatis dari Wrexham, The Whites berhasil bangkit dengan mengalahkan Sunderland melalui gol tunggal Lukas Nmecha.
Gol tersebut terbilang unik. Memanfaatkan kesalahan posisi kiper Melker Ellborg, sepakan mendatar Nmecha meluncur perlahan dari jarak cukup jauh sebelum akhirnya mengenai tiang dan masuk ke gawang.
Hasil itu menjadi modal penting bagi Daniel Farke sebelum Leeds melanjutkan agenda pramusim menghadapi RB Leipzig dan Augsburg di Elland Road. Di sela dua pertandingan tersebut, Leeds juga dijadwalkan bertemu Manchester United di Dublin.
Catatan musim lalu juga memberi optimisme tersendiri. Dalam dua pertemuan Premier League 2025-2026, Leeds mampu menyulitkan Liverpool. Pertandingan di Elland Road berakhir imbang 3-3 dalam laga penuh drama, sementara duel di Anfield ditutup tanpa gol pada awal tahun.
Kondisi Skuad Liverpool
Liverpool masih kehilangan Joe Gomez yang mengalami cedera otot saat menghadapi Sunderland. Iraola memastikan bek senior tersebut harus menepi selama beberapa pekan.
Sebaliknya, kabar baik datang dari bek anyar Jeremy Jacquet. Pemain muda tersebut telah pulih dari cedera bahu dan berpeluang menjalani debut bersama Liverpool.
Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Ryan Gravenberch juga diperkirakan menjalani menit pertama mereka pada pramusim kali ini. Namun, ketiganya kemungkinan besar memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Leeds Masih Kehilangan Sejumlah Pemain
Leeds mulai diperkuat rekrutan anyar Tarik Muharemovic saat menghadapi Sunderland. Gabriel Gudmundsson juga telah kembali bergabung usai menjalani libur setelah Piala Dunia. Namun, Noah Okafor dan Brenden Aaronson masih menikmati masa liburan.
Selain itu, Jakub Bijol masih dibekap cedera lutut, sedangkan Dominic Calvert-Lewin belum siap bermain meski sudah kembali menjalani latihan setelah mengalami cedera ringan selama tur pramusim.
Perkiraan Susunan Pemain
Liverpool (4-2-3-1): Mamardashvili; Frimpong, Jacquet, Chambers, Tsimikas; Curtis Jones, Szoboszlai; Morrison, Elliott, Rio Ngumoha; Wright.
Leeds United (3-4-2-1): Cairns; Rodon, Muharemovic, Bornauw; Bogle, Stach, Tanaka, Gudmundsson; Harry Wilson, Gnonto; Lukas Nmecha.
Prediksi Skor: Liverpool 1-1 Leeds United.
Liverpool memang mencatat dua kemenangan beruntun, tetapi performa mereka belum sepenuhnya stabil. Filosofi permainan Andoni Iraola masih dalam tahap adaptasi sehingga intensitas pressing dan transisi cepat belum berjalan konsisten.
Sebaliknya, Leeds diprediksi menurunkan komposisi pemain yang lebih mendekati skuad utama. Stabilitas permainan mereka berpotensi menyulitkan Liverpool, terlebih kedua tim musim lalu selalu menyuguhkan pertandingan yang berlangsung ketat.
Keberadaan Harry Wilson yang pernah membela Liverpool juga menjadi daya tarik tersendiri. Mantan pemain The Reds itu berpeluang menjadi ancaman lewat kreativitasnya di lini serang.
Dengan kondisi kedua tim saat ini, pertandingan diperkirakan berlangsung seimbang dan menjadi ujian sesungguhnya bagi progres Liverpool di bawah kepemimpinan Iraola. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi