Messi Pulang dari Piala Dunia, Inter Miami Susun Strategi Comeback Sang Kapten

Niklaas Andries • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 04:58 WIB
COMEBACK: Lionel Messi segera perkuat Inter Miami usai bela Argentina di Piala Dunia 2026 (Inter Miami)
COMEBACK: Lionel Messi segera perkuat Inter Miami usai bela Argentina di Piala Dunia 2026 (Inter Miami)

RADARBANYUWANGI.ID – Inter Miami mulai menyusun strategi untuk mengembalikan Lionel Messi ke lapangan setelah sang megabintang menyelesaikan tugas bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2026.

Pelatih Guillermo Hoyos menegaskan keputusan terkait comeback Messi tidak akan diambil secara tergesa-gesa, mengingat kondisi fisik pemain menjadi prioritas utama di tengah padatnya jadwal kompetisi.

Messi akhirnya kembali mengikuti sesi latihan Inter Miami pekan ini bersama gelandang Rodrigo De Paul. Keduanya baru bergabung setelah memperkuat Argentina hingga partai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di Stadion MetLife, New Jersey, pada 19 Juli lalu.

Hoyos mengungkapkan bahwa dirinya belum sempat melakukan pembicaraan mendalam dengan Messi mengenai kesiapan bermain. Namun, ia memastikan suasana di dalam tim menjadi jauh lebih positif sejak keduanya kembali ke markas latihan.

"Kami memang sudah mulai membicarakan hal itu. Namun mereka baru saja kembali sehingga belum ada kesempatan untuk berdiskusi secara mendalam. Yang terpenting, kami sangat senang melihat mereka kembali bersama klub," ujar Hoyos.

Kondisi Messi Jadi Prioritas Inter Miami

Keputusan Inter Miami untuk tidak terburu-buru memainkan Messi dinilai cukup beralasan. Selama Piala Dunia 2026, kapten Argentina tersebut menjalani turnamen dengan intensitas tinggi.

Messi tampil luar biasa sepanjang kompetisi dengan mencetak delapan gol dan empat assist, sekaligus membawa Argentina melaju hingga final Piala Dunia untuk dua edisi secara beruntun.

Pada laga final melawan Spanyol, pemain berusia 39 tahun itu bermain penuh selama 120 menit, menunjukkan peran vitalnya bagi Albiceleste.

Sementara itu, Rodrigo De Paul juga menghabiskan energi besar dengan tampil selama 70 menit pada pertandingan yang berlangsung hingga babak tambahan waktu tersebut.

Setelah final usai, kedua pemain memperoleh waktu istirahat beberapa hari. Akibatnya, mereka absen ketika Inter Miami menghadapi Chicago Fire FC dan CF Montréal di ajang Major League Soccer (MLS).

Messi dan De Paul juga mendapat dispensasi dari pertandingan MLS All-Star 2026 meski sebelumnya masuk dalam daftar pemain terpilih. Klub memilih memberikan waktu pemulihan agar keduanya siap menghadapi fase krusial musim ini.

Jadwal Padat Jadi Tantangan Besar

Inter Miami kini menghadapi periode yang sangat menentukan. Tim asal Florida itu dijadwalkan menjamu Columbus Crew pada Sabtu sebelum memulai perjuangan di Leagues Cup menghadapi Atlético San Luis pada 5 Agustus.

Hoyos mengakui kombinasi jadwal MLS dan Leagues Cup membuat timnya memasuki fase yang sangat melelahkan.

Menurutnya, para pemain nyaris tidak memiliki waktu cukup untuk melakukan pemulihan karena pertandingan datang silih berganti dalam waktu yang sangat singkat.

"Ini akan menjadi periode yang sangat berat. Jumlah pertandingan begitu banyak sehingga kami akan menghadapi kepadatan jadwal selama beberapa pekan. Hampir tidak ada waktu untuk bernapas ataupun beristirahat."

Ia menambahkan, ritme pertandingan yang terus berulang—bertanding, pemulihan singkat, lalu kembali bermain, akan menjadi ujian terbesar bagi kondisi fisik seluruh skuad.

Ambisi Ulangi Kejayaan Leagues Cup

Kembalinya Messi menjadi suntikan moral penting bagi Inter Miami yang kembali memburu prestasi di Leagues Cup.

Klub milik David Beckham itu pernah mencatat sejarah dengan menjuarai Leagues Cup 2023, trofi pertama dalam sejarah klub yang juga menjadi awal era kejayaan Messi di Amerika Serikat.

Pada edisi 2025, Inter Miami kembali melaju hingga partai final. Namun, mereka harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan Seattle Sounders FC.

Kini, dengan Messi dan De Paul yang kembali tersedia, Inter Miami berharap mampu mengulang kesuksesan tersebut sekaligus menjaga persaingan di MLS. Tantangan terbesar Hoyos bukan hanya meraih kemenangan, tetapi juga mengelola kebugaran para pemain bintang agar tetap berada dalam kondisi terbaik sepanjang musim yang semakin padat. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
guliermo hoyos leagues cup MLS 2026 inter miami Lionel Messi