RADARBANYUWANGI.ID - Manchester United memasuki fase paling krusial dalam persiapan menuju Liga Inggris 2026-2027. Setelah menunjukkan respons positif pada laga kedua pramusim, Setan Merah kini menghadapi ujian yang jauh lebih berat saat bertemu Atletico Madrid di Strawberry Arena, Stockholm, Swedia, Sabtu (1/8) sore waktu setempat.
Pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan. Bagi kedua tim, duel tersebut menjadi tolok ukur kesiapan sebelum kompetisi resmi dimulai. Manchester United dijadwalkan membuka Premier League musim 2026-2027 menghadapi Hull City pada 22 Agustus, sedangkan Atletico Madrid mengawali kiprah di La Liga tiga hari lebih awal melawan Malaga.
Manchester United Mulai Menemukan Ritme
Perjalanan pramusim Manchester United sejauh ini memperlihatkan dua wajah berbeda. Tim besutan Michael Carrick mengawali agenda pramusim dengan kekalahan tipis 0-1 dari Wrexham pada 18 Juli, hasil yang sempat memunculkan sejumlah tanda tanya.
Namun, kritik tersebut langsung dijawab lewat penampilan meyakinkan ketika membungkam Rosenborg lima gol tanpa balas. Kemenangan besar itu menjadi sinyal bahwa pola permainan Carrick mulai terbentuk, meski belum diperkuat seluruh pemain inti.
Laga melawan Atletico menjadi awal dari rangkaian empat ujian berat. Setelah itu, Manchester United masih akan menghadapi Paris Saint-Germain, Leeds United, dan AC Milan sebelum memasuki kompetisi Premier League.
Tantangan terbesar Carrick saat ini adalah absennya sejumlah pemain utama yang masih menjalani masa istirahat usai tampil pada Piala Dunia 2026. Meski demikian, beberapa nama mulai kembali bergabung ke pusat latihan Carrington dan diproyeksikan tampil pada akhir pramusim.
Di bursa transfer musim panas, Manchester United sudah mendatangkan tiga pemain anyar, yakni Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Karl Darlow. Aktivitas transfer mereka diperkirakan belum berhenti karena manajemen masih memburu tiga pemain tambahan sebelum penutupan jendela transfer.
Setelah finis di posisi ketiga Liga Inggris musim lalu, target Manchester United jelas meningkat. Kembalinya mereka ke Liga Champions akan menghadirkan tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding musim sebelumnya.
Atletico Madrid Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Di kubu lawan, Atletico Madrid juga memulai pramusim dengan hasil impresif. Tim asuhan Diego Simeone menghancurkan Getafe 4-1 pada laga pembuka mereka.
Setelah menghadapi Manchester United, Los Rojiblancos masih dijadwalkan melawan Manchester City dan Marseille sebelum membuka musim La Liga menghadapi Malaga pada 19 Agustus.
Musim lalu Atletico hanya mampu finis di peringkat keempat klasemen La Liga dengan selisih 25 poin dari juara Barcelona. Fakta tersebut menjadi alarm bahwa Simeone membutuhkan peningkatan signifikan apabila ingin kembali bersaing memperebutkan gelar.
Untuk memperkuat skuad, Atletico telah merekrut tiga pemain baru, yakni Morten Hjulmand, Lee Kang-in, dan Alejandro Grimaldo.
Sementara itu, masa depan Julian Alvarez masih menjadi sorotan. Penyerang timnas Argentina tersebut terus dikaitkan dengan Barcelona. Namun, manajemen Atletico berkali-kali menegaskan Alvarez tidak akan dijual pada bursa transfer musim panas ini.
Manchester United Masih Kehilangan Banyak Pilar
Kondisi skuad Manchester United perlahan membaik setelah Amad Diallo kembali berlatih dan berpeluang masuk daftar pemain.
Sebaliknya, Benjamin Sesko masih diragukan akibat cedera tulang kering yang belum sepenuhnya pulih. Manuel Ugarte serta Matthijs de Ligt juga dipastikan absen karena cedera.
Andrey Santos diperkirakan kembali menjadi motor lini tengah, sedangkan wonderkid berusia 15 tahun, JJ Gabriel, berpeluang melakoni debut bersama tim senior.
Manchester United juga masih kehilangan sejumlah pemain yang baru menyelesaikan tugas internasional di Piala Dunia 2026, yakni Lisandro Martinez, Matheus Cunha, Diogo Dalot, Bruno Fernandes, Kobbie Mainoo, Noussair Mazraoui, dan Marcus Rashford.
Meski demikian, Youri Tielemans dan Senne Lammens sudah kembali berlatih di Carrington dan memiliki peluang kecil tampil.
Di lini depan, Shea Lacey hampir dipastikan kembali dipercaya sejak menit awal setelah tampil impresif dan mencetak gol saat melawan Rosenborg.
Atletico Belum Diperkuat Julian Alvarez
Atletico kemungkinan tetap mempertahankan mayoritas pemain yang mengalahkan Getafe.
Marcos Llorente sudah kembali memperkuat tim setelah sukses membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Selain itu, Koke, Robin Le Normand, Jan Oblak, Ademola Lookman, dan rekrutan anyar Morten Hjulmand diperkirakan langsung tampil sebagai starter.
Namun, Simeone juga belum dapat memainkan beberapa pemain penting akibat keterlibatan mereka di Piala Dunia 2026. Julian Alvarez, Alex Baena, Alejandro Grimaldo, Nahuel Molina, Giuliano Simeone, hingga Alexander Sorloth dipastikan belum tersedia.
Prediksi Susunan Pemain
Manchester United (4-2-3-1): Heaton; Yoro, Maguire, Heaven, Shaw; Mount, Andrey Santos; Bryan Mbeumo, Shea Lacey, Patrick Dorgu; Joshua Zirkzee.
Atletico Madrid (4-3-1-2): Oblak; Marcos Llorente, Robin Le Normand, David Hancko, Matteo Ruggeri; Koke, Morten Hjulmand, Martin; Mendoza; Ademola Lookman, Cubo.
Prediksi Skor: Manchester United 2-1 Atletico Madrid.
Di atas kertas, duel ini menjadi ujian sesungguhnya bagi Manchester United. Rosenborg memang mampu mereka kalahkan dengan skor telak, tetapi kualitas Atletico Madrid berada pada level yang jauh lebih tinggi.
Carrick diperkirakan akan kembali menitikberatkan permainan pada penguasaan bola dan transisi cepat melalui kombinasi Bryan Mbeumo, Joshua Zirkzee, serta Shea Lacey yang sedang berada dalam performa menjanjikan.
Sementara itu, Atletico tetap mengandalkan organisasi pertahanan khas Diego Simeone yang disiplin, agresif, dan efektif dalam memanfaatkan serangan balik.
Meski kedua tim sama-sama kehilangan sejumlah pemain utama akibat Piala Dunia 2026, kedalaman skuad Manchester United dinilai sedikit lebih siap menghadapi pertandingan ini, terlebih mereka datang dengan momentum kemenangan besar atas Rosenborg.
Manchester United diprediksi mampu melanjutkan tren positif pramusim berkat efektivitas lini depan dan peningkatan organisasi permainan yang mulai terlihat di bawah arahan Michael Carrick. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi