RADARBANYUWANGI.ID – FC Midtjylland menghadapi laga hidup-mati saat menjamu Besiktas pada leg kedua putaran kedua kualifikasi Liga Europa di MCH Arena, Jumat (31/7) dini hari. Wakil Denmark itu wajib membalikkan defisit satu gol setelah menyerah 0-1 pada pertemuan pertama di Istanbul.
Keunggulan tipis membuat Besiktas datang dengan posisi lebih nyaman. Tim asal Turki itu hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan tiket ke putaran ketiga kualifikasi sekaligus menjaga peluang tampil di fase utama Liga Europa musim ini.
Kartu Merah Jadi Titik Balik Leg Pertama
Midtjylland sebenarnya tampil cukup disiplin pada leg pertama. Namun, pertandingan berubah drastis setelah Friday Etim menerima kartu merah pada menit ke-15.
Bermain dengan 10 orang memaksa tim besutan Mike Tullberg bertahan sepanjang pertandingan. Penjaga gawang Elias Olafsson bahkan harus bekerja ekstra keras dengan menggagalkan sejumlah peluang Besiktas.
Meski tampil gemilang, Olafsson akhirnya tak mampu membendung tendangan melengkung Orkun Kokcu pada menit ke-26 yang menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Kekalahan itu sekaligus menghentikan laju impresif Midtjylland sepanjang pramusim.
Sebelumnya, klub asal Jutland tersebut tidak terkalahkan dalam lima laga uji coba dengan empat kemenangan, termasuk pesta gol 6-0 atas Cardiff City serta kemenangan meyakinkan 4-1 melawan Odense. Catatan tersebut memperlihatkan ketajaman lini depan mereka sebelum kompetisi resmi dimulai.
Momentum Liga Denmark Jadi Modal Midtjylland
Hal positif bagi Midtjylland adalah mereka mampu segera bangkit di kompetisi domestik. Pada pekan pembuka Superliga Denmark, Midtjylland menundukkan Sonderjyske dengan skor 3-2. Hasil tersebut menjadi suntikan moral setelah musim lalu mereka harus puas finis sebagai runner-up liga.
Pengalaman tampil di Liga Europa musim lalu juga menjadi modal berharga. Midtjylland sempat lolos otomatis ke babak gugur sebelum akhirnya tersingkir secara dramatis lewat adu penalti dari Nottingham Forest pada babak 16 besar.
Kini, mereka berharap atmosfer kandang mampu menjadi pembeda dalam usaha membalikkan keadaan.
Besiktas Semakin Percaya Diri Bersama Vincenzo Italiano
Di kubu lawan, kemenangan pada leg pertama menjadi awal yang sempurna bagi pelatih anyar Vincenzo Italiano yang resmi menangani Besiktas sejak Juni lalu.
Keberhasilan itu sekaligus meredakan keraguan setelah pramusim Besiktas berjalan kurang meyakinkan. Dari enam laga uji coba, Besiktas hanya meraih dua kemenangan dan sempat kalah dari Widzew Lodz maupun Spartak Trnava.
Meski demikian, lini pertahanan mereka menunjukkan perkembangan positif. Dua kekalahan tersebut menjadi satu-satunya pertandingan ketika Besiktas kebobolan lebih dari satu gol. Disiplin bertahan diperkirakan kembali menjadi senjata utama saat bertandang ke Denmark.
Namun, Besiktas tetap harus waspada. Pada musim 2025-2026, mereka sempat kalah dalam dua dari empat pertandingan tandang terakhir di semua ajang.
Apabila mampu mempertahankan keunggulan agregat, Besiktas akan menghadapi pemenang duel Tromso kontra Hradec Kralove pada putaran ketiga kualifikasi.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Midtjylland masih menunggu kondisi bek Victor Bak yang mengalami cedera saat menghadapi Sonderjyske dan diragukan tampil. Jika kembali absen, Bak akan menyusul Ousmane Diao, Mikel Gogorza, serta Junior Brumado di ruang perawatan.
Sementara itu, Friday Etim dipastikan tidak bisa bermain akibat hukuman kartu merah pada leg pertama. Di lini depan, harapan tuan rumah tetap bertumpu kepada Franculino Dju dan Gue-sung Cho yang diprediksi kembali menjadi duet penyerang utama.
Di pihak Besiktas, kabar baik datang dari Tiago Djalo yang dinyatakan pulih dan siap dimainkan setelah sempat mengalami masalah kebugaran pada leg pertama. Sebaliknya, Wilfred Ndidi masih harus menepi karena cedera pergelangan kaki.
Felix Uduokhai juga belum bisa dimainkan akibat menjalani hukuman larangan tampil di kompetisi Eropa. Sementara rekrutan anyar Leandro Trossard belum tersedia karena masih mendapatkan tambahan waktu libur usai membela Belgia pada Piala Dunia FIFA 2026.
Prediksi Susunan Pemain
FC Midtjylland (3-5-2): Olafsson; Kristensen, Erlic, Sorensen; Osorio, Billing, Bravo, Byskov, B Junior; Franculino Dju, Gue-sung Cho.
Besiktas (4-2-3-1): Nubel; Yilmaz, Djalo, Topcu, Murillo; Ozcan; Cerny, Olaitan, Kokcu, Fakili; Oh.
Prediksi Skor: FC Midtjylland 1-1 Besiktas
Midtjylland dipastikan tampil jauh lebih agresif dibanding leg pertama karena hanya kemenangan yang dapat menjaga asa mereka.
Namun, tuntutan menyerang sejak menit awal juga membawa risiko besar. Ruang kosong di lini belakang berpotensi dimanfaatkan Besiktas yang memiliki kualitas transisi cepat melalui Orkun Kokcu dan Vaclav Cerny.
Jika Besiktas mampu mencetak satu gol tandang lebih dulu, tekanan terhadap Midtjylland akan meningkat drastis karena mereka harus mencetak tiga gol untuk membalikkan agregat.
Sebaliknya, apabila tuan rumah gagal mencetak gol cepat, pertandingan berpotensi berjalan sesuai skenario tim tamu yang lebih mengutamakan organisasi permainan dan efektivitas serangan balik.
Melihat pengalaman Besiktas di kompetisi Eropa, kualitas individu yang lebih merata, serta keuntungan agregat dari leg pertama, wakil Turki itu memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiket ke putaran berikutnya meski diprediksi harus bekerja keras sepanjang pertandingan.
Besiktas lolos ke putaran ketiga kualifikasi Liga Europa dengan keunggulan agregat 2-1. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi