RADARBANYUWANGI.ID - Shamrock Rovers menghadapi laga hidup-mati ketika menjamu Ararat-Armenia pada leg kedua putaran kedua kualifikasi Liga Champions di Tallaght Stadium, Selasa (29/7) waktu setempat. Tertinggal agregat 0-2 membuat juara Liga Irlandia itu harus menciptakan malam yang nyaris sempurna jika ingin menjaga mimpi tampil di fase berikutnya.
Namun, jika melihat perjalanan mereka beberapa pekan terakhir, peluang kebangkitan belum sepenuhnya tertutup. Shamrock pernah berada dalam situasi serupa dan berhasil membalikkan keadaan dengan cara yang meyakinkan.
Pernah Bangkit dari Situasi yang Sama
Pasukan Stephen Bradley lolos ke putaran kedua setelah menyingkirkan Floriana dengan agregat 5-3. Menariknya, mereka juga kalah 0-2 pada leg pertama sebelum menghancurkan wakil Malta tersebut 5-1 di Tallaght Stadium.
Pengalaman itu menjadi modal psikologis yang sangat berharga. Meski Ararat-Armenia dinilai memiliki kualitas lebih baik dibanding Floriana, keyakinan di kubu Shamrock tetap tinggi karena skenarionya hampir identik: tertinggal dua gol sebelum memainkan laga kandang.
Optimisme semakin menguat berkat performa kandang yang impresif. Shamrock memenangkan lima dari enam pertandingan kandang terakhir. Bahkan, tiga dari empat laga kompetitif terakhir di Tallaght berakhir dengan kemenangan minimal dua gol. Artinya, mencetak selisih dua gol bukanlah sesuatu yang asing bagi juara Irlandia tersebut.
Ararat-Armenia Datang Membawa Modal Berharga
Di sisi lain, Ararat-Armenia tiba di Dublin dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang 2-0 pada leg pertama pekan lalu. Gol Sandro Lima pada awal babak kedua membuka keunggulan sebelum Zidane Banjaqui memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-80.
Hasil tersebut mengulang skenario saat mereka menghadapi Riga FC di putaran pertama. Kala itu, Ararat-Armenia juga menang 2-0 pada leg pertama sebelum akhirnya kalah 2-3 di laga tandang, namun tetap lolos dengan agregat 4-3.
Catatan itu menjadi alarm bagi tim asuhan Tulipa. Mereka memang mampu mempertahankan keunggulan agregat, tetapi pertahanan mereka sempat runtuh ketika kebobolan dua gol hanya dalam 25 menit pada laga tandang tersebut.
Jika kembali kehilangan konsentrasi sejak awal pertandingan, ancaman comeback dari Shamrock bisa menjadi kenyataan. Meski demikian, kekalahan dari Riga merupakan satu-satunya kekalahan tandang Ararat-Armenia sejak Maret, sehingga mereka tetap memiliki fondasi kepercayaan diri yang cukup kuat.
Performa Terkini
Shamrock Rovers
Liga Champions: Kalah-Menang-Kalah
Semua Kompetisi: Menang-Menang-Kalah-Menang-Menang-Kalah
Ararat-Armenia
Liga Champions: Menang-Kalah-Menang
Semua Kompetisi: Menang-Kalah-Menang
Kondisi Skuad
Shamrock Rovers masih kehilangan beberapa pemain penting di sektor depan. Daniel Grant dan gelandang muda Victor Ozhianvuna masih menjalani pemulihan cedera otot. Dua penyerang lain, Daniel Mandroiu dan Rory Gaffney, juga belum pulih dari cedera lutut dan pergelangan kaki sehingga dipastikan belum dapat dimainkan.
Kondisi tersebut membuat Aaron Greene dan Graham Burke diprediksi kembali menjadi duet utama di lini depan. Mereka akan mendapat suplai bola dari dua wing-back agresif, Tunmise Sobowale dan Adam Brennan.
Sementara itu, Ararat-Armenia diperkirakan tetap mengandalkan trio penyerang Sandro Lima, Artur Serobyan, dan Zhirayr Shaghoyan. Di lini tengah, Karen Muradyan akan berduet dengan Alwyn Tera serta Hugo Oliveira untuk menjaga keseimbangan permainan sekaligus mengontrol tempo pertandingan.
Prediksi Susunan Pemain
Shamrock Rovers (3-5-2): McGinty; Grace, Lopes, O'Sullivan; Sobowale, Watts, Healy, Byrne, Brennan; Greene, Burke.
Ararat-Armenia (4-3-3): Joao Bravim; Hovhannisyan, Wilson Valdez, Junior Julio, Pereira; Alwyn Tera, Muradyan, Oliveira; Serobyan, Sandro Lima, Shaghoyan.
Prediksi Skor: Shamrock Rovers 3-1 Ararat-Armenia (Shamrock Rovers menang melalui adu penalti dengan agregat akhir 4-3).
Pertandingan ini diprediksi berlangsung jauh lebih terbuka dibanding leg pertama. Shamrock hampir pasti langsung menekan sejak menit awal demi mengejar defisit dua gol, sementara Ararat-Armenia kemungkinan memilih bermain lebih rapat dan mengandalkan serangan balik cepat.
Kunci pertandingan berada pada efektivitas lini depan Shamrock. Mereka harus mampu memanfaatkan atmosfer Tallaght Stadium yang selama ini menjadi benteng kuat sekaligus menghindari kebobolan lebih dulu, karena satu gol tim tamu akan membuat tugas mereka semakin berat.
Sebaliknya, Ararat-Armenia wajib memperbaiki organisasi pertahanan. Pengalaman nyaris tersingkir saat menghadapi Riga menunjukkan bahwa mereka masih rentan menghadapi tekanan tinggi di laga tandang.
Jika Shamrock mampu mencetak gol cepat, duel ini berpotensi berlanjut hingga babak tambahan bahkan adu penalti. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi