Dinamo Zagreb vs Thun: Modal Tak Terkalahkan 19 Laga, Wakil Kroasia Dijagokan Melaju ke Putaran Ketiga Liga Champions

Niklaas Andries • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 05:46 WIB
KUALIFIKASI: Dinamo Zagreb akan hadapi Thun untuk mementukan tiket ke babak ketiga kualifikasi Liga Champions (Dinamo Zagreb)
KUALIFIKASI: Dinamo Zagreb akan hadapi Thun untuk mementukan tiket ke babak ketiga kualifikasi Liga Champions (Dinamo Zagreb)

RADARBANYUWANGI.ID - Dinamo Zagreb hanya tinggal selangkah lagi mengamankan tiket ke putaran ketiga kualifikasi Liga Champions 2026-2027.

Setelah mencuri hasil imbang 1-1 pada leg pertama di markas Thun, wakil Kroasia kini akan menjamu sang juara Swiss di Stadion Maksimir, Selasa waktu setempat, dengan modal rekor impresif yang sulit diabaikan.

Gol telat Miha Zajc pada menit ke-86 di Stockhorn Arena menjadi penyelamat Dinamo dari kekalahan sekaligus menjaga tren positif mereka yang kini telah mencapai 19 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, pasukan Mario Kovacevic diyakini memiliki peluang besar untuk menuntaskan pekerjaan.

Gol Telat Zajc Menjaga Momentum Dinamo

Dinamo sebenarnya nyaris pulang dengan tangan hampa pada leg pertama setelah Brighton Labeau membawa Thun unggul sejak menit ke-20.

Situasi itu sempat mengancam catatan tak terkalahkan Dinamo yang telah bertahan sejak Februari. Namun pengalaman skuad Kroasia berbicara ketika Miha Zajc muncul sebagai penyelamat melalui gol penyeimbang empat menit sebelum waktu normal berakhir.

Kini, Dinamo mengincar kemenangan yang akan memperpanjang rekor mereka menjadi 20 pertandingan tanpa kekalahan sekaligus memastikan langkah ke babak berikutnya.

Faktor kandang juga menjadi nilai tambah. Sepanjang 2026, Dinamo hanya sekali kalah di Stadion Maksimir, yakni saat takluk 1-3 dari Genk pada Februari lalu. Sebelumnya, mereka juga sempat menyerah dengan skor identik dari Real Betis pada Desember 2025.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa hanya tim-tim berkualitas tinggi yang mampu menaklukkan Dinamo di Zagreb. Thun harus bekerja ekstra keras jika ingin menjadi tim berikutnya yang mampu melakukannya.

Thun Datang dengan Masalah Lama

Di sisi lain, Thun memasuki laga penentuan ini dengan optimisme sekaligus kekhawatiran.

Meski berhasil mengawali kompetisi Liga Swiss musim baru dengan kemenangan atas Luzern akhir pekan lalu, tim asuhan Gian-Luca Privitelli masih dibayangi persoalan besar di lini belakang.

Pelatih anyar tersebut menggantikan Mauro Lustrinelli yang sukses mengantarkan Thun meraih gelar liga kasta tertinggi pertama dalam sejarah klub. Namun pergantian pelatih belum mampu menghapus kelemahan defensif yang sudah terlihat sejak musim lalu.

Thun terakhir kali mencatat clean sheet pada Februari ketika menang 3-0 atas Winterthur. Artinya, mereka telah menjalani 14 pertandingan beruntun tanpa mampu menjaga gawang tetap perawan.

Statistik itu menjadi alarm serius mengingat mereka kini harus menghadapi salah satu tim paling konsisten di Eropa Timur.

Dinamo Kehilangan Kreator, Beljo Tetap Jadi Andalan

Kovacevic masih belum bisa memainkan gelandang kreatif Luka Stojkovic yang menjalani sanksi larangan tampil di kompetisi Eropa akibat kartu merah saat menghadapi Genk pada Februari lalu. Meski demikian, lini depan Dinamo tetap bertumpu pada Dion Drena Beljo.

Striker yang musim lalu mengemas 31 gol itu memang gagal memanfaatkan peluang emas pada leg pertama. Namun kualitas penyelesaiannya tetap menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan rapuh Thun.

Di lini tengah, Miha Zajc diperkirakan kembali menjadi motor permainan setelah tampil menentukan pada pertemuan pertama.

Thun Kehilangan Mesin Gol

Masalah lain yang menghantui tim tamu adalah kepergian dua pencetak gol utama musim lalu.

Elmin Rastoder dan Leonardo Bertone, yang secara kolektif menyumbang 26 gol pada musim 2025-2026, sudah tidak lagi memperkuat klub. Akibatnya, Privitelli harus mencari solusi baru untuk mempertajam lini serang.

Christopher Ibayi yang mencetak 10 gol liga musim lalu masih belum pasti menjadi starter setelah pada leg pertama hanya turun sebagai pemain pengganti. Sementara itu, Marc Gutbub mulai mengetuk pintu tim utama usai menyumbang satu gol dan satu assist saat mengalahkan Luzern.

Meski demikian, Gutbub diperkirakan kembali memulai laga dari bangku cadangan. Satu-satunya pemain yang dipastikan absen adalah Mats Seiler karena mengalami cedera pangkal paha.

Prediksi Susunan Pemain

Dinamo Zagreb (4-2-3-1): Filipovic; Valincic, Dominguez, McKenna, Goda; Misic, Zajc; Lisica, Vidovic, Orsic; Beljo.

Thun (4-4-2): Steffen; Fehr, Bamert, Burki, Huele; Reichmuth, Roth, Matoshi, Maier; Dursun, Labeau.

Prediksi Skor: Dinamo Zagreb 3-1 Thun

Secara kualitas individu, pengalaman bermain di kompetisi Eropa, serta momentum performa, Dinamo Zagreb berada di atas Thun.

Hasil imbang pada leg pertama memberi keuntungan psikologis bagi tuan rumah. Mereka kini bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh publik Maksimir, sementara Thun masih belum menemukan solusi atas lemahnya organisasi pertahanan.

Jika Beljo mampu tampil lebih efektif dibanding leg pertama, pertahanan Thun yang sudah kebobolan dalam 14 pertandingan berturut-turut berpotensi kembali kesulitan.

Selain itu, pengalaman Dinamo menghadapi tekanan di kompetisi Eropa menjadi pembeda yang sangat signifikan dibanding juara Swiss tersebut.

Dinamo Zagreb diprediksi mengamankan kemenangan meyakinkan sekaligus lolos ke putaran ketiga kualifikasi Liga Champions dengan agregat 4-2. Rekor tak terkalahkan mereka pun diyakini akan berlanjut menjadi 20 pertandingan di semua ajang. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
dinamo zagreb vs thun stasion maksimir prediksi skor Kualifikasi Liga Champions liga champions