RADARBANYUWANGI.ID - Chelsea kembali membuat kejutan di bursa transfer musim panas. Saat mayoritas klub memburu penyerang muda dengan prospek jangka panjang, The Blues justru dikabarkan tertarik merekrut striker veteran Danny Welbeck yang telah berusia 35 tahun.
Di sisi lain, klub asal London tersebut justru siap membuka pintu keluar bagi Emmanuel Emegha, penyerang berusia 23 tahun yang baru direkrut senilai 25 juta euro dan bahkan belum sempat menjalani musim penuh bersama skuad utama Chelsea.
Langkah ini kembali menegaskan bahwa strategi transfer Chelsea di bawah kepemilikan baru masih sulit ditebak.
Chelsea Belum Berhenti Belanja Pemain
Chelsea menjadi salah satu klub paling agresif pada jendela transfer musim panas ini. Hingga saat ini, mereka telah menghabiskan sekitar 282 juta euro untuk mendatangkan sejumlah pemain, termasuk Morgan Rogers, Marco Palestra, dan Denner.
Selain itu, dua pemain yang sebelumnya sudah diamankan sejak musim lalu akhirnya resmi bergabung ke Stamford Bridge, yakni Geovany Quenda dan Emmanuel Emegha.
Selama beberapa musim terakhir, Chelsea memang dikenal gemar mengoleksi talenta muda dengan kontrak jangka panjang sebagai investasi masa depan. Namun, rencana mereka kali ini justru berbeda.
Danny Welbeck Jadi Target Mengejutkan
Media Inggris The Athletic melaporkan bahwa Chelsea kini serius mengincar penyerang Brighton, Danny Welbeck.
Mantan striker Manchester United itu memperlihatkan performa yang masih sangat kompetitif di Premier League. Pada musim 2024-2025 ia mencetak 10 gol dari 30 pertandingan, sedangkan musim 2025-2026 produksinya meningkat menjadi 13 gol dalam 37 laga.
Produktivitas tersebut membuat Welbeck tetap menjadi salah satu penyerang berpengalaman yang efektif meski telah memasuki usia 35 tahun.
Situasi kontraknya juga menguntungkan Chelsea. Welbeck hanya memiliki sisa kontrak satu musim bersama Brighton sehingga peluang negosiasi dinilai cukup terbuka.
Menurut laporan tersebut, Chelsea cukup optimistis dapat meyakinkan Brighton untuk melepas sang penyerang sebelum kontraknya berakhir.
Lini Depan Chelsea Sudah Sesak
Ketertarikan terhadap Welbeck sebenarnya menimbulkan tanda tanya besar. Saat ini Chelsea sudah memiliki banyak opsi di lini serang, mulai dari Marc Guiu, Liam Delap, Nicolas Jackson, hingga João Pedro.
Dengan stok penyerang yang melimpah, kehadiran Welbeck tampaknya bukan semata-mata untuk investasi masa depan, melainkan sebagai sosok berpengalaman yang dapat memberikan keseimbangan di ruang ganti sekaligus menjadi mentor bagi para striker muda.
Pengalaman panjang Welbeck di Premier League dinilai menjadi nilai tambah yang belum dimiliki sebagian besar penyerang muda Chelsea.
Emmanuel Emegha Terancam Hanya Jadi Persinggahan
Di balik rencana merekrut Welbeck, Chelsea juga bersiap melepas beberapa penyerangnya. Nama yang paling mengejutkan adalah Emmanuel Emegha.
Padahal striker asal Belanda tersebut baru resmi bergabung ke Stamford Bridge setelah musim lalu dipinjamkan kembali ke Strasbourg usai dibeli Chelsea dengan nilai transfer 25 juta euro.
Emegha masih terikat kontrak hingga 2033 dan sempat memberi kesan positif dengan mencetak gol pada penampilan pertamanya bersama Chelsea.
Namun, cedera hamstring yang baru dialaminya membuat situasinya semakin sulit. Menurut laporan The Athletic, manajemen Chelsea kini bersedia mendengarkan seluruh tawaran yang masuk untuk pemain berusia 23 tahun tersebut.
Liam Delap dan Nicolas Jackson Juga Tidak Aman
Bukan hanya Emegha yang masa depannya belum pasti. Chelsea juga dikabarkan siap mempertimbangkan penawaran menarik untuk Liam Delap maupun Nicolas Jackson apabila ada klub yang bersedia memenuhi valuasi mereka.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Chelsea tengah melakukan evaluasi besar terhadap komposisi lini depan. Klub tampaknya ingin mencari kombinasi ideal antara pemain muda berpotensi tinggi dan sosok senior yang mampu memberikan dampak instan.
Jika transfer Danny Welbeck benar-benar terwujud, maka Chelsea kembali menunjukkan bahwa kebijakan transfer mereka tidak selalu mengikuti tren usia muda. Pengalaman, konsistensi di Premier League, serta kebutuhan jangka pendek kini tampaknya mulai mendapat porsi pertimbangan yang lebih besar dibanding sekadar investasi masa depan. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi