RADARBANYUWANGI.ID – Arsenal belum menghentikan ambisinya memperkuat lini depan pada bursa transfer musim panas 2026. Meski telah mendatangkan Christos Tzolis untuk mengisi sektor kiri menyusul kepergian Leandro Trossard, The Gunners masih berburu satu penyerang elite yang mampu membawa mereka bersaing di level tertinggi.
Nama Vinicius Junior sempat mencuat sebagai target utama. Winger Real Madrid itu dikabarkan masuk dalam daftar pantauan Arsenal setelah masa depannya di Santiago Bernabeu sempat diselimuti ketidakpastian.
Namun, peluang klub London Utara tersebut mendapatkan tanda tangan pemain timnas Brasil itu kini semakin menipis. Real Madrid bergerak cepat membuka negosiasi kontrak baru demi mempertahankan salah satu aset paling berharganya.
Situasi tersebut memaksa Arsenal menyiapkan sejumlah opsi lain yang dinilai memiliki kualitas serupa untuk memperkuat skuad Mikel Arteta.
Vinicius Junior Makin Sulit Direkrut
Vinicius Junior kini hanya memiliki sisa kontrak satu musim bersama Real Madrid. Kondisi itu sempat memunculkan spekulasi bahwa sang pemain bisa dilepas, terlebih setelah Los Blancos mendatangkan talenta muda Yan Diomande.
Arsenal pun disebut terus memantau perkembangan negosiasi tersebut dengan harapan menemukan celah untuk merekrut pemain berusia 26 tahun itu.
Namun perkembangan terbaru menunjukkan Real Madrid bersama Jose Mourinho, yang kini menangani klub ibu kota Spanyol tersebut, bertekad mempertahankan Vinicius. Pembicaraan mengenai kontrak baru pun telah dimulai.
Jika negosiasi itu berakhir dengan kesepakatan, Arsenal hampir dipastikan harus mengalihkan fokus ke target lain.
Bradley Barcola Jadi Opsi Premium
Nama pertama yang layak masuk radar Arsenal adalah Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain. Penyerang timnas Prancis itu tampil impresif sepanjang musim lalu dan semakin mengukuhkan reputasinya pada Piala Dunia 2026 dengan mencetak tiga gol serta satu assist.
Keunggulan utama Barcola terletak pada kecepatan eksplosif, kemampuan menggiring bola dalam ruang sempit, dan keberanian menyerang lawan secara langsung.
Karakter tersebut sangat sesuai dengan kebutuhan Arsenal yang menginginkan ancaman lebih besar dari sisi kiri untuk menyeimbangkan kekuatan Bukayo Saka di sektor kanan.
Selain itu, Barcola dikenal memiliki etos kerja tinggi saat kehilangan bola. Aspek tersebut menjadi nilai tambah karena sangat sesuai dengan filosofi pressing tinggi yang diterapkan Mikel Arteta.
Masih berusia 23 tahun, Barcola juga menawarkan prospek jangka panjang sebagai salah satu winger terbaik dunia.
Kendalanya berada pada harga transfer. PSG dikabarkan hanya bersedia melepas pemainnya dengan nilai minimal £140 juta atau sekitar Rp3,08 triliun.
Meski sangat mahal, angka tersebut masih berada dalam kisaran dana yang sebelumnya siap disiapkan Arsenal untuk mengejar Vinicius Junior.
Nico Williams Tetap Menarik
Alternatif kedua adalah Nico Williams, winger Athletic Bilbao yang telah lama dikaitkan dengan Arsenal. Pemain timnas Spanyol itu kembali mencuri perhatian setelah menyumbang assist kemenangan Ferran Torres pada final Piala Dunia 2026 melawan Argentina.
Williams dikenal sebagai pemain dengan akselerasi luar biasa, kemampuan menggiring bola yang sangat baik, serta kreativitas tinggi dalam membongkar pertahanan lawan.
Kemampuannya memenangkan duel satu lawan satu menjadi senjata utama. Ia mampu melewati bek lawan sebelum mengirim umpan silang, menciptakan peluang, ataupun melepaskan tembakan.
Arsenal sebenarnya sudah mengincarnya sejak musim panas tahun lalu. Namun transfer tersebut gagal terwujud karena Williams memilih memperpanjang kontrak bersama Athletic Bilbao.
Meski demikian, kontrak baru tersebut dikabarkan memiliki klausul pelepasan senilai £77 juta atau sekitar Rp1,69 triliun. Dibandingkan harga winger elite lain yang kini melonjak drastis, nilai tersebut dinilai jauh lebih realistis bagi Arsenal.
Julian Alvarez Tawarkan Fleksibilitas
Pilihan ketiga adalah Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Meski bukan winger murni seperti Vinicius Junior, kualitas Alvarez dinilai mampu memberikan dampak besar bagi lini serang Arsenal.
Penyerang timnas Argentina itu sebenarnya berposisi utama sebagai striker. Namun ia sangat fleksibel karena dapat dimainkan di hampir seluruh posisi lini depan. Kemampuan tersebut memberi banyak opsi taktik bagi Mikel Arteta.
Alvarez dapat dimainkan sebagai penyerang tunggal dengan Christos Tzolis atau Gabriel Martinelli di sisi sayap. Ia juga bisa berduet dengan Viktor Gyokeres maupun Kai Havertz dalam berbagai variasi formasi.
Sepanjang musim panas ini, Alvarez terus dikaitkan dengan kepindahan dari Atletico Madrid. Selain Arsenal, Real Madrid dan Barcelona juga disebut meminatinya. Harga transfernya diperkirakan mencapai lebih dari £100 juta atau sekitar Rp2,20 triliun.
Barcelona dikabarkan menjadi tujuan favorit Alvarez. Namun hubungan rivalitas antara Barcelona dan Atletico Madrid bisa menjadi penghalang sehingga membuka peluang bagi Arsenal untuk masuk dalam persaingan.
Arsenal kini berada dalam posisi yang cukup menarik di bursa transfer. Jika Vinicius Junior gagal direkrut akibat kontrak baru bersama Real Madrid, The Gunners masih memiliki beberapa opsi berkualitas.
Bradley Barcola menawarkan potensi menjadi superstar jangka panjang, Nico Williams menghadirkan kombinasi harga dan kualitas yang paling seimbang, sedangkan Julian Alvarez memberikan fleksibilitas taktik yang sangat disukai Arteta.
Dari sisi kebutuhan tim, Williams tampak menjadi opsi paling logis karena biaya transfernya lebih terjangkau dan profil permainannya paling mendekati Vinicius Junior. Namun apabila Arsenal ingin mengirim pesan kuat sebagai kandidat juara Premier League dan Liga Champions, investasi besar terhadap Barcola atau Alvarez tetap menjadi kemungkinan yang layak dipertimbangkan. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi