RADARBANYUWANGI.ID - Manchester United kembali menghidupkan minat terhadap gelandang Brighton & Hove Albion, Carlos Baleba. Setelah merekrut dua gelandang pada bursa transfer musim panas, Setan Merah masih memburu satu pemain lagi untuk memperkuat lini tengah jelang musim baru.
Manchester United belum menghentikan aktivitasnya di bursa transfer musim panas. Meski sudah mendatangkan dua gelandang anyar, manajemen klub berjuluk Setan Merah itu dikabarkan masih mencari satu sosok tambahan untuk menyempurnakan komposisi lini tengah.
Nama terbaru yang kembali mencuat adalah gelandang Brighton & Hove Albion, Carlos Baleba. Menurut laporan Sky Sports News, Manchester United telah melakukan langkah awal untuk menghidupkan kembali peluang merekrut pemain asal Kamerun tersebut.
Meski demikian, hingga kini belum ada komunikasi resmi antarklub yang dilakukan. Upaya yang dimaksud masih sebatas penjajakan internal dan evaluasi kemungkinan membuka negosiasi baru.
Carlos Baleba Masih Masuk Radar Manchester United
Manchester United sebenarnya sudah memperkuat sektor tengah pada bursa transfer kali ini dengan merekrut Andrey Santos dan Youri Tielemans. Namun, pelatih Ruben Amorim masih menginginkan tambahan satu gelandang yang mampu meningkatkan keseimbangan permainan tim.
Selain Baleba, sejumlah nama lain juga masuk dalam daftar incaran. Di antaranya gelandang Real Madrid Aurelien Tchouameni, pemain AS Roma Manu Kone, hingga gelandang Bournemouth Alex Scott.
Tchouameni bahkan disebut berpeluang dilepas Real Madrid apabila Los Blancos berhasil mendatangkan gelandang Manchester City Rodri, yang tampil impresif bersama Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026.
Persaingan mendapatkan gelandang berkualitas menjadi bagian penting dari ambisi Manchester United untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar Liga Inggris musim depan.
Brighton Pernah Mematok Harga Lebih dari Rp2,2 Triliun
Ketertarikan Manchester United terhadap Baleba bukanlah cerita baru. Klub asal Old Trafford itu sudah beberapa kali mencoba memantau perkembangan sang pemain sejak musim 2025-2026, termasuk pada bursa transfer Januari lalu.
Namun Brighton selalu bersikukuh mempertahankan pemain berusia 22 tahun tersebut.
Pada negosiasi musim panas tahun lalu, Brighton bahkan disebut hanya bersedia melepas Baleba dengan harga lebih dari 100 juta pound sterling atau sekitar Rp2,2 triliun. Nilai tersebut dinilai terlalu tinggi bagi Manchester United.
Kini situasinya mulai berubah. Laporan menyebut United tidak akan mengeluarkan dana sebesar itu, tetapi tawaran di kisaran 60 juta pound sterling atau sekitar Rp1,35 triliun dianggap lebih realistis dan berpotensi menjadi titik temu apabila Brighton bersedia bernegosiasi.
Penurunan Performa Bisa Pengaruhi Nilai Transfer
Baleba bergabung dengan Brighton dari Lille pada musim panas 2023. Sejak saat itu, ia telah mencatatkan 112 penampilan di semua kompetisi dengan torehan empat gol dan dua assist.
Musim 2024-2025 menjadi periode terbaiknya bersama The Seagulls. Penampilannya yang dominan sebagai gelandang bertahan membuat banyak klub elite Eropa mulai melirik jasanya.
Namun performanya mengalami penurunan pada musim berikutnya. Meski masih tampil dalam 35 pertandingan di semua kompetisi, termasuk ketika harus membela Kamerun pada ajang Piala Afrika, kontribusinya tidak seimpresif musim sebelumnya.
Spekulasi transfer yang terus mengiringi namanya diyakini turut memengaruhi konsistensi permainan sang gelandang.
Manchester United Cari Fondasi Baru di Era Ruben Amorim
Langkah Manchester United yang tetap berburu gelandang menunjukkan bahwa proyek pembangunan skuad di bawah Ruben Amorim belum selesai.
Masuknya Andrey Santos dan Youri Tielemans memang menambah kedalaman skuad, tetapi karakter Baleba dinilai menawarkan dimensi berbeda. Ia memiliki kemampuan merebut bola, kekuatan duel, mobilitas tinggi, serta mampu menjadi penghubung transisi dari bertahan ke menyerang.
Meski belum ada negosiasi resmi dengan Brighton, munculnya kembali nama Baleba mengindikasikan bahwa Manchester United sedang menyiapkan sejumlah alternatif apabila target utama mereka sulit direalisasikan.
Dengan sisa waktu bursa transfer yang semakin menipis, keputusan Brighton terkait harga jual Baleba berpotensi menjadi faktor penentu apakah transfer ini benar-benar dapat terwujud. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi