Prediksi New York Red Bulls vs Charlotte FC: Sama Kuat, Duel MLS Diprediksi Berakhir Imbang 2-2

Niklaas Andries • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 13:49 WIB
KETAT: New York Red Bulls akan hadapi Charlotte FC dalam lanjutan MLS 2026
KETAT: New York Red Bulls akan hadapi Charlotte FC dalam lanjutan MLS 2026

RADARBANYUWANGI.ID - Kompetisi Major League Soccer (MLS) kembali memanas setelah jeda pertengahan musim. New York Red Bulls akan menjamu Charlotte FC di Sports Illustrated Stadium, Sabtu (25/7), dalam laga pekan ke-17 yang mempertemukan dua tim dengan jumlah poin identik.

Meski sama-sama berupaya kembali ke jalur kemenangan, performa yang belum konsisten membuat pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat hingga peluit akhir.

New York Red Bulls Masih Berjuang Keluar dari Inkonsistensi

Tiga kali peraih Supporters' Shield itu belum mampu menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim 2026. Di bawah arahan Michael Bradley, New York Red Bulls baru mengoleksi enam kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan dari 16 pertandingan MLS.

Perolehan 22 poin menempatkan mereka di posisi ke-17 klasemen keseluruhan. Meski demikian, peluang menembus zona playoff masih terbuka lebar karena hanya terpaut empat poin dari enam besar di wilayah Timur.

Sebelum kompetisi dihentikan karena Piala Dunia, performa Red Bulls sebenarnya mulai membaik. Mereka tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir dengan catatan tiga kemenangan dan satu hasil imbang, termasuk kemenangan impresif 3-1 di kandang Chicago Fire.

Sayangnya, persoalan utama masih berada di sektor pertahanan. Red Bulls belum sekalipun mencatatkan clean sheet dalam periode tersebut dan sudah kebobolan 35 gol sepanjang musim, menjadikan mereka salah satu tim dengan lini belakang paling rapuh di MLS.

Kekalahan 1-3 dari Philadelphia Union pada laga pertama usai jeda kompetisi kembali memperlihatkan bahwa masalah defensif masih menjadi pekerjaan rumah terbesar Bradley.

Charlotte FC Ingin Mengulang Dominasi atas Red Bulls

Charlotte FC datang ke New Jersey dengan modal poin yang sama, tetapi berada tiga tingkat di atas Red Bulls berkat selisih gol yang lebih baik.

Dalam lima pertandingan liga terakhir, pasukan Dean Smith membukukan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.

Pada laga terakhir, Charlotte sebenarnya hampir meraih kemenangan saat unggul 2-0 atas Atlanta United hingga babak pertama. Namun, mereka kehilangan konsentrasi setelah jeda sehingga harus puas bermain imbang 2-2.

Pertandingan akhir pekan ini juga menjadi momen spesial bagi Dean Smith karena menjadi laga ke-100 bersama Charlotte FC. Dari 99 pertandingan sebelumnya, pelatih asal Inggris tersebut mencatatkan 42 kemenangan, 21 hasil imbang, dan 36 kekalahan.

Musim terbaik Smith terjadi pada 2025 ketika membawa Charlotte finis di peringkat keempat Wilayah Timur, pencapaian terbaik sepanjang sejarah klub. Namun musim ini mereka belum mampu mengulang performa tersebut dan masih tertahan di posisi ketujuh, terpaut 17 poin dari pemuncak klasemen Nashville.

Charlotte juga memiliki kepercayaan diri tinggi karena pernah menghancurkan New York Red Bulls dengan skor telak 6-1 pada pertemuan Maret lalu. Namun, kondisi kedua tim kini jauh lebih seimbang sehingga laga diperkirakan berlangsung jauh lebih kompetitif.

Kondisi Terkini Kedua Tim

New York Red Bulls

Michael Bradley tidak mendapatkan tambahan pemain cedera setelah kekalahan dari Philadelphia sehingga berpeluang mempertahankan susunan pemain sebelumnya.

Meski demikian, buruknya koordinasi lini belakang membuka kemungkinan adanya perubahan.

Penyerang Cade Cowell, yang mencetak satu-satunya gol Red Bulls pada pertandingan terakhir, dipastikan tetap menjadi andalan di lini depan. Sementara kapten Emil Forsberg, yang sudah mengoleksi empat assist musim ini, akan kembali menjadi motor kreativitas tim.

Di bawah mistar, Ethan Horvath masih dipercaya menggantikan Anthony Marcucci yang belum pulih dari cedera ligamen lutut (ACL). Rafael Mosquera juga masih harus menepi akibat cedera paha.

Charlotte FC

Dean Smith justru menghadapi persoalan baru setelah kehilangan dua pemain penting sekaligus.

Kerwin Vargas dan Liel Abada, yang masing-masing mencetak gol saat menghadapi Atlanta United, mengalami cedera dan terpaksa ditarik keluar. Sebagai pengganti, Tyger Smalls dan Rodolfo Aloko menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi starter.

Prediksi Susunan Pemain

New York Red Bulls (4-3-3): Horvath; Marshall-Rutty, Che, Nealis, Dos Santos; Donkor, Mehmeti, Forsberg; Cowell, Hall, Ruvalcaba.

Charlotte FC (4-4-2): Kahlina; Byrne, Morrison, Ream, Toffolo; Smalls, Westwood, De La Torre, Aloko; Biel, Goodwin.

Prediksi Skor: New York Red Bulls 2-2 Charlotte FC

Secara statistik, kedua tim memiliki kekuatan yang relatif berimbang.

New York Red Bulls tampil lebih agresif ketika bermain di kandang, tetapi rapuh dalam bertahan. Sebaliknya, Charlotte FC cukup efektif dalam membangun serangan balik, meski belakangan kerap kehilangan fokus pada babak kedua.

Absennya Vargas dan Abada memang mengurangi daya gedor Charlotte. Namun, lini belakang Red Bulls yang menjadi salah satu yang terburuk di MLS memberi peluang besar bagi tim tamu untuk tetap mencetak gol.

Di sisi lain, pengalaman Emil Forsberg dalam mengatur ritme permainan diperkirakan kembali menjadi pembeda bagi tuan rumah.

Melihat kondisi kedua tim, laga diperkirakan berlangsung terbuka dengan peluang terciptanya banyak gol. Hasil imbang menjadi skenario yang paling realistis karena keduanya sama-sama belum menunjukkan konsistensi untuk mengamankan tiga poin. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
prediksi mls 2026 new york red bulls vs charlotte fc prediksi new york red bulls charlotte fc jadwal mls 2026