RADARRBANYUWANGI.ID - Boca Juniors mengusung misi menebus kegagalan di Copa Libertadores saat menjamu O'Higgins pada leg pertama babak 16 besar Copa Sudamericana di Stadion La Bombonera, Buenos Aires. Bermain di kandang sendiri, raksasa Argentina itu difavoritkan mengamankan keunggulan sebelum melakoni laga balasan di Chile.
Bagi O'Higgins, pertandingan ini memiliki arti historis. Klub asal Chile tersebut untuk pertama kalinya tampil di fase gugur Copa Sudamericana setelah tampil impresif sepanjang babak penyisihan grup. Namun, tantangan yang menanti tidak mudah karena mereka harus menghadapi salah satu klub paling berpengalaman di kompetisi antarklub Amerika Selatan.
Boca Juniors Berburu Penebusan
Perjalanan Boca Juniors di Copa Libertadores musim ini jauh dari harapan. Tim besutan Rodolfo Arruabarrena gagal mempertahankan posisi di zona lolos setelah kehilangan poin dalam tiga pertandingan terakhir fase grup. Hasil itu membuat mereka harus turun kasta ke Copa Sudamericana.
Meski demikian, pengalaman berbicara banyak. Boca mampu menembus sedikitnya babak 16 besar dalam dua penampilan terakhir mereka di Copa Sudamericana. Pada edisi 2024, langkah mereka terhenti lewat adu penalti melawan Cruzeiro.
Menjelang duel ini, performa Boca mulai menunjukkan tren positif. Mereka meraih dua kemenangan beruntun di semua ajang tanpa sekali pun kebobolan. Catatan tersebut menjadi modal penting untuk mengembalikan kepercayaan diri setelah tersingkir dari Libertadores.
Meski begitu, performa kandang mereka sempat menjadi sorotan. Sebelum mengalahkan Athletico Paranaense dalam laga uji coba, Boca gagal memenangkan tiga pertandingan kandang terakhir di ajang kompetitif.
Satu statistik yang menguntungkan tuan rumah adalah rekor melawan klub Chile. Boca belum pernah kalah dari wakil Chile di Copa Sudamericana. Kendati demikian, mereka pernah ditahan imbang Universidad Catolica pada semifinal edisi 2005.
O'Higgins Datang Membawa Kejutan
Di sisi lain, O'Higgins menjadi salah satu tim kejutan sepanjang fase grup Copa Sudamericana. Klub asuhan Lucas Bovaglio berhasil finis sebagai runner-up Grup C, hanya terpaut dua poin dari Sao Paulo yang keluar sebagai juara grup.
Tiket ke fase gugur dipastikan setelah mereka menaklukkan Millonarios asal Kolombia dengan skor 2-1 pada laga terakhir grup. Kemenangan itu memperlihatkan karakter pantang menyerah yang menjadi kekuatan utama O'Higgins sepanjang turnamen.
Namun, performa tandang mereka masih menjadi pekerjaan rumah. Dari fase grup, kemenangan atas Millonarios menjadi satu-satunya kemenangan mereka di luar kandang. Meski demikian, mereka juga datang dengan modal positif setelah mengalahkan Union Espanola 2-1 di Copa Chile pada awal Juli.
Secara keseluruhan, O'Higgins tengah menikmati dua kemenangan beruntun di semua kompetisi dan hanya sekali kalah dalam lima pertandingan kompetitif terakhir.
Menariknya, seluruh kemenangan mereka di fase grup terjadi ketika berhasil mencetak gol lebih dahulu. Sebaliknya, mereka selalu kalah saat kebobolan terlebih dahulu. Fakta tersebut menunjukkan pentingnya start cepat apabila ingin mencuri hasil positif di Buenos Aires.
Rekor Kurang Bersahabat Melawan Klub Argentina
Selain faktor pengalaman, sejarah juga belum berpihak kepada O'Higgins. Klub berjuluk El Capo de Provincia itu belum pernah mencetak gol ke gawang klub Argentina dalam pertandingan resmi.
Hasil terbaik mereka saat menghadapi wakil Argentina terjadi pada Copa Libertadores 2014 ketika bermain imbang tanpa gol melawan Lanus. Statistik tersebut menjadi tantangan besar mengingat lini belakang Boca mulai kembali solid.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Performa Boca Juniors (Semua Kompetisi): Menang-Kalah-Kalah-Imbang-Kalah-Menang
Performa O'Higgins di Copa Sudamericana: Menang-Kalah-Menang-Imbang-Kalah-Menang
Performa O'Higgins (Semua Kompetisi): Kalah-Imbang-Kalah-Imbang-Menang-Menang
Kabar Tim
Boca Juniors dipastikan belum diperkuat Rodrigo Battaglia yang masih menjalani pemulihan usai operasi tendon Achilles. Penjaga gawang Agustin Marchesin juga harus menepi akibat cedera ligamen lutut.
Sementara itu, Leandro Paredes diperkirakan belum dimainkan setelah baru tampil pada final Piala Dunia beberapa hari lalu. Selain faktor kebugaran, gelandang berpengalaman tersebut juga berpotensi menjalani hukuman disiplin akibat insiden pascapertandingan.
Pada laga terakhir di Copa Libertadores, Lautaro Di Lollo turut menyumbang gol bersama Santiago Ascacibar dan mantan gelandang Manchester United, Ander Herrera, ketika Boca menang telak 3-0 atas Barcelona SC dari Ekuador.
Di kubu O'Higgins, Bryan Rabello diragukan tampil karena mengalami cedera hamstring kiri. Martin Sarrafiore juga masih dipantau kondisinya akibat masalah pada otot paha depan.
Francisco Gonzalez menjadi pencetak gol terbanyak O'Higgins di fase grup Copa Sudamericana dengan dua gol. Sementara Bastian Yanez dan Alan Robledo mencetak gol kemenangan saat menundukkan Millonarios.
Prediksi Susunan Pemain
Boca Juniors (4-3-3): Brey; Braida, Di Lollo, Pellegrino, Blanco; Palacios, Alarcon, Velasco; Aranda, Gimenez, Zeballos.
O'Higgins (4-2-3-1): Carabali; Faundez, Robledo, Brizuela, Diaz; Leiva, Ogaz; Gonzalez, Maturana, Yanez; Vecino.
Prediksi akhir: Boca Juniors 3-0 O'Higgins
Secara kualitas skuad, pengalaman internasional, hingga atmosfer pertandingan, Boca Juniors memiliki keunggulan yang cukup signifikan. Bermain di La Bombonera selalu menjadi tantangan psikologis bagi tim tamu karena tekanan dari puluhan ribu suporter yang dikenal sangat fanatik.
Motivasi Boca untuk menebus kegagalan di Copa Libertadores juga diperkirakan membuat mereka tampil lebih agresif sejak menit awal. Sebaliknya, O'Higgins kemungkinan akan mengandalkan organisasi pertahanan rapat dan serangan balik cepat demi menjaga peluang sebelum leg kedua.
Jika Boca mampu mencetak gol cepat, pertandingan berpotensi berjalan satu arah. Sebaliknya, semakin lama O'Higgins mampu mempertahankan skor tetap imbang, tekanan justru akan beralih kepada tuan rumah.
Melihat perbedaan kualitas individu, pengalaman di level kontinental, serta keuntungan bermain di La Bombonera, Boca Juniors diprediksi mampu mengamankan kemenangan nyaman pada leg pertama. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi