RADARBANYUWANGI.ID - Ajax Amsterdam memulai perjalanan mereka menuju babak utama UEFA Conference League 2026-2027 dengan tantangan tandang ke markas FK Vojvodina pada leg pertama babak kualifikasi kedua. Meski tampil sebagai tamu, wakil Belanda itu datang dengan status unggulan berkat kualitas skuad, pengalaman Eropa, dan wajah baru di bawah pelatih Michel.
Ajax memang masih menyandang status sebagai klub tersukses dalam sejarah sepak bola Belanda. Namun, beberapa musim terakhir menjadi periode yang jauh dari kata ideal bagi raksasa Amsterdam tersebut.
Musim lalu, Ajax hanya mampu finis di peringkat kelima Eredivisie. Mereka bahkan nyaris gagal tampil di kompetisi antarklub Eropa sebelum akhirnya mengalahkan FC Utrecht melalui adu penalti pada final playoff untuk mengamankan tiket ke Conference League.
Keberhasilan itu tetap tidak menyelamatkan posisi pelatih sementara Oscar Garcia yang akhirnya meninggalkan klub.
Kini, Ajax memasuki babak baru bersama Michel, pelatih yang sebelumnya sukses mengangkat performa Girona di La Liga. Manajemen berharap tangan dinginnya mampu mengembalikan Ajax ke Liga Champions sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 32 tahun untuk kembali meraih trofi Eropa.
Optimisme tersebut semakin besar setelah kedatangan sejumlah pemain berpengalaman dan berkualitas seperti Daley Blind, Caio Henrique, serta Marcos Leonardo yang memperkuat kedalaman skuad.
Ajax Tunjukkan Perkembangan Selama Pramusim
Sebagai persiapan menghadapi laga kompetitif pertama musim ini, Ajax menjalani empat pertandingan uji coba.
Mereka sempat kalah 1-3 dari Panathinaikos pada laga pembuka pramusim. Namun, performa tim terus meningkat hingga akhirnya menutup rangkaian persiapan dengan kemenangan tipis 1-0 atas Olympiacos.
Hasil tersebut menjadi modal positif sebelum bertandang ke Serbia. Meski demikian, Michel diperkirakan tetap mewaspadai kondisi kebugaran pemainnya yang belum sepenuhnya mencapai ritme pertandingan resmi.
FK Vojvodina Datang dengan Luka dari Liga Europa
Di sisi lain, FK Vojvodina sebenarnya berharap mampu melangkah jauh di babak kualifikasi Liga Europa. Namun, harapan itu pupus setelah bertemu Ferencvaros pada putaran pertama kualifikasi.
Usai kalah tipis 1-2 di kandang sendiri, wakil Serbia itu kembali tumbang 0-3 saat bertandang ke Hungaria sehingga harus turun kasta ke UEFA Conference League.
Nasib Vojvodina juga kurang bersahabat karena kembali dipertemukan dengan Ajax, lawan yang pernah menyingkirkan mereka dengan agregat 4-1 pada babak kualifikasi kedua Liga Europa musim 2023-2024.
Meski demikian, tim asuhan Vojvodina memiliki sedikit suntikan kepercayaan diri setelah membuka kompetisi Liga Serbia musim 2026-2027 dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas OFK Beograd.
Sayangnya, catatan mereka di kompetisi Eropa masih memprihatinkan karena menelan tujuh kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir di level kontinental.
Kondisi Terkini Kedua Tim
FK Vojvodina
Pelatih tuan rumah dipastikan kehilangan bek Kornel Szucs yang harus menjalani hukuman akibat kartu merah pada leg kedua melawan Ferencvaros. Posisinya kemungkinan akan digantikan Djordje Crnomarkovic di jantung pertahanan.
Sementara itu, Nardin Mulahusejnovic hampir pasti kembali menjadi andalan di lini depan setelah mencetak dua gol saat mengalahkan OFK Beograd.
Ajax
Michel berpeluang mempertahankan sebagian besar susunan pemain yang tampil saat mengalahkan Olympiacos. Kasper Dolberg diprediksi kembali dipercaya sebagai ujung tombak setelah mulai mendapatkan menit bermain pada laga terakhir pramusim.
Di sisi lain, Oliver Edvardsen membuka peluang tampil sejak menit pertama setelah menjadi pencetak gol kemenangan atas Olympiacos ketika masuk sebagai pemain pengganti.
Perkiraan Susunan Pemain
FK Vojvodina (4-3-3): Rosic; Butean, Tanjga, Crnomarkovic, Barros; Kokanovic, Petrovic, Vidosavljevic; Randjekovic, Mulahusejnovic, Kolarevic.
Ajax (4-3-3): Paes; Rosa, Bouwman, Blind, Wijndal; Berghuis, Klaassen, Regeer, Godts; Dolberg, Gloukh.
Prediksi Skor: FK Vojvodina 1-3 Ajax
Laga ini diperkirakan berlangsung lebih ketat daripada yang terlihat di atas kertas. FK Vojvodina memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri dan sudah lebih dulu menjalani pertandingan kompetitif musim ini.
Sebaliknya, Ajax baru memasuki laga resmi pertama sehingga adaptasi terhadap intensitas pertandingan menjadi tantangan tersendiri.
Namun, jika melihat kualitas individu, kedalaman skuad, pengalaman bermain di level Eropa, hingga materi pemain yang dimiliki Michel, Ajax tetap berada satu level di atas lawannya.
Apabila mampu mencetak gol lebih dahulu, klub asal Amsterdam itu berpeluang mengendalikan tempo permainan dan memanfaatkan menurunnya stamina tuan rumah pada babak kedua.
Kualitas skuad serta pengalaman bertanding di kompetisi Eropa diperkirakan menjadi pembeda utama. Ajax diyakini mampu membawa pulang kemenangan penting dari Serbia sebagai modal besar menuju leg kedua di Amsterdam. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi