RADARBANYUWANGI.ID - Bursa transfer musim panas kembali menghadirkan kejutan besar. Ketika AS Roma diyakini menjadi klub terdepan untuk mendapatkan tanda tangan winger Timnas Belanda, Crysencio Summerville, justru Al-Hilal muncul sebagai pemenang dalam persaingan sengit tersebut.
Klub raksasa Arab Saudi itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan West Ham United untuk menebus Summerville dengan nilai transfer mencapai 80 juta euro atau sekitar Rp1,5 triliun.
Nilai tersebut jauh melampaui tawaran AS Roma dan menegaskan kekuatan finansial klub-klub Saudi Pro League di pasar transfer.
Al-Hilal Menang Telak dalam Perburuan Summerville
Saga transfer Crysencio Summerville mengalami perubahan drastis dalam hitungan hari. Sebelumnya, AS Roma berada di posisi terdepan setelah mengajukan penawaran senilai 46 juta euro.
Namun, situasi berubah ketika Al-Hilal masuk ke dalam perburuan. Berdasarkan laporan The Athletic, klub asal Arab Saudi itu berhasil mencapai kesepakatan dengan West Ham untuk transfer yang diperkirakan bernilai hampir 80 juta euro.
Pemeriksaan medis dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Jika seluruh proses administrasi berjalan lancar, pemain berusia 24 tahun tersebut akan menandatangani kontrak jangka panjang bersama Al-Hilal.
Transfer ini menjadi salah satu kejutan terbesar pada bursa transfer musim panas karena sebelumnya Summerville juga sempat diminati sejumlah klub elite Eropa.
PSG, Manchester United, hingga Aston Villa Pernah Memantau
Sebelum Al-Hilal bergerak cepat, beberapa klub papan atas Eropa telah dikaitkan dengan mantan pemain Leeds United tersebut.
Paris Saint-Germain sempat menunjukkan ketertarikan. Manchester United juga diketahui meminta informasi mengenai kondisi sang pemain, sementara Aston Villa terus memantau perkembangan negosiasi.
Meski demikian, tak satu pun mampu menyaingi tawaran fantastis yang diajukan Al-Hilal kepada West Ham.
Degradasi West Ham Membuka Jalan Transfer
Keputusan West Ham melepas Summerville tidak lepas dari situasi klub yang terdegradasi ke Championship.
Winger asal Belanda itu sebenarnya masih terikat kontrak hingga 2029 setelah didatangkan dari Leeds United pada 2024. Namun, bermain di kasta kedua Liga Inggris dinilai bukan pilihan ideal bagi pemain yang sedang berada pada fase terbaik kariernya.
Selama memperkuat The Hammers, Summerville tampil dalam 56 pertandingan di semua kompetisi. Pada musim lalu saja ia mencatat 34 penampilan, mencetak 7 gol serta menyumbangkan 5 assist, menjadikannya salah satu pemain paling produktif di skuad West Ham.
Bersinar Bersama Timnas Belanda
Nama Summerville semakin melambung setelah tampil impresif bersama Timnas Belanda pada Piala Dunia terakhir. Ia menjadi salah satu kejutan turnamen dengan menyumbangkan dua gol dan dua assist hanya dalam empat pertandingan.
Meski sempat gagal mengeksekusi penalti saat Belanda tersingkir dari Maroko pada babak 16 besar usai bermain imbang 1-1 di waktu normal, performanya tetap menuai banyak pujian dan memperkuat reputasinya sebagai salah satu winger muda terbaik Eropa.
Saudi Pro League Kembali Mengirim Sinyal Kuat
Keberhasilan Al-Hilal membajak transfer Summerville menunjukkan bahwa Saudi Pro League masih menjadi kekuatan baru di pasar transfer dunia.
Bukan hanya mengincar pemain veteran, klub-klub Saudi kini berani berinvestasi besar untuk merekrut pemain yang masih berada pada usia emas dan memiliki prospek jangka panjang.
Bagi AS Roma, kegagalan mendapatkan Summerville menjadi pukulan tersendiri setelah sebelumnya juga kehilangan target transfer lainnya. Sementara bagi Al-Hilal, kedatangan pemain Timnas Belanda tersebut berpotensi memperkuat lini serang sekaligus meningkatkan daya saing klub di kompetisi domestik maupun Asia.
Dengan nilai transfer mencapai Rp1,5 triliun, kepindahan Summerville menjadi salah satu transaksi terbesar pada bursa transfer musim panas tahun ini dan kembali menegaskan bahwa persaingan mendapatkan pemain elite kini tidak lagi didominasi klub-klub Eropa. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi