Jorge Jesus Mulai Era Baru Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo Tetap Dipertahankan, Perombakan Skuad Belum Jadi Prioritas

Niklaas Andries • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 07:09 WIB
PENSIUN: Jorge Jesus pastikan Ronaldo masih menjadi bagian timnas Portugal hingga Piala Dunia 2030
PENSIUN: Jorge Jesus pastikan Ronaldo masih menjadi bagian timnas Portugal hingga Piala Dunia 2030

RADARBANYUWANGI.ID - Pergantian pelatih di Timnas Portugal berlangsung cepat. Tak lama setelah Roberto Martinez meninggalkan kursi pelatih, Federasi Sepak Bola Portugal langsung menunjuk Jorge Jesus sebagai nakhoda baru Selecao das Quinas.

Pelatih berusia 71 tahun yang dikenal sukses bersama Benfica dan Al-Hilal itu kini mendapat kesempatan pertama dalam kariernya menangani tim nasional Portugal. Kehadirannya memunculkan optimisme baru setelah Portugal gagal memenuhi ekspektasi pada Piala Dunia 2026 usai tersingkir secara mengecewakan dari Spanyol dengan skor 0-1.

Meski memiliki deretan pemain muda berbakat, Portugal dinilai belum mampu memaksimalkan potensinya di panggung dunia. Kini, fokus utama mereka adalah bangkit menuju Euro 2028 sekaligus membangun fondasi kuat untuk Piala Dunia 2030 yang akan digelar bersama Spanyol dan Maroko.

Cristiano Ronaldo Tetap Masuk Rencana Jorge Jesus

Salah satu isu terbesar setelah penunjukan Jorge Jesus adalah masa depan Cristiano Ronaldo di tim nasional. Kapten Portugal yang kini berusia 41 tahun sempat dianggap menjadi beban karena faktor usia.

Namun, Jorge Jesus langsung menepis anggapan tersebut.

Menurutnya, Ronaldo tetap merupakan simbol sepak bola Portugal dan tidak pernah menjadi masalah bagi dirinya maupun tim nasional. Setiap keputusan terkait pemain akan dibahas secara pribadi, termasuk dengan sang megabintang.

"Saya tidak pernah menilai seorang pemain hanya berdasarkan usianya. Hal itu juga berlaku untuk Cristiano Ronaldo," tegas Jorge Jesus.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Ronaldo masih memiliki peluang besar menjadi bagian penting dalam proyek Portugal, setidaknya dalam jangka pendek.

Tidak Akan Ada Revolusi Skuad

Dalam wawancara bersama Canal 11 yang dikutip media Portugal, A Bola, Jorge Jesus memastikan dirinya tidak akan melakukan perubahan besar saat mengumumkan skuad pertama Portugal untuk laga UEFA Nations League menghadapi Wales pada 24 September mendatang.

Menurutnya, banyak pihak mengira pelatih baru akan langsung merombak daftar pemain. Namun, ia menilai langkah tersebut justru tidak realistis.

Jesus mengungkapkan bahwa Portugal tidak memiliki pilihan pemain yang terlalu luas untuk langsung mengganti banyak nama. Karena itu, skuad Nations League nantinya diperkirakan hanya berbeda dua hingga tiga pemain dibanding tim yang tampil pada Piala Dunia 2026.

Ia menegaskan, proses regenerasi akan berlangsung secara bertahap selama empat tahun ke depan hingga menuju Piala Dunia 2030.

Pendekatan ini menunjukkan Jorge Jesus lebih memilih menjaga stabilitas tim dibanding melakukan perubahan drastis yang berpotensi mengganggu keseimbangan skuad.

Kirim Peringatan Keras kepada Para Pemain

Meski mempertahankan sebagian besar komposisi pemain, Jorge Jesus memberikan kritik tajam terhadap performa Portugal di Piala Dunia 2026.

Menurutnya, kualitas permainan tim harus meningkat secara signifikan apabila ingin meraih prestasi yang lebih tinggi.

Ia menilai keberhasilan tidak cukup hanya mengandalkan nama besar atau kualitas individu para pemain. Portugal memang memiliki banyak bintang, tetapi belum mampu menerjemahkannya menjadi gelar bergengsi secara konsisten.

Jesus mengingatkan bahwa Portugal hanya memenangkan Piala Eropa 2016 dan dua trofi UEFA Nations League dalam satu dekade terakhir.

Meski Nations League bukan turnamen terbesar, ia menilai kompetisi tersebut sangat kompetitif karena selalu mempertemukan tim-tim terbaik Eropa.

"Kami memiliki pemain-pemain hebat, tetapi kami belum memenangkan banyak hal. Jika kami tidak bermain lebih baik daripada di Piala Dunia, saya juga tidak akan bisa memberikan hasil yang lebih baik," tegas Jorge Jesus.

Fokus Besar Menuju Piala Dunia 2030

Penunjukan Jorge Jesus bukan hanya untuk memperbaiki hasil dalam waktu dekat. Federasi Portugal tampaknya menyiapkan proyek jangka panjang agar tim berada dalam performa terbaik saat menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2030.

Dengan kombinasi pemain senior seperti Cristiano Ronaldo dan generasi muda yang terus berkembang, Portugal kini memasuki fase transisi yang menarik.

Alih-alih melakukan revolusi total, Jorge Jesus memilih membangun fondasi secara bertahap. Strategi tersebut memperlihatkan bahwa target sesungguhnya bukan sekadar tampil kompetitif di UEFA Nations League atau Euro 2028, melainkan menjadikan Portugal sebagai kandidat juara ketika tampil di hadapan publik sendiri pada Piala Dunia 2030.

Pendekatan realistis ini juga menjadi pesan bahwa era baru Portugal akan dibangun melalui peningkatan kualitas permainan, bukan sekadar pergantian nama dalam daftar skuad. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Piala Dunia 2030 jorge jesus cristianp ronaldo uefa nations league timnas portugal