RADARBANYUWANGI.ID - Perjalanan menuju fase liga Liga Champions 2026–2027 dimulai bagi Fenerbahce. Wakil Turki itu akan menjamu klub Polandia, Gornik Zabrze, pada leg pertama babak kualifikasi kedua di Stadion Sukru Saracoglu, Selasa (22/7) waktu setempat.
Laga ini menjadi langkah awal yang sangat menentukan. Pemenang duel dua leg akan semakin dekat menuju fase liga Liga Champions, sementara tim yang tersingkir harus mengalihkan fokus ke jalur Liga Europa.
Bagi Fenerbahce, pertandingan ini bukan sekadar laga pembuka musim Eropa. Ini juga menjadi ujian pertama dalam era baru di bawah pelatih Ismail Kartal yang kembali dipercaya menangani klub untuk kali keempat.
Ismail Kartal Kembali, Fenerbahce Datang dengan Ambisi Besar
Musim lalu Fenerbahce kembali harus puas menjadi runner-up Liga Super Turki setelah kalah bersaing dengan rival abadinya, Galatasaray, dalam perebutan gelar yang berlangsung sengit hingga akhir musim.
Kegagalan lolos ke fase utama Liga Champions membuat Jose Mourinho kehilangan pekerjaannya. Pelatih asal Portugal itu kemudian melanjutkan karier bersama Benfica, klub yang justru menjadi batu sandungan Fenerbahce di kompetisi Eropa.
Posisi Mourinho sempat digantikan Domenico Tedesco. Mantan pelatih tim nasional Belgia tersebut membawa Fenerbahce finis di posisi kedua liga domestik dan melaju hingga babak gugur Liga Europa sebelum dihentikan Nottingham Forest.
Namun, Tedesco juga tidak bertahan lama setelah menerima tawaran Bologna. Situasi itu membuka jalan bagi kembalinya Ismail Kartal.
Manajemen Fenerbahce pun bergerak agresif di bursa transfer. Klub menggelontorkan dana besar untuk memperkuat skuad dengan mendatangkan sejumlah nama beken seperti Vedat Muriqi, Nathan Ake, dan Mason Greenwood. Nama terakhir bahkan disebut menjadi pembelian termahal sepanjang sejarah klub.
Meski demikian, ketiga pemain tersebut belum masuk daftar skuad untuk pertandingan ini.
Fenerbahce Tampil Tajam Selama Pramusim
Optimisme publik Istanbul cukup beralasan. Fenerbahce menyapu bersih tiga laga uji coba dengan kemenangan dan mencetak total 11 gol.
Pada pertandingan terakhir pramusim, mereka berhasil mengalahkan LASK Linz 2-1 di Austria. Produktivitas lini depan menjadi sinyal positif menjelang duel penting kontra Gornik Zabrze.
Kartal diperkirakan langsung menurunkan kuartet menyerang yang dihuni Marco Asensio, Irfan Can Kahveci, Anderson Talisca, dan Kerem Akturkoglu.
Di lini belakang, kapten Milan Skriniar siap memimpin pertahanan, sedangkan gelandang berpengalaman N'Golo Kante masih belum tersedia setelah menjalani turnamen Piala Dunia bersama tim nasional Prancis.
Gornik Zabrze Datang Membawa Kepercayaan Diri Baru
Di kubu lawan, Gornik Zabrze juga tengah menikmati kebangkitan. Klub berjuluk The Miners berhasil mengakhiri penantian panjang selama 38 tahun untuk meraih trofi domestik.
Kesuksesan tersebut dipimpin legenda klub Lukas Podolski. Menariknya, mantan penyerang tim nasional Jerman itu kini telah beralih peran dari kapten tim menjadi presiden klub.
Meski demikian, persiapan mereka menuju Istanbul tidak sepenuhnya mulus. Gornik baru saja kalah 1-3 dari Lech Poznan pada ajang Piala Super Polandia.
Dalam pramusim, performa mereka juga belum konsisten dengan catatan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Krisis Pemain Jadi Tantangan Wakil Polandia
Pelatih Michal Gasparik juga dipaksa memutar otak karena kehilangan beberapa pemain penting. Kiper utama Tomasz Loska harus menjalani hukuman larangan bermain sehingga Philipp Schulze dipastikan mengawal gawang.
Masalah bertambah setelah gelandang Jaroslaw Kubicki mengalami patah lengan saat menghadapi Lech Poznan. Cedera tersebut diperkirakan membuatnya menepi hingga dua bulan.
Selain itu, bintang muda Lukas Ambros telah dijual ke Anderlecht dengan nilai transfer tertinggi sepanjang sejarah klub.
Sebagai pengganti, Gornik mendatangkan penyerang Slovakia Emil Prekop dari Slavia Praha. Sementara gelandang tim nasional Polandia Kacper Urbanski juga bergabung secara gratis dari Legia Warsaw dan diprediksi langsung menjadi starter.
Prediksi Susunan Pemain
Fenerbahce (4-2-3-1): Gunok; Muldur, Skriniar, Oosterwolde, Mercan; Guendouzi, Fred; Irfan Can Kahveci, Marco Asensio, Kerem Akturkoglu; Anderson Talisca.
Gornik Zabrze (4-3-3): Schulze; Janicki, Sacek, Josema, Janza; Donio, Sadilek, Urbanski; Ismaheel, Emil Prekop, Khlan.
Analisis Pertandingan
Di atas kertas, Fenerbahce memiliki hampir seluruh keuntungan. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, kualitas skuad yang lebih dalam, serta pengalaman tampil di kompetisi Eropa menjadi modal yang sulit disaingi Gornik Zabrze.
Perbedaan kualitas kedua tim juga terlihat dari koefisien UEFA. Fenerbahce berada sekitar 145 peringkat di atas wakil Polandia tersebut, menunjukkan jurang pengalaman yang cukup lebar di level kontinental.
Meski Gornik tengah menikmati momentum kebangkitan setelah meraih trofi domestik, minimnya pengalaman tampil di Eropa dalam delapan musim terakhir bisa menjadi hambatan besar menghadapi atmosfer panas di Istanbul.
Jika mampu memaksimalkan dominasi sejak menit awal, Fenerbahce berpeluang besar mengamankan modal penting sebelum menjalani leg kedua di Polandia pekan depan.
Prediksi Skor: Fenerbahce 2-0 Gornik Zabrze.
Dengan materi pemain yang lebih berkualitas serta pengalaman di kompetisi Eropa, Fenerbahce diprediksi mampu mengontrol jalannya pertandingan dan membawa keunggulan dua gol sebagai bekal menghadapi leg kedua. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi