Manchester United Bidik Bek Muda Leicester City, Ben Nelson Minta Hengkang dan Dibanderol Rp220 Miliar

Niklaas Andries • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 07:19 WIB
BIDIKAN: MU berusaha mendatangkan bek muda asal Leicester City Ben Nelson
BIDIKAN: MU berusaha mendatangkan bek muda asal Leicester City Ben Nelson

RADARBANYUWANGI.ID – Manchester United kembali membuka peluang memperkuat lini pertahanan jelang bergulirnya musim baru Premier League 2026–2027. Kali ini, Setan Merah dikaitkan dengan bek muda Leicester City, Ben Nelson, yang disebut telah menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini.

Laporan Daily Mail menyebutkan bahwa Nelson telah memberi tahu manajemen Leicester City bahwa dirinya ingin mencari tantangan baru. Situasi kontraknya yang hanya tersisa satu tahun membuat posisi Leicester berada dalam tekanan jika tidak ingin kehilangan sang pemain secara cuma-cuma pada musim panas tahun depan.

Meski demikian, Leicester tetap memasang harga £10 juta atau sekitar Rp220 miliar bagi klub yang ingin mendapatkan tanda tangan bek berusia 22 tahun tersebut.

Manchester United Masuk Antrean Peminat

Kabar tersebut langsung membuat Manchester United meningkatkan kewaspadaan di bursa transfer. Klub yang kini ditangani Michael Carrick dinilai memiliki kemampuan finansial untuk memenuhi permintaan Leicester tanpa kesulitan berarti.

Harga yang relatif terjangkau menjadikan Nelson sebagai opsi investasi jangka panjang dibanding harus mengeluarkan dana besar untuk merekrut bek berpengalaman.

Sebaliknya, sejumlah klub lain justru dikabarkan mundur karena menilai banderol Leicester terlalu tinggi. Di antaranya adalah West Ham United, klub Serie A Torino, serta wakil Bundesliga Borussia Monchengladbach.

Bagi Manchester United, nilai transfer tersebut masih tergolong ekonomis, terutama untuk pemain muda Inggris yang memiliki potensi berkembang dalam beberapa musim ke depan.

Produk Akademi Leicester yang Mulai Bersinar

Ben Nelson merupakan lulusan akademi Leicester City yang telah melewati proses panjang sebelum mendapat kesempatan di tim utama.

Ia sempat menjalani masa peminjaman bersama Rochdale, Doncaster Rovers, dan Oxford United guna menambah jam terbang.

Musim 2025–2026 menjadi momentum penting dalam kariernya. Nelson tampil dalam 22 dari 46 pertandingan Championship sebagai starter.

Sejak Desember hingga Maret, ia menjadi pilihan utama di lini belakang Leicester. Namun, cedera yang dialaminya pada April memaksanya mengakhiri musim lebih cepat dan absen pada lima laga terakhir.

Musim tersebut juga berakhir mengecewakan bagi Leicester City setelah mereka terdegradasi ke kasta ketiga sepak bola Inggris.

Bek Serbabisa dengan Potensi Besar

Selain berposisi sebagai bek tengah, Nelson juga mampu dimainkan sebagai bek kiri. Bek bertinggi 190 sentimeter itu dikenal memiliki keunggulan duel udara, kekuatan fisik, dan distribusi bola yang cukup baik.

Selama membela tim utama Leicester, ia telah mencatatkan dua gol dan satu assist. Nelson juga pernah memperkuat Timnas Inggris hingga kelompok usia U-20.

Profil tersebut membuatnya dinilai cocok sebagai proyek jangka panjang, terlebih usianya masih sangat muda untuk ukuran seorang bek tengah.

Apakah Manchester United Benar-Benar Membutuhkan Bek Baru?

Di atas kertas, stok bek tengah Manchester United sebenarnya cukup melimpah. Michael Carrick saat ini memiliki Harry Maguire, Lisandro Martinez, Matthijs de Ligt, Leny Yoro, Ayden Heaven, dan Tyler Fredricson.

Selain itu, Luke Shaw juga dapat dimainkan sebagai bek tengah apabila dibutuhkan dalam situasi darurat. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya menjamin keamanan lini belakang Setan Merah.

Harry Maguire memang telah mendapatkan perpanjangan kontrak satu tahun, tetapi masa depannya setelah musim ini masih belum pasti. Sementara Tyler Fredricson berpeluang dipinjamkan demi memperoleh menit bermain lebih banyak.

Masalah terbesar justru datang dari Matthijs de Ligt. Bek asal Belanda itu menjalani musim 2025–2026 yang dipenuhi cedera sehingga hanya mampu tampil 13 kali di Premier League, dengan penampilan terakhirnya terjadi pada akhir November.

Kondisi tersebut membuat Manchester United membutuhkan tambahan kedalaman skuad agar tidak kembali mengalami krisis bek ketika jadwal pertandingan mulai padat.

Transfer Murah dengan Risiko Minim

Jika transfer ini terwujud, Manchester United tidak hanya mendapatkan bek muda potensial, tetapi juga melakukan investasi dengan risiko finansial yang relatif kecil.

Nilai transfer sekitar Rp220 miliar tergolong murah di tengah inflasi harga pemain Premier League. Namun, tantangan terbesar bagi Nelson adalah menerima kemungkinan tidak langsung menjadi pilihan utama di Old Trafford.

Dengan persaingan yang ketat bersama Leny Yoro, Lisandro Martinez, Matthijs de Ligt, hingga Harry Maguire, Nelson kemungkinan akan lebih dulu berperan sebagai pelapis sebelum memperoleh kesempatan reguler.

Meski demikian, bagi Manchester United, langkah merekrut pemain muda berpotensi tinggi dengan harga terjangkau bisa menjadi salah satu strategi paling efektif untuk membangun skuad yang lebih kompetitif dalam jangka panjang. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
ben nelson manchester united Transfer Musim Panas 2025 liga inggris leicester city