RADARBANYUWANGI.ID - Arsenal kembali menunjukkan keseriusannya membangun fondasi jangka panjang. Juara Premier League itu dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk merekrut bek tengah berusia 18 tahun, Elijah Upson, setelah sang pemain memilih meninggalkan akademi Tottenham Hotspur dan menolak tawaran kontrak baru dari klub rival sekota tersebut.
Transfer ini memang belum menyita perhatian sebesar perekrutan pemain bintang. Namun, di balik langkah senyap tersebut tersimpan strategi jangka panjang Mikel Arteta yang tengah menyiapkan regenerasi lini pertahanan Arsenal di tengah badai cedera yang melanda skuadnya.
Laporan pakar transfer Fabrizio Romano menyebutkan bahwa Upson telah menandatangani kontraknya bersama Arsenal pada Sabtu (19/7). Pengumuman resmi dari klub diperkirakan hanya tinggal menunggu waktu.
Arsenal Hadapi Krisis Bek Jelang Musim Baru
Kedatangan Elijah Upson tidak bisa dilepaskan dari situasi darurat yang sedang dialami Arsenal di sektor pertahanan.
Bek andalan William Saliba memperparah cedera punggungnya saat membela Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Awalnya, pemain berusia 25 tahun itu sempat diperkirakan harus menjalani operasi yang berpotensi membuatnya absen hingga lima bulan.
Namun, Arsenal dan Saliba kini lebih memilih metode pemulihan konservatif tanpa operasi. Meski demikian, belum ada kepastian kapan mantan pemain Saint-Etienne tersebut dapat kembali merumput.
Di sisi lain, Ben White masih menjalani proses pemulihan dari cedera lutut serius, sedangkan Jurrien Timber harus menarik diri dari skuad Belanda di Piala Dunia akibat cedera pangkal paha yang sudah lama dideritanya.
Meski Arsenal baru saja memiliki Cristhian Mosquera yang siap dimainkan, Arteta tampaknya tidak ingin mengambil risiko dengan stok bek yang terbatas sepanjang musim.
Tolak Tottenham, Pilih Menyeberang ke Emirates
Kepindahan Elijah Upson menjadi sorotan karena melibatkan dua rival sekota London Utara. Bek kelahiran 2008 tersebut merupakan produk akademi Tottenham Hotspur. Kontraknya berakhir pada musim panas ini dan Spurs sebenarnya telah menawarkan kesepakatan baru.
Namun, Upson memilih menolak tawaran tersebut dan menerima pinangan Arsenal, keputusan yang berpotensi memicu reaksi negatif dari pendukung Tottenham mengingat rivalitas panjang kedua klub.
Bagi Arsenal, transfer ini juga mempertegas keberhasilan mereka menarik talenta muda terbaik Inggris, bahkan dari akademi klub pesaing.
Anak Mantan Bek Arsenal Kembali ke Emirates
Nama belakang Upson bukanlah sosok asing bagi pendukung Arsenal. Elijah merupakan putra Matthew Upson, mantan bek Arsenal yang tampil sebanyak 56 pertandingan bersama The Gunners.
Matthew menjadi bagian skuad yang menjuarai Liga Inggris musim 1997-1998 dan 2001-2002. Pada musim kedua tersebut, ia tampil dalam 14 pertandingan sebelum kemudian melanjutkan kariernya bersama klub lain.
Kini, lebih dari dua dekade kemudian, keluarga Upson kembali memiliki ikatan dengan Arsenal melalui sang putra.
Performa Menjanjikan di Akademi Tottenham
Meski belum pernah masuk skuad senior Tottenham, Elijah Upson termasuk salah satu bek muda yang berkembang konsisten.
Sepanjang musim 2024-2025, ia mencatatkan 17 penampilan bersama Tottenham U-18 di ajang Under-18 Premier League serta menyumbang satu assist.
Di UEFA Youth League, Upson tampil enam kali dan mencetak satu gol saat Tottenham mengalahkan AS Monaco 4-2 sebelum akhirnya tersingkir dari Real Betis pada fase berikutnya.
Perkembangannya juga membawanya promosi ke tim U-21 Tottenham. Dalam dua penampilan perdananya, ia membantu tim mencatatkan clean sheet saat menghadapi West Bromwich Albion dan Birmingham City.
Di level internasional, Upson telah mengoleksi dua caps bersama Timnas Inggris U-18. Debutnya bahkan berlangsung impresif setelah mencetak gol tunggal kemenangan 1-0 atas Prancis pada 9 Oktober.
Arsenal Terus Bangun Fondasi Masa Depan
Jika transfer ini resmi diumumkan, Elijah Upson akan menjadi rekrutan ketiga Arsenal pada bursa transfer musim panas setelah klub memastikan kedatangan permanen Piero Hincapie dan Illan Meslier.
Meski peluangnya menembus tim utama musim ini masih terbatas, perekrutan Upson memperlihatkan arah kebijakan transfer Arsenal yang tidak hanya berorientasi pada kebutuhan jangka pendek, tetapi juga investasi untuk beberapa musim mendatang.
Dengan kondisi lini belakang yang sedang diuji cedera dan jadwal kompetisi yang semakin padat, Arsenal membutuhkan kedalaman skuad yang lebih kuat. Kehadiran Elijah Upson menjadi bagian dari strategi Arteta menjaga kesinambungan kualitas pertahanan The Gunners sekaligus mengamankan aset potensial yang bisa berkembang menjadi bek elite di masa depan. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi