Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dulu Digendong Messi, Kini Yamal Jadi Lawan di Final Piala Dunia 2026

Ali Sodiqin • Kamis, 16 Juli 2026 | 08:10 WIB
Foto Lionel Messi bersama bayi laki-laki yang dipotret fotografer Joan Monfort pada September 2007 untuk kalender amal kembali menjadi viral. (Foto: Joan Monfort /AP)
Foto Lionel Messi bersama bayi laki-laki yang dipotret fotografer Joan Monfort pada September 2007 untuk kalender amal kembali menjadi viral. (Foto: Joan Monfort /AP)

RADAR BANYUWANGI – Sepak bola kembali menghadirkan cerita yang nyaris mustahil ditulis dalam sebuah skenario. Foto Lionel Messi memandikan bayi Lamine Yamal yang diambil hampir dua dekade lalu kembali viral tepat ketika keduanya dipastikan akan saling berhadapan pada final Piala Dunia FIFA 2026, mempertemukan Spanyol melawan Argentina.

Pertandingan yang akan digelar di New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Minggu (19/7) pukul 02.00 WIB, bukan sekadar perebutan trofi juara dunia. Laga ini juga menjadi simbol estafet generasi antara Messi, sang legenda hidup sepak bola, dengan Yamal, talenta muda yang digadang-gadang menjadi ikon baru La Roja.

Foto lawas tersebut pertama kali kembali mencuri perhatian setelah diunggah ayah Lamine Yamal, Mounir Nasraoui, melalui akun media sosialnya.

Dalam foto itu, Messi yang saat itu baru berusia 20 tahun tampak memandikan Yamal yang masih berusia beberapa bulan dalam sebuah bak plastik. Momen tersebut terjadi pada 2007 dalam kegiatan kalender amal yang digelar Barcelona bersama UNICEF.

Tak ada yang menyangka, hampir 19 tahun kemudian keduanya justru dipertemukan di panggung terbesar sepak bola dunia.

Berawal dari Program Amal Barcelona

Foto ikonik itu diabadikan fotografer Joan Monfort dalam sesi pemotretan kalender amal tahunan Barcelona dan UNICEF.

Saat itu, keluarga Yamal memenangkan undian yang digelar UNICEF di kawasan Roca Fonda, Mataró, sehingga mendapat kesempatan berfoto bersama pemain Barcelona.

Secara kebetulan, keluarga Yamal dipasangkan dengan Messi yang kala itu baru memulai kariernya bersama tim utama Blaugrana.

Monfort mengaku situasi pemotretan berlangsung unik karena Messi masih terlihat canggung ketika diminta menggendong dan memandikan bayi.

"Messi adalah pribadi yang pendiam dan pemalu. Awalnya dia bahkan tidak tahu bagaimana cara menggendong bayi itu," kenang Monfort.

Foto tersebut sempat terlupakan selama bertahun-tahun sebelum akhirnya kembali viral setelah diunggah sang ayah Yamal.

Yamal Tak Menyangka Fotonya Jadi Perbincangan Dunia

Lamine Yamal mengaku tidak pernah menyangka foto masa kecilnya bersama Messi akan menjadi pembicaraan publik di seluruh dunia.

Maklum, saat foto itu diambil dirinya masih bayi sehingga sama sekali tidak memiliki ingatan tentang momen tersebut.

"Saat berfoto bersama Messi, tentu saya tidak menyadarinya. Semua foto itu disimpan oleh ayah saya," ujar Yamal seperti dikutip dari Tribuna.

Viralnya foto tersebut membuat banyak penggemar menyebut Yamal mendapat "berkah" dari sentuhan Messi.

Apalagi, keduanya memiliki perjalanan yang hampir serupa. Messi maupun Yamal sama-sama menimba ilmu di akademi La Masia, yang dikenal sebagai pabrik talenta Barcelona.

Enggan Dibandingkan dengan Messi

Meski kerap disebut sebagai penerus Messi, Yamal memilih merendah.

Pemain muda Spanyol itu menegaskan dirinya tidak ingin dibandingkan dengan idolanya tersebut.

Menurut Yamal, membandingkan pemain yang baru memulai karier dengan sosok yang telah dianggap sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah bukanlah hal yang sehat.

"Saya tidak ingin dibanding-bandingkan. Membandingkan diri dengan pemain terbaik dalam sejarah tidak akan membantu saya," katanya.

Meski demikian, Yamal tidak menutupi kekagumannya terhadap kapten Argentina tersebut.

Ia bahkan menyebut Messi sebagai salah satu pemain yang menginspirasinya sejak kecil, bersama Cristiano Ronaldo dan Neymar.

Namun, rasa hormat itu akan dikesampingkan ketika peluit pertandingan final dibunyikan.

Takdir Mempertemukan di Final

Pertemuan Messi dan Yamal di final Piala Dunia 2026 terjadi setelah kedua negara melewati semifinal dengan hasil meyakinkan.

Argentina memastikan tiket ke partai puncak usai membalikkan keadaan dan mengalahkan Inggris 2-1 di Atlanta Stadium. Sempat tertinggal lewat gol Anthony Gordon, Albiceleste bangkit melalui gol Enzo Fernández dan Lautaro Martínez.

Kemenangan tersebut membawa Argentina lolos ke final Piala Dunia untuk kedua edisi secara beruntun sekaligus membuka peluang mempertahankan gelar yang diraih empat tahun lalu.

Di sisi lain, Spanyol tampil impresif dengan menyingkirkan Prancis 2-0. Lamine Yamal kembali menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol dalam perjalanan La Roja menuju partai puncak.

Kini, dua sosok yang pernah berada dalam satu bingkai foto pada 2007 akan berdiri di sisi berlawanan dalam pertandingan terbesar sepak bola dunia.

Jadwal Final Piala Dunia 2026

Final Piala Dunia FIFA 2026

Spanyol vs Argentina

New Jersey Stadium, New Jersey, Amerika Serikat

Minggu, 19 Juli 2026

Kick-off 02.00 WIB

Final ini bukan hanya menghadirkan duel dua tim terbaik dunia, tetapi juga menjadi panggung pertemuan masa lalu dan masa depan sepak bola.

Dari sebuah foto amal yang sederhana, takdir membawa Lionel Messi dan Lamine Yamal bertemu kembali—kali ini sebagai rival yang sama-sama memburu kejayaan di panggung Piala Dunia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Final Piala Dunia Messi Yamal piala dunia 2026 Lionel Messi lamine yamal