Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jalan Sunyi Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Hanya Kebobolan Sekali

Ali Sodiqin • Rabu, 15 Juli 2026 | 15:30 WIB
UNGGULAN: Spanyol diprediksi bisa melangkah ke semifinal menundukkan Belgia di babak delapan besar Piala Dunia 2026
Dari diragukan hingga final, Spanyol kini tinggal selangkah ukir sejarah dunia. (INSTAGRAM TIMNAS SPANYOL)

RADAR BANYUWANGI – Timnas Spanyol membuktikan keraguan di awal turnamen hanyalah batu loncatan. Setelah menumbangkan Prancis 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB, La Roja resmi melangkah ke partai puncak dan hanya tinggal satu kemenangan lagi untuk meraih gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah.

Gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro memastikan kemenangan atas Prancis sekaligus mengantar skuad asuhan Luis de la Fuente kembali tampil di final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Pada laga final yang dijadwalkan berlangsung Senin (20/7/2026), Spanyol akan menghadapi pemenang duel klasik Inggris kontra Argentina.

Perjalanan Spanyol menuju final menjadi salah satu kisah paling impresif di Piala Dunia 2026. Tim yang sempat diragukan setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde pada laga pembuka justru bangkit luar biasa.

Sejak hasil tersebut, Lamine Yamal dan kolega mencatat enam kemenangan beruntun. Tidak hanya produktif di lini depan, pertahanan Spanyol juga tampil nyaris sempurna sepanjang turnamen.

Dari tujuh pertandingan, La Roja hanya sekali kebobolan. Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Unai Simon dicetak gelandang Belgia Charles De Ketelaere saat laga perempat final yang berakhir dengan kemenangan Spanyol 2-1.

Catatan itu sekaligus mengukuhkan Unai Simon sebagai pemegang rekor nirbobol terpanjang di putaran final Piala Dunia. Kiper Athletic Bilbao tersebut sukses menjaga gawangnya tetap perawan selama enam pertandingan.

Solidnya lini belakang menjadi fondasi keberhasilan Spanyol melangkah ke final. Di sisi lain, lini depan juga tampil efektif melalui kontribusi para pemain seperti Mikel Oyarzabal, Pedro Porro, hingga Lamine Yamal yang terus menjadi ancaman bagi lawan.

Keberhasilan menyingkirkan Prancis semakin menguatkan status Spanyol sebagai salah satu tim paling konsisten sepanjang turnamen.

Gelandang Rodri menegaskan, keberhasilan mencapai final belum menjadi tujuan akhir tim. Menurut pemain Manchester City tersebut, seluruh skuad kini hanya fokus membawa pulang trofi Piala Dunia.

"Sangat sulit untuk mencapai titik ini, tetapi kami menginginkan lebih. Kami ingin memenangkan Piala Dunia ini," ujar Rodri seperti dikutip Associated Press.

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Di bawah racikan Luis de la Fuente, Spanyol menunjukkan keseimbangan permainan antara penguasaan bola, disiplin bertahan, dan efektivitas penyelesaian akhir.

Kini, La Roja berada di ambang sejarah. Jika mampu memenangi final nanti, Spanyol akan mengoleksi gelar Piala Dunia kedua setelah sukses pertama pada 2010 sekaligus melengkapi era emas baru sepak bola Negeri Matador setelah menjuarai Euro 2024.

Perjalanan Spanyol Menuju Final Piala Dunia 2026

Fase Grup

Babak 32 Besar

Babak 16 Besar

Perempat Final

Semifinal

Dengan enam kemenangan beruntun dan pertahanan paling kokoh sepanjang turnamen, Spanyol kini datang ke final sebagai kandidat terkuat untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia setelah penantian selama 16 tahun. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Luis de la Fuente Spanyol final Unai Simon Prancis 0-2 Piala Dunia