RADAR BANYUWANGI – Timnas Spanyol memastikan satu tempat di final Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 pada semifinal di Dallas Stadium, Texas, Rabu (15/7) dini hari WIB.
Gol penalti Mikel Oyarzabal dan sontekan Pedro Porro mengantar La Furia Roja selangkah lagi menuju gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah.
Di balik kemenangan tersebut, tersimpan sederet statistik menarik yang menunjukkan dominasi Spanyol sepanjang turnamen. Data Opta mencatat sejumlah rekor baru, mulai dari ketajaman Mikel Oyarzabal hingga konsistensi luar biasa Lamine Yamal yang terus menjadi sorotan dunia.
Berikut 10 fakta menarik usai Spanyol mengamankan tiket ke final Piala Dunia 2026.
1. Pedro Porro Samai Rekor Fernando Hierro
Gol Pedro Porro ke gawang Prancis membuat bek Tottenham Hotspur tersebut menjadi bek kedua dalam sejarah Spanyol yang mampu mencetak dua gol pada satu edisi Piala Dunia.
Sebelumnya, pencapaian serupa hanya pernah ditorehkan legenda La Roja, Fernando Hierro.
2. Oyarzabal Jadi Mesin Gol Spanyol
Mikel Oyarzabal sedang menjalani periode terbaik sepanjang karier internasionalnya.
Sejak awal 2025, penyerang Real Sociedad itu terlibat langsung dalam 24 gol hanya dari 19 pertandingan, terdiri atas 17 gol dan tujuh assist.
Produktivitas tersebut jauh meninggalkan pemain Spanyol lainnya. Mikel Merino yang berada di posisi kedua baru terlibat dalam 10 gol.
3. Lamine Yamal Cetak Rekor Pemain Termuda
Saat dilanggar Lucas Digne yang berujung penalti untuk Spanyol, Lamine Yamal baru berusia 19 tahun satu hari.
Menurut Opta, Yamal menjadi pemain termuda ketiga sejak 1966 yang berhasil memenangkan penalti pada ajang Piala Dunia.
4. Yamal Terus Dominasi Mbappe
Semifinal menjadi pertemuan ke-11 antara Lamine Yamal dan Kylian Mbappe, baik di level klub maupun tim nasional.
Hasilnya, wonderkid Barcelona itu telah memenangkan delapan dari 11 pertemuan tersebut.
5. Rekor Sempurna di Turnamen Besar
Yamal juga mempertahankan rekor sempurna saat menjadi starter di turnamen mayor.
Dari 11 pertandingan sebagai starter di Piala Dunia dan Piala Eropa, Spanyol selalu keluar sebagai pemenang.
6. Spanyol Bidik Rekor Baru Eropa
Kemenangan atas Prancis membuka peluang La Roja menjadi tim Eropa pertama yang mencatat delapan kemenangan beruntun pada pertandingan kompetitif Piala Dunia dan Piala Eropa.
Rekor tersebut akan tercipta apabila Spanyol mampu memenangkan partai final.
7. Penalti Oyarzabal Jadi Titik Balik
Gol penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 menjadi momentum yang mengubah jalannya pertandingan.
Itu merupakan kali pertama Prancis tertinggal sepanjang Piala Dunia 2026, sekaligus awal dari kegagalan Les Bleus membalikkan keadaan.
8. Pertahanan Spanyol Sulit Ditembus
Setelah unggul, Spanyol tampil disiplin dalam menjaga organisasi pertahanan.
Kylian Mbappe dan lini depan Prancis kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang pertandingan.
Bahkan gol Lamine Yamal pada babak kedua dianulir karena offside sehingga skor tetap bertahan 2-0 hingga laga usai.
9. Rekor Mbappe Berakhir
Sebelum menghadapi Spanyol, Kylian Mbappe belum pernah kalah ketika menjadi starter di Piala Dunia.
Kapten Prancis itu mencatat 17 kemenangan dan satu hasil imbang dari 18 pertandingan.
Kekalahan di semifinal menjadi yang pertama bagi Mbappe di panggung Piala Dunia sebagai starter.
10. Aroma Gelar Semakin Dekat
Keberhasilan menumbangkan Prancis membuat Spanyol hanya tinggal selangkah lagi mengangkat trofi Piala Dunia.
Pasukan Luis de la Fuente kini menunggu pemenang semifinal Inggris kontra Argentina untuk memperebutkan gelar juara.
Dengan performa impresif sepanjang turnamen, kedalaman skuad, serta konsistensi permainan, La Furia Roja datang ke partai final sebagai salah satu kandidat terkuat meraih mahkota sepak bola dunia.
Dominasi statistik yang ditunjukkan Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa perjalanan mereka ke final bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari proyek jangka panjang yang kini mendekati puncak kesuksesan. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : Dari berbagai sumber