Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

De la Fuente Bongkar Kunci Sukses Spanyol Lolos ke Final Piala Dunia 2026

Ali Sodiqin • Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB
Luis de la Fuente bongkar resep Spanyol lolos ke final Piala Dunia 2026, konsisten dengan filosofi empat tahun. (FIFA)
Luis de la Fuente bongkar resep Spanyol lolos ke final Piala Dunia 2026, konsisten dengan filosofi empat tahun. (FIFA)

RADAR BANYUWANGI – Timnas Spanyol memastikan langkah ke final Piala Dunia FIFA 2026 setelah menyingkirkan Prancis 2-0 pada semifinal di AT&T Stadium, Rabu (15/7) dini hari WIB.

Di balik keberhasilan itu, pelatih Luis de la Fuente mengungkap satu kunci utama yang menjadi fondasi kebangkitan La Roja, yakni konsistensi mempertahankan filosofi permainan selama hampir empat tahun terakhir.

Bagi De la Fuente, pencapaian menuju partai puncak bukan hasil yang datang secara instan. Kesuksesan tersebut merupakan buah dari proyek jangka panjang yang terus dijaga sejak dirinya dipercaya menangani tim nasional Spanyol.

"Kami memulai hampir empat tahun lalu dengan sebuah ide dan kami tetap setia pada ide itu, dan itu membawa kami ke sini," ujar De la Fuente, dikutip dari laman resmi FIFA.

Pernyataan tersebut disampaikan usai Spanyol tampil dominan saat menumbangkan Prancis, salah satu kandidat kuat juara dunia.

La Roja membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 sebelum Pedro Porro menggandakan skor pada menit ke-58. Sepanjang pertandingan, lini belakang Spanyol juga tampil disiplin sehingga mampu meredam agresivitas serangan Prancis yang dikomandoi Kylian Mbappe.

Filosofi yang Tak Pernah Berubah

De la Fuente menegaskan, identitas permainan menjadi faktor terpenting dalam perjalanan Spanyol menuju final.

Ia memilih mempertahankan gaya bermain yang mengutamakan penguasaan bola, kolektivitas, dan disiplin taktik dibanding melakukan perubahan drastis setiap menghadapi lawan berbeda.

Menurut pelatih berusia 65 tahun tersebut, para pemain telah menunjukkan dedikasi luar biasa selama proses membangun tim.

"Hari ini kami menghadapi salah satu tim nasional terbaik di dunia. Para pemain ini pantas mendapatkan segalanya. Hari demi hari mereka menunjukkan komitmen, solidaritas, kemurahan hati, dan bakat mereka. Mereka membuat hal yang sulit terlihat mudah," katanya.

Selangkah Menuju Sejarah

Kemenangan atas Prancis membuka peluang Spanyol mencatatkan sejarah baru di pentas sepak bola dunia.

Setelah sukses menjadi juara Piala Eropa 2024, La Roja kini berpeluang melengkapi prestasi tersebut dengan merebut trofi Piala Dunia 2026 apabila mampu memenangkan partai final.

Jika berhasil mengangkat trofi, De la Fuente akan menyamai bahkan melanjutkan warisan generasi emas Spanyol yang pernah dibangun Vicente del Bosque.

Del Bosque sebelumnya membawa Spanyol meraih dua gelar paling bergengsi secara beruntun, yakni Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan Piala Eropa 2012.

Kini, kesempatan serupa berada di tangan De la Fuente.

Dengan fondasi permainan yang telah dibangun selama empat tahun terakhir, Spanyol datang ke final bukan hanya sebagai salah satu favorit juara, tetapi juga sebagai tim yang dinilai paling konsisten sepanjang turnamen.

Konsistensi filosofi, kedalaman skuad, serta keseimbangan permainan antara lini belakang dan depan menjadi modal utama La Roja untuk memburu gelar juara dunia kedua dalam sejarah sepak bola Spanyol. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Luis de la Fuente Spanyol 2026 Final Piala Dunia Filosofi Spanyol La Roja