Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Prediksi Inggris vs Argentina: Duel Klasik Piala Dunia 2026, Lionel Messi Siap Gagalkan Mimpi The Three Lions ke Final

Niklaas Andries • Selasa, 14 Juli 2026 | 09:48 WIB
SEMIFINAL: Inggris akan hadapi Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026
SEMIFINAL: Inggris akan hadapi Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026

RADARBANYUWANGI.ID – Rivalitas klasik yang sempat menghilang selama dua dekade akhirnya kembali tersaji di panggung terbesar sepak bola dunia. Timnas Inggris akan menghadapi Argentina dalam semifinal Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Atlanta, Rabu (16/7) waktu setempat.

Laga ini bukan sekadar perebutan tiket menuju final. Pertemuan Inggris dan Argentina selalu menyimpan sejarah panjang, penuh gengsi, drama, hingga kontroversi. Kini, dua generasi berbeda kembali membawa rivalitas itu ke level tertinggi.

Inggris datang dengan ambisi mengakhiri penantian panjang menuju final Piala Dunia pertama sejak 1966. Sebaliknya, Argentina berstatus juara bertahan yang mengincar gelar dunia keempat dalam sejarah mereka.

Inggris Semakin Konsisten, tetapi Lini Belakang Masih Jadi Titik Lemah

Di bawah arahan Thomas Tuchel, Inggris melanjutkan fondasi yang dibangun Gareth Southgate. The Three Lions sukses mencapai semifinal turnamen besar untuk keempat kalinya sejak 2018, sebuah pencapaian yang menyamai seluruh perjalanan mereka sepanjang sejarah sebelum periode tersebut. Namun perjalanan menuju empat besar tidak sepenuhnya mulus.

Inggris tampil kurang meyakinkan pada fase grup sebelum melewati Republik Demokratik Kongo di babak gugur. Mereka kemudian menampilkan permainan impresif di babak sebelumnya sebelum dipaksa bekerja keras mengalahkan Norwegia melalui babak tambahan.

Jude Bellingham kembali menjadi pembeda. Setelah tampil gemilang pada pertandingan sebelumnya, gelandang Real Madrid itu kembali mencetak dua gol saat menghadapi Norwegia dan menjadi motor kebangkitan Inggris.

Meski meraih empat kemenangan beruntun dengan minimal mencetak dua gol di setiap laga, pertahanan Inggris masih menyisakan banyak pekerjaan rumah.

Tim asuhan Tuchel beberapa kali kehilangan konsentrasi ketika menghadapi serangan balik cepat. Kondisi tersebut berpotensi menjadi celah yang akan dimanfaatkan Argentina.

Argentina Datang Sebagai Juara Bertahan dengan Mental Baja

Jika Inggris berkembang melalui proyek jangka panjang, Argentina datang dengan modal pengalaman sebagai juara dunia. Pasukan Lionel Scaloni harus melewati jalan berliku untuk mencapai semifinal.

Mereka sempat kesulitan menghadapi debutan Tanjung Verde, kemudian bangkit secara dramatis saat tertinggal 0-2 dari Mesir hingga menit ke-79 sebelum membalikkan keadaan.

Pada perempat final, Argentina kembali dipaksa bermain hingga babak tambahan melawan Swiss. Gol spektakuler Julian Alvarez akhirnya memastikan kemenangan setelah Swiss bermain dengan 10 orang.

SIAP KUBUR MIMPI: Messi siap gagalkan ambisi Inggris menuju final Piala Dunia 2026 (INSTAGRAM LEO MESSI)
SIAP KUBUR MIMPI: Messi siap gagalkan ambisi Inggris menuju final Piala Dunia 2026 (INSTAGRAM LEO MESSI)

 

Kemenangan tersebut memperpanjang rekor luar biasa Argentina menjadi 13 kemenangan beruntun sejak September tahun lalu.

Lebih impresif lagi, La Albiceleste selalu mencetak sedikitnya dua gol dalam 12 pertandingan Piala Dunia terakhir. Produktivitas juga menjadi senjata utama.

Argentina telah mengoleksi 17 gol sepanjang turnamen ini. Mereka hanya terpaut satu gol dari rekor terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia yang mereka ciptakan pada edisi 1930.

Duel Messi vs Bellingham Jadi Magnet Semifinal

Sorotan utama pertandingan dipastikan mengarah kepada duel dua generasi. Lionel Messi masih menjadi motor permainan Argentina. Kapten berusia 39 tahun itu memimpin daftar pencetak gol sementara dengan delapan gol serta telah membukukan kontribusi dua digit berupa gol dan assist dalam dua edisi Piala Dunia terakhir. Di sisi lain, Jude Bellingham tampil sebagai ikon baru Inggris.

Gelandang berusia 23 tahun tersebut telah mencetak enam gol sepanjang turnamen, jumlah yang sama dengan Harry Kane. Keduanya masih berpeluang mengejar Messi dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Rekor Pertemuan Lebih Berpihak kepada Inggris

Secara statistik, Inggris sebenarnya cukup dominan dalam sejarah pertemuan kedua negara. Dari 14 pertandingan sebelumnya, Inggris hanya kalah dua kali.

Pertemuan terakhir terjadi pada November 2005 ketika The Three Lions menang berkat gol Michael Owen dan Wayne Rooney. Namun sejarah di semifinal Piala Dunia justru berpihak kepada Argentina.

Ini menjadi semifinal keenam Argentina sepanjang sejarah dan mereka selalu berhasil lolos ke final pada lima kesempatan sebelumnya. Catatan sempurna tersebut menjadi modal psikologis penting menghadapi Inggris.

Kondisi Terkini Kedua Tim

Inggris masih dibayangi persoalan di sektor bek kanan. Jarell Quansah harus menjalani hukuman skorsing, sementara Reece James belum sepenuhnya pulih sehingga kemungkinan besar belum menjadi starter.

Ezri Konsa berpeluang kembali mengisi posisi tersebut, sedangkan John Stones akan berduet dengan Marc Guehi di jantung pertahanan. Jordan Henderson dipastikan absen setelah menjalani operasi pergelangan tangan.

Sementara itu, Declan Rice masih dipantau setelah mengalami gangguan kesehatan ketika menghadapi Norwegia.

Di lini depan, Harry Kane berpeluang mencatat penampilan ke-121 bersama Inggris, melewati rekor Wayne Rooney sebagai pemain lapangan dengan caps terbanyak. Argentina justru datang dengan kondisi skuad yang lebih stabil.

Lionel Scaloni hanya memiliki satu keputusan penting, yakni memilih Julian Alvarez atau Lautaro Martinez sebagai tandem Lionel Messi.

Thiago Almada tampil impresif sebagai pemain pengganti, tetapi Leandro Paredes diprediksi tetap menjadi pilihan utama karena memberikan keseimbangan di lini tengah.

Prediksi Susunan Pemain

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Ezri Konsa, John Stones, Marc Guehi, O'Reilly; Declan Rice, Elliot Anderson; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julian Alvarez.

Analisis Pertandingan

Semifinal ini diperkirakan berlangsung ketat. Inggris memiliki keseimbangan lini tengah yang sangat baik berkat kombinasi Declan Rice, Bellingham, dan Kane. Namun konsentrasi lini belakang mereka masih menjadi persoalan sepanjang turnamen.

Sebaliknya, Argentina memperlihatkan karakter sebagai tim juara. Mereka beberapa kali mampu bangkit dari situasi sulit dan selalu menemukan cara untuk menang. Pengalaman bermain di laga-laga besar menjadi pembeda utama.

Messi, De Paul, Romero hingga Emiliano Martinez sudah terbiasa menghadapi tekanan semifinal dan final Piala Dunia, sedangkan mayoritas pemain Inggris masih mengejar pengalaman pertama di level tersebut.

Jika Inggris gagal memperbaiki koordinasi pertahanan, kreativitas Messi dan pergerakan Alvarez berpotensi menjadi mimpi buruk bagi skuad Thomas Tuchel.

Prediksi Skor: Inggris 1-2 Argentina

Argentina dinilai memiliki pengalaman, efektivitas, dan mental juara yang cukup untuk menghentikan laju Inggris. La Albiceleste diprediksi melangkah ke final sekaligus menjaga peluang mempertahankan gelar Piala Dunia 2026. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
semifinal piala dunia 2026 inggris vs argentina prediksi inggris vs argentina Lionel Messi Jude Bellingham