Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lionel Messi Sebut Inggris Kekuatan Besar Dunia, Duel Semifinal Piala Dunia 2026 Dipastikan Sarat Gengsi

Niklaas Andries • Senin, 13 Juli 2026 | 06:45 WIB
LAWAN LEGENDARIS: Lionel Messi akan pimpin Argentina hadapi Inggris di semifinal Piala Dunia 2026
LAWAN LEGENDARIS: Lionel Messi akan pimpin Argentina hadapi Inggris di semifinal Piala Dunia 2026

RADARBANYUWANGI.ID - Argentina memastikan diri melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi lawan yang selama puluhan tahun menjadi rival klasik mereka, Inggris. Kapten Argentina Lionel Messi pun mengakui laga tersebut akan menjadi pertandingan yang sangat spesial karena mempertemukan dua negara dengan sejarah panjang di pentas sepak bola dunia.

Pertandingan semifinal yang akan digelar di Atlanta, Rabu (16/7), menjadi pertemuan pertama Argentina dan Inggris sejak laga persahabatan pada November 2005. Lebih dari sekadar perebutan tiket ke final, duel ini membawa kembali rivalitas yang telah melahirkan berbagai momen ikonik dalam sejarah Piala Dunia.

Messi bahkan menyebut Inggris sebagai salah satu kekuatan besar sepak bola dunia. Karena itu, menghadapi The Three Lions memberikan tantangan yang berbeda dibandingkan lawan-lawan lain yang pernah ia hadapi sepanjang kariernya.

"Bermain melawan Inggris selalu terasa spesial karena mereka adalah kekuatan besar. Pertandingan melawan tim-tim besar selalu memiliki makna tersendiri," ujar Messi.

Kapten berusia 39 tahun itu mengungkapkan ada alasan lain yang membuat pertandingan nanti semakin istimewa. Selama karier internasionalnya yang panjang, ia belum pernah sekalipun berhadapan langsung dengan tim nasional Inggris.

"Ini akan menjadi pertama kalinya saya bermain melawan mereka. Saya sudah menghadapi hampir semua tim besar, kecuali Inggris. Jadi, tentu saja ini akan menjadi pengalaman yang menyenangkan."

Meski demikian, Messi menegaskan fokus utama Argentina tetap sama, yakni mempersiapkan diri sebaik mungkin demi mengamankan satu tempat di partai puncak.

"Kami akan menjalaninya sebagaimana mestinya, yaitu semifinal Piala Dunia melawan tim yang hebat. Kami harus datang dalam kondisi terbaik agar bisa kembali bersaing."

Lolos Lewat Laga Berat

Baik Argentina maupun Inggris harus bekerja keras untuk mengamankan tiket semifinal. Inggris lebih dulu menunjukkan mental juara ketika bangkit dari ketertinggalan sebelum menundukkan Norwegia pada babak perpanjangan waktu. Jude Bellingham menjadi pahlawan lewat dua gol yang mengantarkan skuad asuhan Inggris membalikkan keadaan.

Sementara itu, Argentina juga dipaksa bermain hingga tambahan waktu sebelum menaklukkan Swiss yang bermain dengan 10 orang. Julian Alvarez menjadi penentu kemenangan berkat gol spektakuler dari luar kotak penalti dalam kemenangan 3-1.

Hasil tersebut memastikan semifinal bertabur bintang. Pemenang laga Argentina kontra Inggris akan menghadapi Prancis atau Spanyol pada final yang berlangsung di East Rutherford.

Rivalitas yang Tak Pernah Kehilangan Gengsi

Pertemuan Argentina dan Inggris selalu menyimpan cerita besar dalam sejarah Piala Dunia. Kedua negara sudah lima kali saling berhadapan di turnamen terbesar sepak bola tersebut.

Inggris memulai rivalitas dengan kemenangan 3-1 pada fase grup Piala Dunia 1962. Empat tahun kemudian, The Three Lions kembali menundukkan Argentina 1-0 di perempat final sebelum akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia di kandang sendiri.

Namun, pertandingan paling dikenang terjadi pada Piala Dunia 1986 di Meksiko. Diego Maradona mencetak gol kontroversial yang kemudian dikenal sebagai "Hand of God", sebelum menambahkan gol solo luar biasa dalam kemenangan Argentina 2-0 atas Inggris.

Kontroversi kembali mewarnai pertemuan kedua tim di Piala Dunia 1998 ketika David Beckham menerima kartu merah setelah insiden dengan Diego Simeone. Argentina akhirnya menang melalui adu penalti.

Empat tahun berselang, Inggris membalas kekalahan tersebut lewat kemenangan tipis 1-0 pada fase grup Piala Dunia 2002.

Kini, lebih dari dua dekade kemudian, rivalitas klasik itu kembali hadir dengan taruhan yang jauh lebih besar, yakni tiket menuju final Piala Dunia 2026.

Messi Berburu Sejarah Baru

Bagi Messi, semifinal ini bukan sekadar kesempatan mengalahkan rival lama. Ia juga berpeluang menambah babak baru dalam warisan kariernya yang sudah dipenuhi berbagai pencapaian.

Argentina tengah memburu gelar Piala Dunia secara beruntun, sebuah prestasi yang terakhir kali dilakukan Brasil setelah menjuarai edisi 1958 dan 1962.

Apabila mampu melewati hadangan Inggris, La Albiceleste hanya tinggal selangkah lagi untuk mengukir sejarah baru sebagai tim pertama dalam lebih dari enam dekade yang sukses mempertahankan mahkota juara dunia.

Dengan pengalaman, kualitas individu, dan mental juara yang dimiliki kedua tim, duel Argentina kontra Inggris diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik sekaligus paling emosional di Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena perebutan tiket final, tetapi juga karena rivalitas bersejarah yang kembali hidup di panggung sepak bola terbesar dunia. (*)

Editor : Niklaas Andries
#semifinal piala dunia 2026 #ARGENTINA VS INGGRIS #Lionel Messi #timnas argentina #Timnas Inggris