RADARBANYUWANGI.ID - Performa impresif Adrien Rabiot bersama Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 tak hanya membawa Les Bleus melaju ke semifinal. Gelandang berusia 31 tahun itu kini juga menjadi pusat persaingan sengit dua raksasa Serie A, AC Milan dan Napoli, pada bursa transfer musim panas.
Meski pelatih Massimiliano Allegri ingin membawanya ke Naples, Rossoneri masih bersikeras mempertahankan salah satu pemain terbaik mereka musim lalu.
Penampilan Adrien Rabiot di Piala Dunia 2026 menjadi salah satu yang paling konsisten di skuad Prancis. Gelandang berpengalaman itu telah lima kali dipercaya sebagai starter oleh Didier Deschamps dan kembali menunjukkan kualitasnya saat Prancis menyingkirkan Maroko.
Bersama Manu Koné, Rabiot tampil dominan dalam menguasai lini tengah. Kini ia bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar ketika Les Bleus berjumpa Spanyol di semifinal, Selasa (15/7), demi mengamankan tiket menuju final Piala Dunia ketiga secara beruntun bagi Prancis.
Kontribusinya sepanjang turnamen juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain telah mencatat satu assist di Piala Dunia 2026, Rabiot sebelumnya menikmati musim yang solid bersama AC Milan dengan torehan enam gol dan lima assist di semua kompetisi.
Performa tersebut membuat posisinya semakin penting dalam proyek jangka panjang Rossoneri. Namun, situasi berubah setelah Massimiliano Allegri, pelatih yang pernah bekerja sama dengannya, kini menangani Napoli.
Allegri Ingin Bereuni dengan Rabiot
Rabiot bergabung dengan AC Milan pada musim panas tahun lalu setelah meninggalkan Olympique Marseille. Kepindahan itu dilakukan untuk kembali bekerja sama dengan Allegri.
Kini, hubungan erat keduanya justru memunculkan spekulasi baru. Allegri memasukkan nama Rabiot sebagai target utama Napoli untuk memperkuat sektor tengah menjelang musim 2026-2027.
Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu Rabiot menggelar pertemuan penting bersama sang ibu sekaligus agennya, Véronique Rabiot, di Boston.
Memanfaatkan waktu libur setengah hari yang diberikan Didier Deschamps kepada skuad Prancis, keduanya membahas berbagai kemungkinan terkait masa depan sang pemain.
Meski demikian, Rabiot disebut belum ingin mengambil keputusan apa pun sebelum perjuangannya bersama Prancis di Piala Dunia 2026 benar-benar berakhir.
Saat ini kontraknya bersama AC Milan masih berlaku hingga 2028 dan belum ada indikasi kuat bahwa ia ingin meninggalkan San Siro.
Napoli Punya Daya Tarik Lebih Besar
Napoli memiliki sejumlah faktor yang bisa menggoda Rabiot. Selain kehadiran Allegri, klub asal Naples itu juga berhasil finis sebagai runner-up Serie A dan memastikan tiket ke Liga Champions musim depan.
Situasi tersebut berbeda dengan AC Milan yang gagal mengamankan tempat di kompetisi elite Eropa setelah menjalani musim yang mengecewakan. Secara kompetitif, Napoli jelas menawarkan prospek yang lebih menarik.
Namun, keunggulan itu belum cukup untuk melunakkan sikap AC Milan. Manajemen Rossoneri menegaskan Rabiot merupakan salah satu pemain yang tidak masuk daftar jual.
Pemilik klub Gerry Cardinale bahkan dikabarkan menganggap gelandang Prancis tersebut sebagai fondasi utama proyek jangka panjang Milan.
Ruben Amorim Juga Menginginkan Rabiot Bertahan
Tak hanya pihak manajemen, pelatih Ruben Amorim juga disebut sangat menghargai kualitas Rabiot. Pelatih asal Portugal itu telah menyiapkan peran khusus bagi sang gelandang dalam skema andalannya 3-4-2-1.
Dalam sistem tersebut, Rabiot diproyeksikan sebagai gelandang bertahan modern yang memiliki kemampuan menjaga keseimbangan permainan, melindungi lini belakang, sekaligus memanfaatkan keunggulan fisik untuk memenangkan duel-duel penting.
Artinya, Milan melihat Rabiot bukan sekadar pemain inti, melainkan bagian penting dari pembangunan skuad dalam beberapa musim ke depan.
Milan Belum Mau Melepas
Hingga kini, AC Milan masih menutup rapat peluang kepergian Rabiot. Keputusan akhir tetap berada di tangan Gerry Cardinale yang tidak ingin klub berada dalam tekanan selama bursa transfer berlangsung.
Meski begitu, laporan di Italia menyebut situasi masih bisa berubah apabila Napoli datang dengan tawaran yang benar-benar fantastis.
Di sisi lain, Milan juga sedang menghadapi sejumlah persoalan di lini tengah. Masa depan Samuele Ricci dan Ruben Loftus-Cheek belum sepenuhnya pasti, sementara Luka Modric juga belum menentukan langkah berikutnya.
Kondisi tersebut semakin memperkuat alasan Milan untuk mempertahankan Rabiot. Di luar lapangan, pemain Prancis itu juga telah menjalin hubungan yang baik dengan sejumlah rekan setim seperti Mike Maignan, Christopher Nkunku, dan Youssouf Fofana.
Fokus Piala Dunia, Drama Transfer Menunggu
Bagi Rabiot, prioritas utama saat ini tetap membawa Prancis meraih gelar juara dunia kedua secara beruntun.
Namun setelah Piala Dunia 2026 berakhir, saga transfernya diprediksi menjadi salah satu cerita terbesar di Serie A. Napoli memiliki kartu kuat berupa Allegri dan kesempatan tampil di Liga Champions.
Sebaliknya, AC Milan menawarkan stabilitas, kontrak jangka panjang, serta peran sentral dalam proyek baru klub.
Selama Milan belum berubah sikap, peluang Napoli merekrut Rabiot masih tergolong sulit. Tetapi seperti lazimnya bursa transfer, tawaran besar dan dinamika pasar dapat mengubah segalanya dalam waktu singkat. (*)
Editor : Niklaas AndriesSumber : Radar Banyuwangi