RADARBANYUWANGI.ID - Barcelona kembali dihadapkan pada dilema klasik bursa transfer musim panas. Di satu sisi, juara La Liga itu membutuhkan pemasukan besar untuk menjaga keseimbangan finansial. Di sisi lain, mereka harus bernegosiasi dengan klub yang dikenal lihai dalam memainkan strategi transfer, Paris Saint-Germain (PSG).
Nama Ferran Torres kini menjadi pusat perhatian. Penyerang tim nasional Spanyol tersebut masuk dalam daftar prioritas PSG untuk memperkuat lini depan, tetapi kesepakatan masih jauh dari kata selesai karena kedua klub memiliki perbedaan penilaian terhadap nilai sang pemain.
Barcelona Pasang Harga Tinggi untuk Ferran Torres
Menurut laporan media Spanyol, Barcelona mematok harga 50 juta euro atau sekitar Rp 820 miliar bagi klub mana pun yang ingin memboyong Ferran Torres.
Nilai tersebut mencerminkan keinginan Blaugrana memaksimalkan keuntungan dari potensi penjualan pemain berusia 25 tahun itu, terutama di tengah upaya klub memperbaiki kondisi keuangan.
Sebelumnya, pembicaraan antara Barcelona dan PSG dikabarkan telah memasuki tahap yang cukup maju. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan proses negosiasi melambat karena perbedaan valuasi.
PSG disebut hanya bersedia mengajukan tawaran di bawah 40 juta euro atau sekitar Rp 656 miliar. Klub ibu kota Prancis itu menilai harga yang dipasang Barcelona terlalu tinggi, mengingat kontrak Ferran akan berakhir pada musim panas tahun depan.
Kondisi tersebut membuat posisi tawar PSG cukup kuat. Mereka dapat menunggu hingga nilai pasar Ferran turun atau bahkan merekrutnya dengan biaya lebih murah jika kontraknya semakin mendekati masa berakhir.
Luis Enrique Ingin Reuni dengan Ferran
Ketertarikan PSG bukan tanpa alasan. Pelatih Luis Enrique sangat memahami kualitas Ferran Torres. Bahkan, Enrique merupakan sosok yang memberikan debut kepada Ferran bersama tim nasional Spanyol ketika masih menangani La Roja.
Kebutuhan PSG terhadap penyerang baru juga semakin mendesak setelah mereka melepas Goncalo Ramos ke AC Milan. Selain itu, Randal Kolo Muani diperkirakan segera hengkang secara permanen setelah menyelesaikan masa peminjamannya di Tottenham Hotspur.
Situasi tersebut membuat PSG membutuhkan penyerang yang mampu bermain sebagai ujung tombak maupun bergerak fleksibel di lini depan. Ferran dinilai memenuhi seluruh kriteria tersebut.
Persaingan di Barcelona Semakin Ketat
Dari sisi Ferran Torres, belum ada indikasi bahwa ia secara aktif meminta dijual. Namun, negosiasi kontrak baru dengan Barcelona juga belum menunjukkan perkembangan berarti.
Di saat yang sama, aktivitas transfer Blaugrana justru mengirim sinyal bahwa persaingan di lini depan akan semakin sengit.
Barcelona telah mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle United dan juga mencapai kesepakatan untuk merekrut Karim Adeyemi dari Borussia Dortmund.
Kedatangan dua pemain tersebut membuat peluang Ferran bermain di sektor sayap semakin menipis.
Memang, setelah kepergian Robert Lewandowski, Ferran saat ini menjadi pilihan utama sebagai penyerang tengah. Namun, posisi itu juga belum sepenuhnya aman.
Julian Alvarez Bisa Mengubah Segalanya
Barcelona masih berburu penyerang kelas dunia untuk menjadi ujung tombak utama musim depan. Nama Julian Alvarez disebut sebagai target prioritas Blaugrana. Jika transfer itu berhasil diwujudkan, peluang Ferran tampil reguler diperkirakan akan semakin berkurang.
Situasi inilah yang menjadi daya tarik bagi PSG. Klub juara Liga Champions tersebut siap menawarkan proyek olahraga yang lebih menjanjikan dengan menit bermain lebih konsisten di bawah arahan Luis Enrique, pelatih yang sudah mengenal karakter permainan Ferran sejak di timnas Spanyol.
Barcelona Berpotensi Melunak
Meski memasang harga tinggi, Barcelona diyakini tidak sepenuhnya berada dalam posisi ideal. Apabila Ferran Torres secara terbuka menyatakan ingin bergabung dengan PSG, Blaugrana diperkirakan harus menurunkan tuntutan harga agar transfer bisa segera terealisasi.
Dengan kontrak yang hanya tersisa satu musim, Barcelona menghadapi risiko kehilangan nilai jual apabila terlalu lama mempertahankan sang pemain.
Karena itu, beberapa pekan ke depan diperkirakan akan menjadi fase krusial. PSG akan berupaya memanfaatkan posisi tawar mereka, sementara Barcelona harus menentukan apakah tetap bertahan pada angka 50 juta euro atau memilih kompromi demi mendapatkan pemasukan sebelum jendela transfer ditutup. (*)
Editor : Niklaas Andries