Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Minggu Legi 12 Juli 2026, Primbon Jawa Isyaratkan Argentina Ungguli Swiss

Ali Sodiqin • Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB
LAWAN TANGGUH: Argentina akan hadapi Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026
Argentina vs Swiss: Diunggulkan ke Semifinal, Benarkah Primbon Jawa 12 Juli 2026 Berpihak pada Albiceleste?

RADAR BANYUWANGI – Perempat final Piala Dunia 2026 menghadirkan duel sarat gengsi antara juara bertahan Argentina melawan Swiss di Arrowhead Stadium, Kansas City, Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB. Secara statistik dan kualitas pemain, Lionel Messi dkk lebih diunggulkan.

Namun, di tengah antusiasme pecinta sepak bola Indonesia, tak sedikit yang juga mengaitkan laga besar ini dengan hitung-hitungan hari baik dan keberuntungan dalam Primbon Jawa.

Meski demikian, penting dipahami bahwa Primbon Jawa merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan budaya, bukan metode yang dapat digunakan untuk memprediksi hasil pertandingan secara ilmiah.

Hasil pertandingan tetap ditentukan oleh performa pemain, strategi pelatih, kondisi fisik, hingga dinamika yang terjadi di lapangan.

Dari sisi teknis, Argentina datang dengan status favorit meski jalannya menuju delapan besar tidak mudah.

Tim asuhan Lionel Scaloni harus bangkit dari ketertinggalan 0-2 saat menghadapi Mesir sebelum menang dramatis 3-2. 

Sebelumnya, Albiceleste juga dipaksa bermain hingga babak tambahan saat menyingkirkan Cape Verde.

Sebaliknya, Swiss tampil sebagai salah satu tim paling disiplin di turnamen. Skuad besutan Murat Yakin sukses menyingkirkan Kolombia lewat drama adu penalti dan mencatat sejarah dengan melangkah ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1954.

Primbon Jawa: Hari Minggu dan Makna Keberuntungan

Dalam tradisi Primbon Jawa, setiap hari memiliki simbol dan filosofi tersendiri. Hari Minggu kerap dikaitkan dengan energi kepemimpinan, keberanian, optimisme, dan semangat untuk mengambil keputusan besar.

Sebagian masyarakat Jawa juga meyakini bahwa hari yang dianggap membawa energi positif dapat menjadi momentum baik untuk memulai langkah penting atau menghadapi tantangan besar.

Namun, tafsir tersebut bersifat simbolik dan tidak dapat dijadikan dasar untuk memastikan kemenangan suatu tim olahraga.

Jika dikaitkan secara budaya dengan pertandingan Argentina kontra Swiss, sebagian penikmat primbon mungkin melihat karakter permainan Argentina yang lebih berani menyerang dan dipimpin figur berpengalaman seperti Lionel Messi selaras dengan filosofi hari Minggu yang identik dengan kepercayaan diri dan kepemimpinan.

Sementara Swiss justru mencerminkan karakter lain yang juga dihargai dalam falsafah Jawa, yakni ketekunan, kesabaran, dan disiplin. Karakter itu terlihat dari organisasi permainan mereka yang sangat rapi sepanjang turnamen.

Messi Masih Jadi Pembeda

Di atas lapangan, Argentina tetap memiliki banyak alasan untuk percaya diri. Lionel Scaloni diperkirakan mempertahankan formasi berlian dengan Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister sebagai motor permainan.

Lionel Messi masih menjadi pusat kreativitas serangan bersama Julian Alvarez. Meski sempat gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Mesir, Messi menunjukkan mental juara dengan menciptakan assist dan mencetak gol penyeimbang sebelum Argentina memastikan kemenangan.

Di kubu Swiss, kembalinya Ruben Vargas menjadi tambahan kekuatan penting. Namun absennya Johan Manzambi membuat variasi serangan mereka sedikit berkurang.

Prediksi Susunan Pemain

Argentina (4-1-2-1-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Facundo Medina; Leandro Paredes; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister; Enzo Fernandez; Lionel Messi, Julian Alvarez.

Pelatih: Lionel Scaloni.

Swiss (4-2-3-1): Gregor Kobel; Denis Zakaria, Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Remo Freuler, Granit Xhaka; Ruben Vargas, Ardon Jashari, Dan Ndoye; Breel Embolo.

Pelatih: Murat Yakin.

Prediksi Pertandingan

Jika melihat performa sepanjang turnamen, Argentina masih unggul dari sisi pengalaman, kreativitas lini tengah, dan efektivitas penyelesaian akhir.

Namun Swiss merupakan tim yang mampu memaksa lawan bermain tidak nyaman dan berpotensi membawa pertandingan berjalan hingga menit-menit akhir.

Secara budaya, hitung-hitungan Primbon Jawa memang sering dijadikan hiburan dan bahan perbincangan menjelang peristiwa besar.

Namun dalam sepak bola modern, kemenangan tetap ditentukan oleh kualitas permainan, kesiapan mental, dan kemampuan memanfaatkan setiap peluang.

Prediksi skor: Argentina 2-1 Swiss. Messi dan kolega diprediksi melangkah ke semifinal, meski Swiss diyakini akan memberikan perlawanan sengit hingga peluit akhir berbunyi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Argentina Swiss #prediksi skor #Piala Dunia #Primbon Jawa #Lionel Messi