RADARBANYUWANGI.ID - Bayern Munich memastikan kondisi Jamal Musiala tetap berada di jalur pemulihan yang positif menjelang bergulirnya musim 2026-2027.
Gelandang serang andalan Die Roten itu memang kembali naik meja operasi setelah pulang dari Piala Dunia, tetapi prosedur tersebut hanyalah tindakan medis rutin yang telah dijadwalkan jauh-jauh hari dan tidak mengancam awal musimnya.
Pernyataan resmi Bayern Munich pada Senin sekaligus meredam spekulasi mengenai kondisi pemain berusia 23 tahun tersebut. Klub menegaskan operasi kecil itu merupakan bagian dari tahapan lanjutan pemulihan cedera berat yang dialami Musiala pada musim panas tahun lalu.
Menurut laporan media Jerman Bild, operasi dilakukan di Murnau dengan tujuan melepas pelat logam yang sebelumnya dipasang pada kaki kiri Musiala. Pelat tersebut berfungsi menstabilkan tulang setelah sang pemain mengalami patah tulang betis akibat cedera serius di ajang Piala Dunia Antarklub.
Meski Bayern tidak mengungkapkan secara rinci durasi pemulihan pascaoperasi, klub memastikan Musiala tetap akan mengikuti program pramusim sesuai jadwal yang telah disusun tim medis. Bahkan, Bayern menegaskan tidak ada ancaman terhadap penampilan sang gelandang pada laga resmi pertama musim ini.
Die Roten dijadwalkan memulai latihan pramusim pada 20 Juli. Laga uji coba pertama akan berlangsung pada 25 Juli menghadapi klub Divisi III Jerman, SV Wehen Wiesbaden.
Sementara itu, pertandingan kompetitif perdana musim 2026-2027 akan dimainkan pada 22 Agustus dalam ajang Piala Super Jerman melawan Borussia Dortmund. Enam hari berselang, Bayern membuka perjalanan di Bundesliga dengan menjamu VfB Stuttgart.
Operasi Penutup Proses Pemulihan Cedera Berat
Operasi kali ini bukanlah respons atas cedera baru, melainkan tahapan akhir dari rehabilitasi jangka panjang yang telah dirancang sejak Musiala mengalami cedera parah hampir tepat satu tahun lalu.
Kala itu, Musiala mengalami patah tulang betis saat Bayern menghadapi Paris Saint-Germain pada babak perempat final Piala Dunia Antarklub. Benturan keras dengan penjaga gawang Gianluigi Donnarumma menyebabkan cedera tersebut. Donnarumma yang tampak terpukul setelah insiden itu langsung menyampaikan permintaan maaf kepada Musiala.
Cedera tersebut memaksa salah satu talenta terbaik Jerman itu menepi selama berbulan-bulan. Meski akhirnya berhasil kembali dan masuk skuad Jerman di Piala Dunia, performa Musiala belum sepenuhnya kembali ke level terbaiknya. Ia sempat menunjukkan beberapa kilasan kualitas, tetapi secara keseluruhan gagal memberikan dampak signifikan sepanjang turnamen.
Bayern Pilih Pendekatan Hati-Hati
Keputusan Bayern melakukan operasi pelepasan pelat logam sebelum musim dimulai menunjukkan pendekatan medis yang sangat terencana. Dengan menghilangkan alat penyangga setelah tulang benar-benar pulih, Musiala berpeluang memperoleh kenyamanan yang lebih baik saat berlatih maupun bertanding sepanjang musim.
Strategi ini juga mencerminkan kehati-hatian Bayern dalam mengelola aset berharganya. Setelah kehilangan Musiala dalam periode panjang musim lalu, klub jelas tidak ingin mengambil risiko yang dapat menghambat performa pemain kunci mereka ketika persaingan Bundesliga dan Liga Champions mulai berlangsung.
Kabar Positif dari Wonderkid Bayern
Selain perkembangan Musiala, Bayern juga menerima kabar menggembirakan dari pemain muda Lennart Karl. Wonderkid berusia 18 tahun tersebut telah menjalani sesi rehabilitasi perdana setelah mengalami robekan otot.
Tim medis Bayern optimistis Karl dapat kembali berlatih penuh sebelum kompetisi dimulai, sehingga memperbesar peluangnya menembus skuad utama sepanjang musim 2026/2027.
Dengan kondisi Musiala yang terus membaik dan sejumlah pemain muda mulai pulih dari cedera, Bayern Munich memiliki modal penting untuk memasuki musim baru dengan kekuatan yang semakin lengkap. (*)
Editor : Niklaas Andries