Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Resmi! AS Monaco Tunjuk Filipe Luis sebagai Pelatih Baru, Mantan Bek Atletico Madrid Siap Bangun Era Baru

Niklaas Andries • Selasa, 7 Juli 2026 | 07:15 WIB
PELATIH BARU: AS Monaco resmi memperkenalkan Felipe Luis sebagai pelatih anyar (AS Monaco)
PELATIH BARU: AS Monaco resmi memperkenalkan Felipe Luis sebagai pelatih anyar (AS Monaco)

RADARBANYUWANGI.ID - AS Monaco kembali memulai babak baru. Klub Ligue 1 Prancis itu resmi menunjuk mantan bek kiri Brasil, Filipe Luis, sebagai pelatih kepala menggantikan Sebastien Pocognoli.

Penunjukan ini menjadi pergantian pelatih ketiga Monaco dalam tiga musim terakhir sekaligus menandai ambisi klub untuk kembali bersaing di papan atas Liga Prancis dan kompetisi Eropa.

AS Monaco resmi mengumumkan Filipe Luis sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi musim 2026-2027. Pelatih asal Brasil berusia 40 tahun itu menandatangani kontrak hingga Juni 2028, menandai dimulainya proyek baru klub yang bermarkas di Stade Louis II.

Penunjukan Filipe Luis menjadi bukti bahwa Monaco tetap mempertahankan filosofi mereka dengan mempercayakan proyek jangka panjang kepada pelatih muda yang tengah menanjak kariernya. Keputusan tersebut diambil setelah Monaco menjalani musim 2025/2026 yang jauh dari ekspektasi.

Musim Mengecewakan Paksa Monaco Ganti Pelatih Lagi

AS Monaco menjadi salah satu klub besar yang tampil di bawah standar sepanjang Ligue 1 musim lalu. Setelah selama lima musim terakhir rutin menghuni tiga besar klasemen—empat kali finis di podium dalam periode 2021 hingga 2025—Monaco justru terpuruk di peringkat ketujuh.

Meski demikian, klub berjuluk Les Monégasques masih berhasil mengamankan tiket ke UEFA Conference League. Kesempatan itu datang berkat keberhasilan RC Lens menjuarai Piala Prancis usai mengalahkan Nice di partai final, sehingga membuka jalur distribusi tiket kompetisi Eropa.

Namun, hasil tersebut tetap dianggap tidak memuaskan oleh manajemen klub. Seperti yang kerap terjadi di Stade Louis II, pelatih menjadi sosok pertama yang harus menanggung konsekuensi.

Adi Hutter sebelumnya bertahan selama dua musim sebelum diberhentikan pada Oktober 2025. Posisinya kemudian digantikan Sébastien Pocognoli, pelatih muda Belgia yang datang dengan reputasi tinggi setelah sukses membawa Union Saint-Gilloise meraih gelar Liga Belgia 2025.

Pocognoli Gagal Memenuhi Ekspektasi

Harapan besar terhadap Pocognoli ternyata tidak berbuah manis. Pelatih berusia 38 tahun itu hanya mampu mencatat rata-rata 1,5 poin per pertandingan, bahkan lebih buruk dibandingkan pendahulunya.

Tekanan yang terus meningkat akhirnya membuat manajemen mengambil keputusan tegas dengan mengakhiri kerja sama bersama Pocognoli setelah hanya satu musim menangani Monaco.

Filipe Luis Dipilih Memimpin Era Baru Monaco

Sebagai penggantinya, Monaco menunjuk Filipe Luis yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu pelatih muda paling menjanjikan dari Amerika Selatan.

Dalam pernyataan resminya, klub menyampaikan:

"AS Monaco dengan senang hati mengumumkan penunjukan Filipe Luis sebagai pelatih kepala yang menandai dimulainya siklus baru. Pelatih asal Brasil berusia 40 tahun tersebut telah menandatangani kontrak hingga Juni 2028 bersama klub."

Kepercayaan kepada Filipe Luis tidak lepas dari prestasi impresif yang ia torehkan bersama Flamengo.

Sukses Besar Bersama Flamengo

Meski masih tergolong baru sebagai pelatih kepala, Filipe Luis langsung mencatatkan sederet prestasi bergengsi bersama Flamengo.

Ia berhasil mempersembahkan:

Piala Brasil 2024

Piala Super Brasil 2025

Campeonato Carioca 2025

Copa Libertadores 2025

Liga Brasil Serie A 2025

Selain itu, Flamengo juga mampu melaju hingga final Piala Interkontinental. Sayangnya, mereka harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain melalui adu penalti.

Catatan tersebut membuat nama Filipe Luis mulai diperhitungkan sebagai salah satu pelatih muda paling potensial di dunia.

Sempat Dikaitkan dengan BlueCo, Kini Berlabuh di Monaco

Pada Maret lalu, Filipe Luis secara mengejutkan diberhentikan Flamengo meski baru saja meraih berbagai trofi bergengsi.

Setelah itu, namanya sempat dikaitkan dengan BlueCo, grup kepemilikan yang menaungi Chelsea dan Strasbourg.

Banyak pihak memprediksi Filipe Luis akan menangani Strasbourg sebagai bagian dari proyek BlueCo di Prancis. Namun, skenario tersebut tidak terwujud.

Sebaliknya, Monaco berhasil mengamankan tanda tangannya. Kini, mantan bek Atletico Madrid dan Chelsea itu siap menjalani petualangan pertamanya sebagai pelatih di Ligue 1.

Monaco Bertaruh pada Filosofi Pelatih Muda

Penunjukan Filipe Luis menunjukkan Monaco belum mengubah strategi mereka dalam membangun tim. Alih-alih mencari pelatih senior berpengalaman, klub kembali memilih sosok muda yang memiliki pendekatan modern serta rekam jejak menjanjikan.

Keberhasilan Filipe Luis membangun Flamengo menjadi tim dominan di Brasil menjadi modal besar. Namun, tantangan di Ligue 1 tentu berbeda. Kompetisi Prancis memiliki intensitas, tekanan, dan karakter permainan yang lebih kompleks.

Target utama Monaco kini bukan sekadar tampil kompetitif di UEFA Conference League, melainkan kembali menembus tiga besar Ligue 1 sekaligus mengamankan tiket Liga Champions pada musim berikutnya.

Dengan kontrak hingga 2028, manajemen tampaknya siap memberi Filipe Luis waktu untuk membangun fondasi baru. Kini, publik tinggal menunggu apakah perjudian Monaco terhadap pelatih muda kembali membuahkan hasil atau justru memperpanjang siklus pergantian pelatih yang terus berulang. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#felipe luis #pelatih baru Monaco #ligue 1 #flamengo #as monaco