Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pernah Rugikan Indonesia, Wasit Ilgiz Tantashev Kini Dikecam Dunia di Piala Dunia

Ali Sodiqin • Senin, 6 Juli 2026 | 15:45 WIB
Pernah tuai kontroversi saat pimpin laga Indonesia vs Irak, wasit Ilgiz Tantashev kini dikecam dunia usai laga Prancis vs Paraguay. (X.com)
Pernah tuai kontroversi saat pimpin laga Indonesia vs Irak, wasit Ilgiz Tantashev kini dikecam dunia usai laga Prancis vs Paraguay. (X.com)

RADARBANYUWANGI.ID – Nama wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev, kembali menjadi sorotan sepak bola internasional. Pengadil yang pernah memicu kontroversi dalam laga Timnas Indonesia melawan Irak di Piala Asia 2023 itu kini menuai kritik tajam setelah memimpin pertandingan Prancis kontra Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026, Minggu (5/7) dini hari WIB.

Prancis memang berhasil lolos ke perempat final berkat kemenangan tipis 1-0 melalui gol penalti Kylian Mbappe. Namun, hasil pertandingan justru tertutup oleh polemik mengenai kepemimpinan Tantashev yang dinilai gagal mengendalikan permainan keras Paraguay dan tidak konsisten dalam mengambil keputusan.

Kontroversi tersebut memicu gelombang kritik dari mantan pemain, pengamat, hingga media internasional. Bagi publik Indonesia, situasi itu seolah mengingatkan kembali pada keputusan-keputusan Tantashev yang pernah memancing protes saat memimpin laga Garuda di Piala Asia.

Pernah Jadi Sorotan saat Indonesia Melawan Irak

Nama Ilgiz Tantashev bukan sosok asing bagi pencinta sepak bola Indonesia.

Ia menjadi perhatian ketika memimpin pertandingan Grup D Piala Asia 2023 antara Indonesia melawan Irak. Saat itu, keputusan mengesahkan gol kedua Irak yang dicetak Osama Rashid memicu perdebatan karena proses terciptanya gol dinilai mengandung dugaan offside.

Keputusan tersebut memancing protes luas dari pendukung Timnas Indonesia di media sosial.

Banyak suporter mempertanyakan mengapa sistem Video Assistant Referee (VAR), yang dirancang untuk mengoreksi kesalahan jelas dan nyata termasuk dugaan offside dalam proses gol, tidak menghasilkan perubahan keputusan dalam insiden tersebut.

Perlu dicatat, keputusan resmi pertandingan tetap menyatakan gol itu sah. Namun, kontroversi muncul karena banyak pihak menilai proses peninjauan VAR tidak memberikan kepastian yang memuaskan, sehingga memunculkan persepsi bahwa Indonesia dirugikan.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan publik Indonesia selama Piala Asia 2023.

Kontroversi Terulang di Piala Dunia 2026

Kini, kontroversi kembali mengikuti langkah Tantashev.

Dalam pertandingan Prancis melawan Paraguay di Philadelphia, wasit berusia 42 tahun itu dinilai terlalu longgar membiarkan permainan keras berlangsung sejak menit-menit awal.

Beberapa pelanggaran yang dilakukan pemain Paraguay tidak berujung kartu kuning meski dianggap memenuhi kriteria pelanggaran keras.

Andres Cubas lolos dari kartu setelah melanggar Adrien Rabiot.

Tak lama berselang, Juan Jose Caceres juga tidak mendapat hukuman meski melakukan tekel keras terhadap Kylian Mbappe.

Gabriel Avalos bahkan sempat tertangkap kamera menyikut Dayot Upamecano dalam duel perebutan bola.

Meski demikian, tidak ada satu pun pemain Paraguay yang menerima kartu kuning sepanjang pertandingan.

Sebaliknya, tiga pemain Prancis, yakni Manu Kone, Bradley Barcola, dan Michael Olise, justru mendapat kartu kuning.

Statistik pertandingan semakin memicu perdebatan.

Paraguay tercatat melakukan 13 pelanggaran tanpa menerima kartu, sedangkan Prancis melakukan 11 pelanggaran tetapi memperoleh tiga kartu kuning.

Zlatan Ibrahimovic: Saya Bisa Dapat Empat Kartu Merah

Legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic, ikut mengomentari kepemimpinan Tantashev.

Saat menjadi analis di Fox Sports, Ibrahimovic mengaku kemungkinan besar tidak akan mampu mengendalikan emosinya jika berada di posisi pemain Prancis.

"Saya pasti menerima empat kartu merah dalam pertandingan ini. Dan mungkin mengirim seseorang ke suatu tempat," ujarnya.

Meski demikian, Ibrahimovic memuji sikap para pemain Prancis yang tetap tenang meski mendapat tekanan fisik sepanjang pertandingan.

Menurutnya, Les Bleus berhasil menjaga fokus dan tidak terpancing permainan keras Paraguay.

Dikecam Mantan Pemain hingga Media Dunia

Kinerja Ilgiz Tantashev langsung menuai kritik dari sejumlah tokoh sepak bola internasional.

Mantan gelandang Timnas Jerman, Thomas Hitzlsperger, menyebut kepemimpinan wasit Uzbekistan itu sebagai salah satu yang terburuk sepanjang Piala Dunia 2026.

"Itu mungkin performa wasit terburuk yang pernah saya lihat di turnamen ini," katanya kepada BBC Sport.

Eks kiper Timnas Inggris Joe Hart juga menilai wasit gagal mengendalikan pertandingan sejak awal sehingga tensi laga terus meningkat.

Sementara Roy Keane melontarkan kritik lebih tajam dengan menyebut penampilan Tantashev sebagai "bencana" dan "lelucon belaka".

Media olahraga Prancis L'Équipe bahkan memberikan nilai 1 dari 10 untuk performa Tantashev.

Surat kabar tersebut menilai sang wasit menunjukkan "ketidakmampuan mutlak" karena membiarkan berbagai pelanggaran keras terjadi tanpa hukuman yang memadai.

Luka Lama Kembali Terbuka

Gelombang kritik dunia terhadap Ilgiz Tantashev membuat banyak pendukung Timnas Indonesia kembali mengingat kontroversi pada Piala Asia 2023.

Meski konteks kedua pertandingan berbeda, polemik yang muncul memiliki benang merah yang sama, yakni sorotan terhadap konsistensi pengambilan keputusan dalam pertandingan penting.

Kini, bukan hanya suporter Indonesia yang mempertanyakan kepemimpinan Tantashev. Kritik juga datang dari berbagai negara, termasuk Inggris, Jerman, Prancis, hingga para legenda sepak bola dunia.

Fakta Singkat Ilgiz Tantashev

Kontroversi yang Pernah Mencuat

Editor : Ali Sodiqin
#Ilgiz Tantashev #Prancis Paraguay #Indonesia Irak #Wasit FIFA #piala dunia 2026