RADARBANYUWANGI.ID – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan tahun 2024 lalu, Arsenal mengambil langkah penting dengan meresmikan ruang salat di Stadion Emirates, London. Fasilitas ibadah tersebut diresmikan langsung oleh gelandang asal Mesir, Mohamed Elneny, yang dipercaya memimpin prosesi pembukaan pada Jumat (8/3/2024) silam.
Peresmian ini menjadi tonggak baru bagi Arsenal. Untuk pertama kalinya sejak Stadion Emirates dibuka pada 2006, para pemain memiliki ruang khusus untuk beribadah dan melakukan refleksi spiritual di lingkungan stadion.
Kabar tersebut diumumkan Elneny melalui akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan yang dibagikan, pemain berusia 31 tahun itu tampak melakukan prosesi gunting pita sebagai simbol dibukanya ruang ibadah yang dapat digunakan pemain dari berbagai agama.
"Saya sangat bangga telah membuka ruang ibadah pemain kami di Stadion Emirates," tulis Elneny.
Elneny Sebut Ruang Salat Akan Berdampak Besar
Tak hanya mengungkapkan rasa bangga, Elneny juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen Arsenal yang telah mewujudkan fasilitas tersebut.
Menurut mantan gelandang Timnas Mesir itu, keberadaan ruang ibadah akan memberikan manfaat besar bagi para pemain, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara tuntutan profesional dan kebutuhan spiritual.
"Memiliki ruang untuk merenung dan berdoa akan mengubah kehidupan para pemain Arsenal di masa depan. Saya sangat berterima kasih kepada staf dan semua orang yang terlibat dalam mewujudkan hal ini," tulis Elneny.
Keberadaan ruang salat itu dinilai menjadi bentuk perhatian klub terhadap keberagaman budaya dan keyakinan para pemain yang berasal dari berbagai negara.
Arsenal Menyusul Klub Besar Premier League
Dengan diresmikannya ruang ibadah di Emirates, Arsenal kini mengikuti jejak sejumlah klub besar Liga Inggris yang lebih dulu menyediakan fasilitas serupa.
Beberapa klub Premier League yang telah memiliki ruang ibadah di stadion antara lain Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Newcastle United.
Langkah tersebut mencerminkan meningkatnya perhatian klub-klub Inggris terhadap kebutuhan spiritual pemain, terutama di tengah jadwal kompetisi yang padat sepanjang musim.
Bukan Hanya Elneny, Arsenal Punya Sejumlah Pemain Muslim
Mohamed Elneny bukan satu-satunya pemain muslim di skuad Arsenal saat ini. Bek andalan asal Prancis, William Saliba, juga diketahui memeluk agama Islam.
Dalam sejarah klub, Arsenal juga pernah diperkuat sejumlah pesepakbola muslim ternama, seperti Mesut Özil dan Thomas Partey.
Keberadaan ruang salat di Emirates pun diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemain dalam menjalankan ibadah, khususnya selama bulan Ramadan, tanpa harus meninggalkan lingkungan stadion.
Bukti Komitmen Arsenal terhadap Keberagaman
Peresmian ruang salat bukan sekadar penambahan fasilitas stadion, melainkan juga menjadi simbol komitmen Arsenal dalam menciptakan lingkungan yang inklusif bagi seluruh pemain.
Dengan menyediakan ruang ibadah yang dapat dimanfaatkan berbagai pemeluk agama, Arsenal menunjukkan bahwa kebutuhan spiritual menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan pemain, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Langkah ini sekaligus memperkuat citra The Gunners sebagai klub yang terus beradaptasi dengan keberagaman budaya di sepak bola modern, terutama setiap datangnya bulan suci Ramadan. (*)
Editor : Ali Sodiqin